MUNTILAN, Suara Muhammadiyah - Dakwah sejatinya bukan hanya dalam kerangka kata-kata (bil lisan). Tapi, perwujudannya beranekaragam, salah satunya melalui Muhammadiyah Muntilan Expo (MME) 2026.
"Ini yang pertama, dan nanti akan kita susul dengan expo-expo lanjutan," kata Miftahudin, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Muntilan.
MME 2026 niscaya menjadi debut nyata Muhammadiyah Muntilan dalam upaya hadir di tengah kehidupan masyarakat. "Memberikan nilai manfaat yang sebesar-besarnya untuk kemaslahatan dan kebaikan masyarakat," ucapnya.
Demikian ciri khas dakwah Muhammadiyah di akar rumput. Tetap konsisten mengedepankan kepentingan kolektif tanpa mencerabut esensi gerakannya.
"Hadir yang paling pokok adalah nilai manfaat," tuturnya saat pembukaan MME 2026, Jumat (6/2) di SMK Muhammadiyah 2 Muntilan.
Di situlah elan vital gerakan Muhammadiyah. Tanpa membawa bobot muatan manfaat kepada masyarakat dan umat, Muhammadiyah akan kehilangan jatidirinya. "Tidak akan ada nilai dan manfaatnya; dia akan hilang seperti buih," imbuhnya.
Tepatlah kiranya MME 2026 menemukan titik urgensinya. "Bukti nyata bahwa semangat kemandirian ekonomi yang digelorakan Muhammadiyah terus relevan dan semakin kuat," terang Slamet Achmad Husein, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang.

Slamet sangat bangga dengan Muhammadiyah. "Konsisten hadir di tengah-tengah masyarakat melalui aksi nyata," bebernya.
Disebutkan Muhammadiyah menjalankan dakwah tidak hanya di bidang pendidikan dan kesehatan, tetapi juga melalui pemberdayaan ekonomi umat, lebih-lebih dengan MME 2026.
"Expo ini bukan sekadar pameran, melainkan etalase kreativitas. Ini adalah wadah bagi produk-produk lokal untuk bisa naik kelas, memperluas jejaring, dan membuktikan bahwa produk Muntilan memiliki kualitas yang mampu bersaing di pasar yang lebih luas," jelasnya.
Di lain sisi, Direktur Utama PT Syarikat Cahaya Media/Suara Muhammadiyah Deni Asy'ari mengapresiasi khusus MME 2026. Bahkan dengan gamblangnya, Deni menyebut, PCM Muntilan telah menjadi Cabang Muhammadiyah yang berkemajuan.
"Saya lihat, mungkin PCM Muntilan inilah satu-satunya PCM yang berani mengadakan Muhammadiyah Expo," ujarnya.
Keberanian itu menjadi kuncinya. "Berani untuk mengekspos, berani untuk melakukan pameran," ungkap Deni.
Bagi Deni, MME 2026 menunjukkan jati dirinya bahwa memang PCM Muntilan memiliki karya dan produk yang unggulan. "Bisa dibanggakan bagi Muntilan dan masyarakat secara nasional tentunya," tuturnya.
Sehingga, dari MME 2026, bisa menjadi suluh inspirasi bagi masyarakat luas. "Kehadiran Muhammadiyah Expo ini, ini tentu sebuah inspirasi untuk bisa dicontoh bagi daerah-daerah yang lain," pungkasnya.
Acara ini juga dimeriahkan pelantikan Pengurus Jamaah Tani Muhammadiyah Muntilan. Dan akan berlangsung hingga Ahad (8/2) mendatang. (Cris)

