YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Spirit Syawal menjadi bulan silaturahmi. Demikian potret masyarakat Indonesia yang distingtif dengan negara-negara lainnya.
Silaturahmi tidak hanya dilakukan oleh kalangan umat Islam. Akan tetapi umat beragama lainnya, niscaya serupa seperti itu.
Energinya amat positif, yakni merekatkan hubungan kekeluargaan yang boleh sempat terburai, direkatkan agar kuat kembali.
Momen inilah diambil oleh Redaksi Suara Muhammadiyah, Selasa (31/3) dengan bersilaturahmi ke kediaman M Muchlas Abror, Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah periode 2005-2010, yang juga Dewan Redaksi Suara Muhammadiyah.
Rombongan diterima Muchlas dengan hangat. "Matur nuwun atas kunjungan Anda semuanya ke sini," ucap Muchlas, penuh senyum.
Pertemuan berlangsung sarat makna. Singkat, tetapi mengandung banyak asupan gizi esensi, lebih-lebih untuk keberlanjutan Suara Muhammadiyah ke depannya.
"Saya yakin Anda akan menjadi penerus perkembangan Suara Muhammadiyah," ujar Muchlas.

Meneropong dinamika saat ini, tidak dapat dinafikan sarat tantangan superkompleks. Tentu saja, Muchlas berpesan kepada tim Redaksi Suara Muhammadiyah untuk aktif dan adaptif merespons hal tersebut.
“Mudah-mudahan terus berlanjut perkembangan Suara Muhammadiyah. Terus dikembangkan lagi supaya bisa terus berkembang,” katanya, optimistik.
Lebih jauh lagi, Muchlas berharap Suara Muhammadiyah dengan majalahnya yang terbit sejak 1915, terus bertahan dan makin meluas lagi spektrum penyebarannya, lebih-lebih lagi kian membuana.
“Mudah-mudahan kita tetap terus berjalan di dalam jalan benar yang diridhai oleh Allah SwT. Lebih-lebih katakanlah supaya majalah kita ini terus maju, laju, dan berkembang,” tandas Muchlas. (Cris)
