Musyda ke-2 FORPAM Sleman, Dari Evaluasi Menuju Penguatan Pelayanan

Suara Muhammadiyah

22 September 2026

106
Foto Istimewa

Foto Istimewa

SLEMAN, Suara Muhammadiyah – Forum Pengelola Ambulans Muhammadiyah (FORPAM) Kabupaten Sleman menggelar Musyawarah Daerah (Musyda) ke-2 di Rumah Makan Mbah Moeh, Bokoharjo, Prambanan, Sleman, Ahad (20/9).

Musyda yang mengusung tema “Nyawiji Nata Barisan, Trengginas ing Pelayanan”, menjadi momentum evaluasi perjalanan organisasi sekaligus menyusun arah program kerja dan kepengurusan FORPAM Sleman untuk periode 2026–2030.

Ketua FORPAM Kabupaten Sleman periode 2022–2026, Darojat Noor Akhmad menyampaikan, pentingnya musyawarah sebagai ruang bersama untuk mengevaluasi perjalanan organisasi sekaligus memperkuat pelayanan Ambulance Muhammadiyah kepada masyaraka.

"Kepengurusan forpam periode 2022-2026 sudah berakhir, tentu saja banyak kekurangan dalam melaksanakn program. Harapan ke depan, forpam bisa lebih kompak, lebih baik lagi," tuturnya.

Sementara itu, Eko Sumardiyanto dari PDM Sleman hadir memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi Musyda ke-2 FORPAM Kabupaten Sleman. Acara kemudian dilanjutkan dengan doa yang disampaikan oleh perwakilan PCM Prambanan.

Memasuki agenda inti, peserta terlebih dahulu mengesahkan tata tertib persidangan yang dipimpin ketua dan sekretaris sidang. Agenda dilanjutkan dengan pembacaan sekaligus penyerahan laporan pertanggungjawaban kegiatan FORPAM Kabupaten Sleman periode 2022–2026.

Laporan tersebut menjadi bagian penting dalam musyawarah untuk memberikan gambaran mengenai perjalanan organisasi selama satu periode, termasuk pelaksanaan kegiatan dan pelayanan ambulans di berbagai titik layanan.

Selain melakukan evaluasi, peserta juga diberikan ruang untuk menyampaikan usulan program kerja. Berbagai masukan tersebut menjadi bahan pembahasan dalam menentukan langkah FORPAM Sleman ke depan agar pelayanan ambulans semakin tertata dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Agenda berikutnya adalah pemilihan formatur. Melalui proses musyawarah, ditetapkan sembilan orang sebagai formatur untuk menyusun kepengurusan FORPAM Kabupaten Sleman periode 2026–2030.

Dari sembilan formatur tersebut, Darojat Noor Akhmad dari Godean dipercaya sebagai Ketua, Juang Muhammad Mahron dari Tempel sebagai Sekretaris, dan Adeen Suryawan dari Mlati sebagai Bendahara.

Musyda ke-2 FORPAM Sleman tidak sekadar menjadi forum pergantian kepengurusan. Pertemuan tersebut juga menjadi ruang konsolidasi bagi para pengelola Ambulans Muhammadiyah di berbagai wilayah Sleman untuk menyatukan langkah dalam memberikan pelayanan kemanusiaan. (JM/Rief)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah -Ketua Pimpinan Cabang. Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Jeruklegi, periode 20....

Suara Muhammadiyah

4 November 2024

Berita

SEMARANG, Suara Muhammadiyah – Mengubah lahan sempit menjadi ‘kulkas hidup’ penuh ....

Suara Muhammadiyah

4 August 2025

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah – Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah akan....

Suara Muhammadiyah

30 August 2025

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah – Baitul Arqam Elementary 2026 kolaborasi MKPSDI Sleman dengan Dikd....

Suara Muhammadiyah

19 January 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (P....

Suara Muhammadiyah

19 July 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah