Muhammadiyah Berkomitmen Mengakselerasi Kemajuan Bangsa

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
439
Foto Istimewa

Foto Istimewa

BANDUNG, Suara Muhammadiyah - Dalam resepsi Milad 113 Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Bandung (UMB), pada pidato iftitahnya, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir menyampaikan kebanggaannya atas kiprah dan pencapaian Muhammadiyah untuk bangsa. Dan ini tampak nyata dari kontribusi Muhammadiyah di berbagai bidang kehidupan. 

Mengusung tema "Memajukan Kesejahteraan Bangsa" menurutnya ini merupakan implementasi dari perintah konstitusi. Bahwa perintah institusi itu normatif, tapi memiliki kekuatan untuk memberikan pantulan dari cita-cita untuk menjadi bangsa yang merdeka dan berdaulat, adil serta makmur. 

"Maka tema ini menjadi kewajiban konstitusional itu perlu diwujudkan dalam aksi nyata, bukan sekedar retorika di media sosial," tegasnya. 

Muhammadiyah melalui etos yang diwariskan oleh pendiri, telah banyak berbuat untuk bangsa dan negara. "Sedikit bicara dan banyak bekerja" menjadi karakter utama Muhammadiyah meski banyak berkata-kata juga sangat diperlukan untuk era yang semakin terbuka ini. 

"Kami tidak ingin terjebak pada masa lalu, kami ingin terus menghadirkan perubahan yang lebih progresif lagi," tegasnya. 

Sehingga Muhammadiyah berkomitmen untuk menghadirkan kesejahteraan yang terstruktur, sistematis dan masif. Ini meniscayakan kerja keras dan kebersamaan dari semua elemen masyarakat sipil dan pemerintah. 

Untuk menuju ke situ, Muhammadiyah perlu untuk terus meningkatkan kualitas amal usahanya yang telah mengakar kuat di mana-mana. 

"Bermodal kesabaran, kesungguhan dan berpikiran maju, kita mampu menghadirkan amal usaha yang berkemajuan," paparnya. 

Menurut Harder, Muhammadiyah di abad kedua perlu untuk semakin berkomitmen pada urusan kebangsaan dan kerakyatan. Maka diperlukan segala kemampuan, untuk bagaimana mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan bangsa dalam dimensi materi maupun non materi. 

Terkait soal definisi kesejahteraan, terdapat definisi lain yang tidak melulu ditentukan oleh aspek materi. Seperti arti hidup, kebahagiaan, dan banyak lagi lainnya. Dalam hal ini diperlukan akselerasi dalam hal mensejahterakan umat dan bangsa. 

"Saya perlu Mengakselerasi Kesejahteraan rakyat secara lebih progresif lagi," tegasnya. (diko)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - SD Muhammadiyah Sapen Yogyakarta kembali menggelar kegiatan bergeng....

Suara Muhammadiyah

4 February 2026

Berita

M. Febri Aryono Raih Penghargaan Guru Aktif Partisipatif Ajang Guru Berprestasi Nasional dari Kemena....

Suara Muhammadiyah

11 January 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah — Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah menegaskan pentin....

Suara Muhammadiyah

14 June 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Lembaga amil zakat, infak dan sedekah Pimpinan Pusat Muhammadiya....

Suara Muhammadiyah

26 May 2025

Berita

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) Universitas Muhammadiyah Purwo....

Suara Muhammadiyah

28 February 2024