Muhammadiyah Harus Bergerak, Berubah, dan Berdampak

Suara Muhammadiyah

10 January 2026

707
Drs H Ahmad Dahlan Rais, MHum. Foto: Farrel Amrullah

Drs H Ahmad Dahlan Rais, MHum. Foto: Farrel Amrullah

SLEMAN, Suara Muhammadiyah - Sejak kelahiran pada tahun 1912 di Kampung Kauman Yogyakarta, Muhammadiyah meniscayakan dirinya sebagai gerakan Islam dakwah amar makruf nahi mungkar dan tajdid.

Di sini, Ahmad Dahlan Rais menggarisbawahi kata gerakan. Menurutnya, kata ini merupakan pilihan (opsi), yang kemudian dalam bahasa Inggris disebut Islamic movement.

"Muhammadiyah itu movement. Jadi harus bergerak, harus berubah. Saya kira, itu yang harus kita lakukan," tegas Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah tersebut.

Perubahan (transformasi) harus berdampak nyata. "Hari ini harus lebih baik dari kemarin," kata Dahlan. Baginya, filosofi ini mesti melekat dalam seluruh warga Persyarikatan.

Di samping itu, hal substansial ditekankan Dahlan saat Tabligh Akbar Muhammadiyah Sleman Expo #1 di Sleman City Hall, Sabtu (10/1), menjaga akidah dengan sebaik-baiknya. "Jangan tercampuri," pesannya, tegas.

Hal ini tidak lain karena notabene Muhammadiyah sebagai gerakan memurnikan tauhid. "Kita berakidah yang lurus, beriman yang benar. Dan ini oleh Muhammadiyah sangat dijaga. Insyaallah Muhammadiyah bisa," ujarnya.

Peletakan dasarnya ada di warga Persyarikatan. "Keyakinan ini harus teguh terlebih dahulu, maka akan terasa ringan mengerjakan kewajiban-kewajiban yang lain," sambung Dahlan, dengan ditopang basis spiritual yang kuat, "maka kita akan bisa melakukan banyak hal," imbuhnya lagi.

Dalam kerangka penguatan basis spiritual itulah, Dahlan menekankan pentingnya memperhatikan implementasi shalat dalam sehari-hari.

"Apakah sudah lima kali (shalatnya)," tanya Dahlan. Dan, dengan gamblang, "Apakah sudah tepat waktu," tanyanya lagi. 

Oleh karena itu, sebagai warga Persyarikatan, semestinya terus meningkatkan kualitas shalat. "Ambil kesempatan terbaik (awal waktu) dan berjamaah," tuturnya.

"Ini mesti jadi semangat kita bersama sebagai warga Muhammadiyah," tandasnya. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PEKAJANGAN, Suara Muhammadiyah – Sebanyak 77 santri IMBS Miftahul Ulum tingkat akhir menjalani....

Suara Muhammadiyah

19 June 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah — Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di SD Muhammadiya....

Suara Muhammadiyah

22 May 2026

Berita

LAMTENG, Suara Muhammadiyah - Majelis Pendidikan Dasar Menengah & Pendidikan Non Formal (Majelis....

Suara Muhammadiyah

18 August 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Madrasah Mu`allimaat Muhammadiyah Yogyakarta memberikan ruang....

Suara Muhammadiyah

27 January 2026

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Konsulat Jenderal (Konjen) Amerika Serikat di Surabaya, Christopher G....

Suara Muhammadiyah

10 January 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah