MAGELANG, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) melalui Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) menyelenggarakan Ucap Janji Mahasiswa dengan tema “Membentuk Perawat Profesional, Caring dan Adaptif di Era Transformasi Kesehatan”. Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu (27/6) di Auditorium Kampus 1 UNIMMA tersebut menjadi penanda kesiapan mahasiswa sebelum memasuki praktik klinik di rumah sakit.
Sebanyak 61 mahasiswa mengikuti prosesi Ucap Janji, terdiri atas 33 mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan dan 28 mahasiswa Program Studi D3 Keperawatan yang saat ini menempuh semester dua.
Dekan Fikes UNIMMA, Ns. Kartika Wijayanti, M.Kep., menjelaskan Ucap Janji merupakan bentuk komitmen moral dan profesional mahasiswa sebelum berhadapan langsung dengan pasien di rumah sakit. “Ucap Janji ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan wujud pertanggungjawaban mahasiswa sebagai calon perawat. Selama ini mereka telah dibekali teori dan praktik di laboratorium, mulai dari tindakan dasar keperawatan seperti pemasangan infus, injeksi, pemasangan selang makan, hingga pertolongan dasar pada kondisi henti napas. Namun, praktik yang selama ini dilakukan masih menggunakan phantom. Ketika memasuki rumah sakit, mereka akan berhadapan langsung dengan manusia sehingga aspek etika, profesionalisme, dan komunikasi menjadi sangat penting,” jelasnya.
Dekan menambahkan, praktik klinik merupakan gambaran riil dunia kerja seorang perawat. Mahasiswa akan belajar menjalankan berbagai tugas layaknya tenaga kesehatan profesional, mulai dari dinas pagi, siang, hingga malam, sekaligus memenuhi target kompetensi yang telah ditetapkan. “Kami berharap mahasiswa mampu menyelesaikan seluruh target kompetensi dengan baik. Yang tidak kalah penting, mereka perlu memiliki mental yang kuat dan hati yang siap untuk melayani. Fikes UNIMMA berkomitmen mencetak perawat yang profesional, berkarakter islami, caring, dan unggul di bidangnya masing-masing,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Rektor IV Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama UNIMMA, Dr. Sigit Priyanto, M.Kep., menyampaikan bahwa masa praktik klinik menjadi momentum penting dalam membentuk karakter sekaligus profesionalisme mahasiswa sebagai calon perawat. “Selama satu bulan ke depan akan terjalin sinergi antara akademik dan rumah sakit untuk mengawal pembentukan karakter perawat masa depan. Di lapangan nanti, mahasiswa akan menemukan banyak contoh baik maupun yang kurang baik. Jadikan semuanya sebagai pembelajaran dengan menyaring dan mengambil nilai-nilai yang positif,” tuturnya.
Wakil Rektor IV juga mengingatkan mahasiswa agar menerapkan seluruh bekal yang telah diperoleh selama perkuliahan, baik keterampilan klinis maupun nilai-nilai kemanusiaan dan spiritual. “Selamat memasuki dunia praktik. Banyak pihak yang akan menilai kemampuan dan sikap saudara. Karena itu, terapkan seluruh ilmu yang telah diperoleh secara optimal, termasuk hal-hal sederhana seperti membiasakan berdoa sebelum memberikan pelayanan,” pesannya.

