Milad ke-8 KPM UM Bandung Momentum Menyalakan Semangat Baru

Suara Muhammadiyah

15 September 2025

817
Foto Ilustrasi

Foto Ilustrasi

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Lantunan doa dan tepuk tangan hangat menyelimuti Auditorium Kiai Haji Ahmad Dahlan, lantai tiga gedung Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung, Jumat (12/09/2025). Hari itu, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Korps Protokoler Mahasiswa (KPM) merayakan milad ke-8 yang menjadi momen penuh refleksi sekaligus rasa syukur.

Ratusan pasang mata, dari jajaran sivitas akademika hingga anggota KPM lintas generasi, menjadi saksi perjalanan organisasi yang telah delapan tahun mengabdi di balik layar acara-acara resmi kampus. Suasana hangat terasa, seakan-akan mengikat kembali benang kebersamaan yang sudah terjalin sejak KPM lahir.

Ketua pelaksana Ainy Zahira Ramadhani menuturkan bahwa milad kali ini lebih dari sekadar perayaan bertambahnya usia. ”Ini wujud rasa syukur sekaligus pengingat akan estafet perjuangan yang harus kami jaga,” ujarnya. Tema yang diangkat yakni ”Menggenggam Warisan, Menyulam Perubahan, Melesat dengan Tujuan”, menjadi pesan penting bagi seluruh anggota.

Menurutnya, KPM berdiri di atas fondasi nilai luhur yang diwariskan para pendiri. Namun, perubahan juga harus dirajut dengan kebijaksanaan agar organisasi ini mampu melangkah ke depan dengan tujuan yang jelas. ”Semoga momen ini menjadikan KPM sebagai wadah pembelajaran terbaik bagi anggotanya,” harapnya.

Ketua Umum KPM UM Bandung Shalbi Naila Makarim mengamini hal itu. Baginya, usia delapan tahun masih merupakan masa bertumbuh dan berproses. ”Apa yang sudah dilahirkan para pendiri adalah warisan yang harus dijaga dan dilanjutkan,” ungkapnya.

Shalbi menegaskan, KPM hadir bukan hanya untuk melayani sivitas akademika dalam berbagai kegiatan resmi. Lebih dari itu, organisasi ini ingin memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat. Selama delapan tahun, KPM UM Bandung tercatat telah menjalankan lebih dari seribu penugasan protokoler.

Setiap penugasan bukan sekadar menggugurkan kewajiban, kata Shalbi, tetapi bentuk nyata dedikasi. Menurutnya, kepemimpinan dalam organisasi bukan hanya soal menyelesaikan tugas, melainkan mengelola dan menumbuhkan KPM UM Bandung agar terus melangkah maju.

Ia menambahkan, delapan tahun perjalanan ini harus menjadi simbol transformasi. KPM UM Bandung diharapkan tumbuh sebagai organisasi mahasiswa yang profesional, adaptif, dan inspiratif. ”KPM tidak hanya berkembang, tetapi berkelanjutan dan mampu terus melesat,” tegas Shalbi.

Sore itu, milad KPM terasa bukan sekadar sebuah acara seremonial. Ia menjadi ruang berbagi cerita, meneguhkan komitmen, dan menyalakan semangat baru untuk menjaga marwah universitas sekaligus melahirkan kader-kader muda yang siap mengabdi dengan sepenuh hati.*(FK)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

THAILAND, Suara Muhammadiyah - Rektor Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Dr. H Saidul Amin, MA dan....

Suara Muhammadiyah

8 March 2024

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Kesugihan Cilacap, Jawa Tengah mengadak....

Suara Muhammadiyah

1 April 2024

Berita

PONTIANAK, Suara Muhammadiyah - Dalam suasana hangat dan reflektif, Direktur Eco Bhinneka Muhammadiy....

Suara Muhammadiyah

13 October 2025

Berita

SEMARANG, Suara Muhammadiyah - Semangat pembaharuan menyeruak di tengah hangatnya pertemuan Konsolid....

Suara Muhammadiyah

30 December 2025

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Cilacap Utara melalui Majelis....

Suara Muhammadiyah

14 September 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah