Muhammadiyah-'Aisyiyah DIY Resmikan Masjid, Dorong Masjid Berkemajuan dan Makmurkan Umat

Suara Muhammadiyah

3 February 2026

670
Foto Istimewa

Foto Istimewa

BANTUL, Suara Muhammadiyah - Muhammadiyah & Aisyiyah  Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) meresmikan Masjid Nasser Miir Abdulla Khoori yang berlokasi di Kompleks Pusdiklat Haji dan Umroh ‘Aisyiyah DIY, Tamanan, Banguntapan, Bantul, Ahad (1/2/2026). Peresmian masjid ini dirangkaikan dengan Pengajian Ahad Wage dan dihadiri oleh masyarakat sekitar serta mitra Muhammadiyah dan Aisyiyah DIY.

Ketua Panitia Pembangunan Masjid, Riduwan menyampaikan, selesainya pembangunan fisik masjid menjadi awal dari tanggung jawab yang lebih besar.

“Untuk membangun fisik masjid, alhamdulillah sudah bisa kita selesaikan. PR besar kita ke depan adalah membangun kemakmuran masjid agar benar-benar hidup dan memberi manfaat bagi umat,” ujarnya.

Wakil Ketua PWA DIY, Siti Zulaihah, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas berdirinya masjid di atas tanah wakaf seluas 900 meter persegi.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY yang telah memberikan arahan dan pendampingan, sehingga pembangunan masjid ini dapat diselesaikan dalam waktu kurang lebih delapan bulan,” tuturnya.

Siti Zulaihah juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama memakmurkan masjid. Ke depan, Masjid Nasser Miir Abdulla Khoori diharapkan dapat difungsikan sebagai kantor PRA Tamanan, pusat pendidikan, tempat pengajian, kegiatan lansia, serta berbagai aktivitas sosial dan keumatan lainnya.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY, Dr. Muhammad Ikhwan Ahada, S.Ag., MA., menyampaikan bahwa pembangunan masjid ini menjadi tonggak penting dakwah Aisyiyah. “Alhamdulillah, PWA telah menancapkan monumennya dengan membangun masjid ini,” ungkapnya.

PWM DIY juga menyampaikan apresiasi kepada wakif yang telah mewakafkan tanahnya untuk kepentingan dakwah Islam melalui Muhammadiyah.

Dalam tausiyahnya, Ikhwan Ahada menekankan bahwa kemakmuran masjid mencakup beberapa aspek penting. Al-imaroh (memakmurkan masjid), yaitu tata kelola masjid yang baik, di mana takmir mampu mengelola jamaah dengan sebaik-baiknya.

“Masjid sejatinya adalah tempat kita menjamu tamu-tamu Allah. Masjid harus disiapkan dengan sungguh-sungguh, karena memuliakan tamu merupakan indikator kuatnya iman,” jelasnya.

Selain itu, masjid juga harus memiliki fungsi sosial, sehingga masyarakat sekitar merasakan keamanan, kenyamanan, dan kemanfaatannya. Dari sisi riayah (pemeliharaan dan fasilitas), masjid diharapkan tampil indah, bersih, teduh, dan ramah lingkungan sesuai karakter Masjid Muhammadiyah dan Aisyiyah.

Sedangkan dari sisi idaroh (manajemen dan administrasi), masjid perlu dikelola secara tertib dan profesional agar dapat menjadi contoh. “Masjid harus sesuai dengan fikih lingkungan dan menjadi masjid yang berkemajuan,” pungkasnya.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) menggelar simulasi dan ed....

Suara Muhammadiyah

25 January 2026

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Penguatan Ideologi dan Kepemimpinan Muhammadiyah Membentuk Kader Islam....

Suara Muhammadiyah

26 September 2024

Berita

  MAJALENGKA, Suara Muhammadiyah - Dalam sebuah saresehan yang dihelat di Balai Desa Lengkong ....

Suara Muhammadiyah

12 May 2024

Berita

SIDOARJO, Suara Muhammadiyah – Suasana Auditorium Nyai Walidah SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Sid....

Suara Muhammadiyah

22 September 2025

Berita

Ramadhan, Tarling, dan Strategi Muhammadiyah Menyentuh Desa M. Saifudin, Wakil Ketua PCM Weru &....

Suara Muhammadiyah

26 February 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah