Muhammadiyah-'Aisyiyah DIY Resmikan Masjid, Dorong Masjid Berkemajuan dan Makmurkan Umat

Publish

3 February 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
268
Foto Istimewa

Foto Istimewa

BANTUL, Suara Muhammadiyah - Muhammadiyah & Aisyiyah  Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) meresmikan Masjid Nasser Miir Abdulla Khoori yang berlokasi di Kompleks Pusdiklat Haji dan Umroh ‘Aisyiyah DIY, Tamanan, Banguntapan, Bantul, Ahad (1/2/2026). Peresmian masjid ini dirangkaikan dengan Pengajian Ahad Wage dan dihadiri oleh masyarakat sekitar serta mitra Muhammadiyah dan Aisyiyah DIY.

Ketua Panitia Pembangunan Masjid, Riduwan menyampaikan, selesainya pembangunan fisik masjid menjadi awal dari tanggung jawab yang lebih besar.

“Untuk membangun fisik masjid, alhamdulillah sudah bisa kita selesaikan. PR besar kita ke depan adalah membangun kemakmuran masjid agar benar-benar hidup dan memberi manfaat bagi umat,” ujarnya.

Wakil Ketua PWA DIY, Siti Zulaihah, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas berdirinya masjid di atas tanah wakaf seluas 900 meter persegi.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY yang telah memberikan arahan dan pendampingan, sehingga pembangunan masjid ini dapat diselesaikan dalam waktu kurang lebih delapan bulan,” tuturnya.

Siti Zulaihah juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama memakmurkan masjid. Ke depan, Masjid Nasser Miir Abdulla Khoori diharapkan dapat difungsikan sebagai kantor PRA Tamanan, pusat pendidikan, tempat pengajian, kegiatan lansia, serta berbagai aktivitas sosial dan keumatan lainnya.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY, Dr. Muhammad Ikhwan Ahada, S.Ag., MA., menyampaikan bahwa pembangunan masjid ini menjadi tonggak penting dakwah Aisyiyah. “Alhamdulillah, PWA telah menancapkan monumennya dengan membangun masjid ini,” ungkapnya.

PWM DIY juga menyampaikan apresiasi kepada wakif yang telah mewakafkan tanahnya untuk kepentingan dakwah Islam melalui Muhammadiyah.

Dalam tausiyahnya, Ikhwan Ahada menekankan bahwa kemakmuran masjid mencakup beberapa aspek penting. Al-imaroh (memakmurkan masjid), yaitu tata kelola masjid yang baik, di mana takmir mampu mengelola jamaah dengan sebaik-baiknya.

“Masjid sejatinya adalah tempat kita menjamu tamu-tamu Allah. Masjid harus disiapkan dengan sungguh-sungguh, karena memuliakan tamu merupakan indikator kuatnya iman,” jelasnya.

Selain itu, masjid juga harus memiliki fungsi sosial, sehingga masyarakat sekitar merasakan keamanan, kenyamanan, dan kemanfaatannya. Dari sisi riayah (pemeliharaan dan fasilitas), masjid diharapkan tampil indah, bersih, teduh, dan ramah lingkungan sesuai karakter Masjid Muhammadiyah dan Aisyiyah.

Sedangkan dari sisi idaroh (manajemen dan administrasi), masjid perlu dikelola secara tertib dan profesional agar dapat menjadi contoh. “Masjid harus sesuai dengan fikih lingkungan dan menjadi masjid yang berkemajuan,” pungkasnya.


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Di tengah krisis moral dan etika yang mengkhawatirkan di dunia....

Suara Muhammadiyah

16 October 2025

Berita

Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Galpanda Pondok Muhammadiyah di Sidomulyo LAMPUNG....

Suara Muhammadiyah

11 December 2023

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah - Bertepatan dengan rangkaian kegiatan Milad Muhammadiyah ke - 113, Lazi....

Suara Muhammadiyah

17 November 2025

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah — Pembangunan desa wisata bukan semata urusan destinasi dan promo....

Suara Muhammadiyah

15 July 2025

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar berhasil meraih prestasi ....

Suara Muhammadiyah

23 January 2024