Muhammadiyah Australia College Peluang Magang Internasional

Suara Muhammadiyah

4 January 2024

1828
Foto Istimewa

Foto Istimewa

SOLO, Suara Muhammadiyah - Kepala Sekolah Muhammadiyah Australia College (MAC) melakukan kunjungan silaturahmi ke Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dan perkenalan mengenai MAC kepada Kepala Sekolah atau guru di Sekolah Muhammadiyah. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Sidang BPH Lt. 6 Gedung Induk Siti Walidah pada Rabu (3/1).

Wakil Rektor V UMS Prof. Supriyono , S.T., M.T., Ph.D., menyambut hangat kedatangan Kepala Sekolah MAC Roszana Ramli ke UMS dan menyampaikan salam selamat datang ke UMS.

Keberadaan MAC menurutnya merupakan salah satu Internasionalisasi dakwah yang dilakukan oleh Muhammadiyah.

"Jadi ini adalah bagian dari dakwah Muhammadiyah di mana salah satu hal pokok Muhammadiyah saat ini adalah Go International," ungkap Supriyono.

Sementara itu, Supriyono memperkenalkan kepada Kepala Sekolah MAC bahwa UMS didirikan berdasarkan basis pendidikan (teacher training education) di mana sebelumnya UMS adalah merupakan Institut Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan. 

Harapannya, melalui pertemuan ini dapat menjadi wadah untuk berbagi pengalaman bagaimana pengelolaan sekolah di Solo dan sistem kurikulum yang dijalankan MAC.

"Dan tentunya dari pihak universitas, barangkali mudah-mudahan dalam rangka internasionalisasi UMS juga kita ingin mengirimkan mahasiswa untuk magang," harap Wakil Rektor V UMS itu.

Sebelumnya, UMS biasa mengirimkan mahasiswa untuk magang ke luar negeri tetapi terbatas hanya pada negara ASEAN yaitu untuk mengajar di Malaysia.

BPH MAC Ahmad Dahlan Rais, M.Hum., dalam pertemuan tersebut mengatakan bahwa kehadiran sekolah berbasis Islam di Australia sangat dinanti-nantikan oleh Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di sana.

"Sudah berpuluh tahun Pimpinan Pusat Muhammadiyah ke Australia selalu diminta dan didesak untuk mendirikan sekolah di sana," ujar Dahlan Rais.

Dahlan Rais juga menambahkan, di sisi lain sebagai salah satu program internasionalisasi, Muhammadiyah diminta untuk mendirikan sekolah seperti di Tanah Air yaitu diajarkan sholat, mengaji. Selain itu, permintaan WNI di sana menginginkan sebuah sekolah yang tetap memperkenalkan budaya Indonesia.

Roszana Ramli Kepala Sekolah MAC menyampaikan, bahwa kedatangannya adalah sebagai silaturahmi sekaligus untuk mendiskusikan beberapa hal termasuk program dan kurikulum yang dilaksanakan di MAC.

"Jadi dalam hal kemungkinan untuk mahasiswa UMS melakukan magang di MAC bukan lah hal yang tidak mungkin. Insya Allah itu adalah hal yang dapat kita perjuangkan, tetapi karena di Australia memiliki beberapa persyaratan yang harus dilaksanakan, maka kita perlu diskusi lebih lanjut," tutur Roszana Ramli.

Hingga saat ini, MAC sudah memiliki siswa sebanyak 162 siswa yang terdiri dari Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Pertama pada grade 8. (Maysali)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

Pj Gubernur dan Kapolda Sulsel Dukung Pembangunan dengan Penelitian Kampus  GOWA, Suara Muhamm....

Suara Muhammadiyah

30 December 2023

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Sekretaris Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah Tri Hastuti Nu....

Suara Muhammadiyah

15 May 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Kesejahteraan yang berkelanjutan bagi masyarakat menjadi perha....

Suara Muhammadiyah

18 July 2024

Berita

KOTAWARINGIN TIMUR, Suara Muhammadiyah - Masjid dan mushola merupakan rumah ibadah umat Islam yang b....

Suara Muhammadiyah

16 April 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - World Health Organization (WHO) sejak satu dekade lalu telah m....

Suara Muhammadiyah

21 June 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah