MPKS Hadirkan Pengajian Inklusi Ramah Difabel

Suara Muhammadiyah

3 October 2024

1436
Dok. Istimewa

Dok. Istimewa

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY divisi Muhammadiyah Disability Center (MDC) menggelar acara pengajian Ahad Wage Himpunan Disabilitas Muhammadiyah (HIDIMU) pada hari Ahad (29/9).

Bertempat di Masjid Haiban Hadjid PWM DIY, acara ini mengusung tema “Fikih Ibadah untuk Difabel” yang diisi oleh Niki Alma Febriana Fauzi, SThI., MUs, Anggota Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah (MTT PPM).

Tujuan pengajian ini adalah sebagai syiar bagi penyadang difabel dan tunanetra selain itu agar penyandang difabel mengetahui wawasan keIslaman. Wakil PWM DIY yang membidangi MPKS Dr H Nur Ahmad Ghojali menyampaikan bahwasanya tujuan diciptakannya manusia adalah untuk beribadah kepada Allah Ta’ala.

"Sebagaimana disebutkan dalam surat Adz-Dzariat ayat 56 tujuan manusia diciptakan adalah untuk beribadah kepada Allah bahkan jin demikian,” ujarnya.

Ia juga berharap kedepannya muncul masjid-masjid yang ramah difabel, baik akses ke masjid ataupun ke kamar mandi, termasuk di Masjid Haiban Hadjid. "Semoga kedepannya bisa lebih ramah lagi terhadap difabel," harapnya.

Niki Alma mengapresiasi dan berterima kasih karena telah diberikan kesempatan untuk berbagi ilmu kepada jamaah HIDIMU. Dalam tausiyahnya, Niki menyampaikan tentang tujuan manusia beribadah, pandangan Islam terkait difabel, prinsip-prinsip dalam beribadah untuk difabel dan juga pedoman dan contoh praktis tuntunan untuk difabel.

“Dalam pandangan Islam penyandang difabel dianggap sebagai salah satu kelompok mustadh’afin, maka dari itu merangkul kelompok difabel termasuk dari bagian spirit Al-Ma’un yang diajarkan oleh KH Ahmad Dahlan,” ungkapnya.

Yang menjadi landasannya adalah surat Al-Hujurat : 13 dan Al – Baqarah : 286, menegaskan bahwa manusia diciptakan untuk saling mengenal dan seseorang beibadah sesuai dengan kemampuan masing-masing. ”Maka ada keringanan atau rukhsoh bagi penyandang difabel dalam melaksanakan praktik Ibadah,” tambahnya.

Pengajian ini dihadiri setidaknya 100 jamaah yang terdiri dari jamaah penyandang tunanetra, bisu, tuli, daksa, disabilitas dan umum. Turut hadir Direktur Taman Pendidikan Al-Qura’an (TPQ) Inklusi Ibnu Ummi Maktum Dr Fandi Ahmad, SPdI., MPdI. (Wicak/Fab)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PALANGKA RAYA, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Pahandut kota Palangka Raya, ....

Suara Muhammadiyah

24 March 2025

Berita

MEDAN, Suara Muhammadiyah - Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Kamala Shirin Lakhdhir mengu....

Suara Muhammadiyah

25 September 2024

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Senyum dan rasa syukur mewarnai wajah para wisudawan Universitas....

Suara Muhammadiyah

28 August 2025

Berita

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Purwekerto (UMP) menjajaki kesepakatan ker....

Suara Muhammadiyah

28 December 2023

Berita

KHANPUR DAM, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Pakistan menyel....

Suara Muhammadiyah

20 October 2023

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah