Muhammadiyah Makin Serius Dorong Dakwah Ramah Energi

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
777
Rachmawan Budiarto, Dosen Teknik Fisika UGM memaparkan materinya dalam acara Training of Trainers Audit Energi dan Dakwah Ramah Lingkungan di SM Tower Malioboro (21/8).

Rachmawan Budiarto, Dosen Teknik Fisika UGM memaparkan materinya dalam acara Training of Trainers Audit Energi dan Dakwah Ramah Lingkungan di SM Tower Malioboro (21/8).

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Upaya mewujudkan keberlanjutan energi kini semakin mendapat perhatian serius, termasuk dalam ruang dakwah Muhammadiyah. Hal ini sejalan dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2023 tentang Konservasi Energi yang menekankan pentingnya manajemen energi secara terpadu untuk menciptakan pemanfaatan energi yang efektif, efisien, dan berdampak maksimal.

Manajemen energi, sebagaimana diatur dalam beleid tersebut, mencakup langkah teknis yang terstruktur dan ekonomis, mulai dari proses produksi hingga penggunaan bahan baku dan pendukung. Tujuannya adalah meminimalisasi konsumsi energi tanpa mengurangi kualitas maupun hasil.

Dalam konteks dakwah, Muhammadiyah mengembangkan pendekatan decoupling, yakni upaya menurunkan emisi gas rumah kaca (GRK) dari aktivitas dakwah tanpa mengurangi jangkauan dan dampaknya. Artinya, dakwah tetap bisa diperluas ke berbagai lini masyarakat, namun dengan jejak energi dan emisi yang lebih kecil.

Dengan prinsip keberlanjutan ini, dakwah Muhammadiyah tidak hanya menguatkan nilai keagamaan, tetapi juga menghadirkan etika ekologis Islam yang berpihak pada kelestarian bumi.

“Mengurangi emisi dari aktivitas dakwah adalah bagian dari tanggung jawab moral sekaligus religius,” ujar Rachmawan Budiarto salah satu pemateri dalam kegiatan Training of Trainers Audit Energi dan Dakwah Ramah Lingkungan yang berlangsung di SM Tower Malioboro Yogyakarta (20/8).

Strategi ini menunjukkan bahwa dakwah Muhammadiyah bergerak selaras dengan agenda keadilan iklim global, sambil tetap menjaga efektivitas penyebaran nilai Islam berkemajuan. Dakwah tidak lagi hanya dipandang dari sisi spiritual, tetapi juga sebagai kontribusi nyata dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup. (diko)

 


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PURWOREJO, Suara Muhammadiyah – Fakultas Ilmu Sosial Universitas Muhammadiyah Purworejo (FIS U....

Suara Muhammadiyah

29 April 2025

Berita

LAMTENG, Suara Muhammadiyah - Sebanyak 60 Pemuda dan Pelajar di tiga kecamatan yakni Kalirejo, Senda....

Suara Muhammadiyah

6 September 2023

Berita

TUNISIA, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Tunisia terus mempe....

Suara Muhammadiyah

19 November 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Di tengah isu lingkungan yang semakin mendesak, Islam menawarkan pe....

Suara Muhammadiyah

30 January 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Ranting 'Aisyiyah (PRA) Notoprajan Yogyakarta mengadakan M....

Suara Muhammadiyah

29 October 2023

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah