BEKASI, Suara Muhammadiyah - Kabar membanggakan datang dari dunia akademik olahraga. Dr Bujang M.Si dinyatakan lolos sebagai Guru Besar Bidang Analisis Performa Olahraga pada Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR) Universitas Islam “45” (UNISMA) Bekasi, yang saat ini tengah bertransformasi menjadi Universitas Muhammadiyah Indonesia.
Lolosnya Dr. Bujang sebagai Guru Besar Bidang Analisis Performa Olahraga sekaligus memperkuat posisi UNISMA Bekasi dalam pengembangan ilmu keolahragaan berbasis riset dan pendekatan ilmiah.
Dr. Bujang dikenal sebagai akademisi yang konsisten mengembangkan analisis performa olahraga sebagai pendekatan ilmiah dalam peningkatan prestasi atlet. Bidang ini menekankan pengukuran yang objektif, pemanfaatan data, serta integrasi sport science dan teknologi untuk memahami aspek fisik, teknik, dan mental atlet secara komprehensif.
Menurutnya, olahraga modern tidak dapat dilepaskan dari pendekatan ilmiah. Analisis performa menjadi instrumen penting untuk menjembatani teori akademik dengan praktik pembinaan dan prestasi di lapangan.
“Olahraga hari ini berkembang sangat cepat. Tanpa pendekatan sains dan analisis yang terukur, sulit bagi atlet maupun pelatih untuk mencapai performa optimal,” ujarnya, Senin (19/1/2026).
Lolos sebagai Guru Besar merupakan buah dari perjalanan panjang Dr. Bujang dalam dunia pendidikan tinggi. Selama bertahun-tahun, ia aktif dalam kegiatan penelitian, penulisan karya ilmiah, serta pengabdian kepada masyarakat, khususnya di bidang pendidikan jasmani dan keolahragaan.
Sebagai dosen PJKR UNISMA Bekasi, Dr. Bujang juga berperan dalam pengembangan kurikulum, peningkatan kualitas pembelajaran, serta mendorong mahasiswa agar adaptif terhadap perkembangan sport science dan teknologi analisis performa olahraga.
Pihak universitas menyampaikan apresiasi atas capaian akademik tersebut. Lolosnya Dr. Bujang sebagai Guru Besar dinilai sebagai bukti komitmen UNISMA Bekasi dalam mendorong dosen mencapai jenjang akademik tertinggi melalui kerja ilmiah yang konsisten dan berkelanjutan.
Ke depan, dengan kepakaran di bidang analisis performa olahraga, Dr. Bujang diharapkan dapat berkontribusi lebih luas dalam pengembangan prestasi olahraga nasional, pembinaan atlet usia dini, serta peningkatan kualitas pelatih dan tenaga keolahragaan di Indonesia.
Capaian ini juga menjadi inspirasi bagi dosen dan akademisi muda bahwa ketekunan dalam riset, pengajaran, dan pengabdian kepada masyarakat merupakan jalan utama menuju pengakuan akademik tertinggi.
UNISMA Bekasi menegaskan akan terus mendukung iklim akademik yang produktif, inovatif, dan berdampak nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat luas.

