Muhammadiyah Dukung Penguatan Zakat Responsif Gender

Suara Muhammadiyah

3 September 2026

239
Foto Istimewa

Foto Istimewa

MDMC dan UNFPA Libatkan Kader PCIM Timur Tengah - Afrika Utara

JAKARTA, Suara Muhammadiyah — Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PP Muhammadiyah bersama United Nations Population Fund (UNFPA) memperluas keterlibatan pemangku kepentingan dalam agenda “Zakat untuk Kesehatan Reproduksi dan Kekerasan Berbasis Gender” melalui partisipasi kader dan alumni Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) dari Sudan, Tunisia, dan Maroko.

Keterlibatan kader PCIM tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas jangkauan diskusi sekaligus memperkaya penyusunan kerangka zakat yang responsif terhadap kesehatan reproduksi dan kekerasan berbasis gender. MDMC memandang pengalaman dan perspektif kader Muhammadiyah yang berada di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara penting untuk memahami relevansi program bagi masyarakat yang hidup dalam situasi kerentanan, termasuk wilayah terdampak konflik maupun krisis kemanusiaan.

PIC agenda sekaligus Wakil Sekretaris I MDMC, Abdoel Malik, menjelaskan bahwa pelibatan alumni PCIM Sudan, Maroko, dan Tunisia dirancang agar proses outreach agenda ini dapat menjangkau jejaring yang lebih luas.

“Keterlibatan alumni PCIM Sudan, Maroko dan Tunisia, biar outreach lebih meluas,” ujar Abdoel Malik.

Menurut Abdoel Malik, pelibatan jaringan PCIM di kawasan Timur Tengah juga memiliki tujuan strategis. Forum ini diharapkan dapat menyerap pandangan dari konteks masyarakat yang memiliki pengalaman langsung maupun kedekatan terhadap situasi konflik, perpindahan penduduk, kerentanan sosial, serta bencana alam.

“Mengapa PCIM Timteng dilibatkan, karena ingin mendapatkan pandangan dari sana dan bagaimana nantinya bisa diterapkan dikemudian hari oleh lembaga filantropi Islam untuk daerah rentan konflik dan krisis alam,” kata Abdoel Malik.

Tiga perwakilan kader dan alumni PCIM turut berpartisipasi dalam agenda tersebut, yaitu Dimas Muhammad Hanief Arkaan selaku Ketua Majelis Filantropi PCIM Sudan, Alasti Elva Mentari sebagai kader PCIM Tunisia, serta Sayyidah Nafisah selaku Wakil Ketua PCIM Maroko.

Kehadiran mereka memperkuat dimensi kolaborasi lintas negara dalam diskusi mengenai pemanfaatan zakat. Dalam konteks krisis kemanusiaan, kebutuhan akan layanan kesehatan reproduksi dan perlindungan dari kekerasan berbasis gender kerap meningkat, sementara kelompok rentan menghadapi keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan, perlindungan sosial, dan bantuan kemanusiaan yang layak.

Para kader PCIM tersebut menyambut agenda ini dengan antusias. Mereka menilai diskusi mengenai zakat untuk kesehatan reproduksi dan kekerasan berbasis gender penting untuk memberikan pemahaman yang lebih konkret mengenai persoalan yang dihadapi masyarakat rentan, sekaligus mendorong lahirnya solusi yang dapat diterapkan secara nyata.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Santunan anak-anak Yatim dan Dhuafa Panti Asuhan An Nur Kesugihan....

Suara Muhammadiyah

31 March 2024

Berita

TERNATE, Suara Muhammadiyah – Pengukuhan guru besar dan pelantikan rektor Universitas Muhammad....

Suara Muhammadiyah

2 April 2026

Berita

Soft opening SM Residence Asri, Haedar Nashir Tekankan Etos Kerja Keras  Menghuni rumah di SM ....

Suara Muhammadiyah

14 August 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali menebar keba....

Suara Muhammadiyah

11 March 2024

Berita

SOLO, Suara Muhammadiyah – Sebanyak 650 siswa mulai dari kelas 1ABCD hingga kelas 6ABCD SD Muh....

Suara Muhammadiyah

2 May 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah