Muhammadiyah Sulsel Laksanakan Sekolah Tabligh Zona 5 di Palopo

Suara Muhammadiyah

4 January 2026

528
Dok Istimewa

Dok Istimewa

PALOPO, Suara Muhammadiyah — Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Selatan melaksanakan Sekolah Tabligh Offline Zona 5 yang meliputi Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Palopo, Luwu, Luwu Utara, dan Luwu Timur). Adapun peserta PDM Palopo dan PDM Luwu digelar di Lt 3, Gedung Rektorat Universitas Muhammadiyah Palopo, Jumat, 3 Januari 2026.

Sekolah Tabligh Offline ini merupakan lanjutan dari rangkaian pembelajaran daring yang telah berlangsung selama kurang lebih dua pekan sebelumnya. Sesi luring ini difokuskan pada penguatan praktik dakwah sebagai implementasi dari materi-materi teoritik yang telah diterima peserta melalui platform Zoom.

Pada sesi offline ini, ada 3 materi yang diberikan kepada peserta antara lain, Dakwah Digital, Sosialisasi Sitama (Sistem Informasi Tabligh Muhammadiyah) ,Strategi dan Metode Dakwah, serta Praktik Dakwah.

Sekretaris PDM Palopo yang juga Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah Palopo, Prof. Dr. Hadi Fajarianto, M.Ag, dalam sambutan selamat datangnya menegaskan bahwa Sekolah Tabligh merupakan kebutuhan strategis umat di tengah tantangan dakwah yang semakin kompleks.

“Dakwah hari ini tidak cukup hanya disampaikan di mimbar masjid. Kita berhadapan dengan problem kemanusiaan yang nyata—krisis harapan, persoalan ekonomi, bahkan krisis kepercayaan terhadap agama. Di sinilah dakwah harus hadir sebagai solusi,” ujar Prof. Hadi.

Ia juga menekankan pentingnya pendekatan dakwah yang membumi dan kontekstual, sebagaimana yang dicontohkan Rasulullah SAW, yakni dakwah yang mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat.

“Islam pada masa keemasannya berkembang pesat karena hadir memecahkan persoalan manusia. Ketika agama memberi solusi, di situlah keyakinan tumbuh,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Tabligh PWM Sulawesi Selatan, Dr. Nurdin Mappa, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan sesi offline ini menjadi momentum penting bagi peserta untuk mengasah keterampilan dakwah secara praktis.

“Setelah dua pekan bertemu secara daring, hari ini kita dipertemukan secara langsung untuk merealisasikan teori-teori dakwah dalam bentuk praktik. Inilah ruh dari Sekolah Tabligh,” jelasnya.

Menurutnya, Sekolah Tabligh dirancang untuk melahirkan kader-kader muballigh baru yang akan melanjutkan estafet dakwah Muhammadiyah di daerah-daerah, khususnya di lingkungan PDM.

“Kami berharap lulusan Sekolah Tabligh ini mampu memberi warna dan kontribusi nyata bagi gerakan dakwah Muhammadiyah yang lebih solutif, masif, dan berkemajuan,” tutup Dr. Nurdin.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

KUPANG, Suara Muhammadiyah – Suara Muhammadiyah (SM) kembali menyapa masyarakat dan warga pers....

Suara Muhammadiyah

30 November 2024

Berita

ROKAN HULU, Suara Muhammadiyah - Komplek Perguruan Muhammadiyah Rambah menggelar salah satu agenda r....

Suara Muhammadiyah

5 October 2023

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Baginya, IPM adalah sekolah. Tapi bukan sekolah dalam pengertian yang ....

Suara Muhammadiyah

23 July 2025

Berita

WONOGIRI, Suara Muhammadiyah – SMK Muhammadiyah 1 Baturetno, atau yang lebih dikenal sebagai S....

Suara Muhammadiyah

14 February 2025

Berita

TUBABA, Suara Muhammadiyah – Suara Muhammadiyah – Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) me....

Suara Muhammadiyah

21 March 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah