Pameran SENUSA Hadirkan 42 Karya Seni Nusantara

Publish

7 January 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
154
Foto Istimewa

Foto Istimewa

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) angkatan 2025 menggelar Pameran SENUSA (Seni Nusantara) dengan tema “Cerita dari Tanah Nusantara”. Pameran ini resmi dibuka pada Rabu (7/1) dan berlangsung hingga 9 Januari 2026 di Gedung Perpustakaan Lantai Dasar UMY.

Pameran SENUSA menjadi ruang ekspresi kreatif mahasiswa semester 1 Ilmu Komunikasi UMY dalam merespons kekayaan budaya Nusantara melalui beragam medium seni. Kegiatan ini merupakan luaran Mata Kuliah Berpikir Kreatif yang digarap secara kolektif oleh sekitar 272 mahasiswa dari tujuh kelas, dengan menampilkan 42 karya seni berupa fotografi, lukisan atau poster, kriya, dan seni instalasi.

Kepala Bidang Seni Lembaga Seni Budaya (LSB) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Muhammad Muttaqien, S.I.Kom., M.Sn., menyampaikan bahwa SENUSA dirancang sebagai ruang belajar yang tidak terbatas pada aktivitas di dalam kelas.

“Pameran SENUSA lahir dari semangat menghadirkan ruang belajar yang tidak berhenti di kelas, tetapi tumbuh melalui proses kreatif, kolaborasi, dan kepekaan budaya. Tema ‘Cerita dari Tanah Nusantara’ menempatkan budaya sebagai kisah hidup yang dekat dengan keseharian,” ujarnya.

Menurutnya, melalui pameran ini mahasiswa tidak hanya menampilkan hasil visual, tetapi juga menunjukkan proses berpikir, kerja kolektif, serta keberanian menafsirkan budaya Nusantara dari sudut pandang generasi muda.

Sementara itu, Ketua Panitia SENUSA, Aurani Natasya Putri, menjelaskan bahwa inspirasi penciptaan karya berangkat dari budaya Nusantara yang masih hidup dan berkembang di tengah masyarakat, mulai dari tradisi, kebiasaan, nilai, hingga aktivitas sosial di berbagai daerah.

“Karya-karya yang ditampilkan menjadi bentuk ekspresi kreatif mahasiswa dalam mengangkat budaya Indonesia agar tetap relevan dengan perkembangan zaman,” jelas Aurani.

Ia menambahkan bahwa tantangan utama dalam penyelenggaraan pameran ini adalah koordinasi antar panitia dari gabungan tujuh kelas serta proses pendataan dan pemantauan progres karya dari 42 kelompok artisan. Namun, tantangan tersebut justru memperkuat kerja sama dan kebersamaan antar mahasiswa.

Pengalaman paling berkesan dirasakan pada satu minggu terakhir menjelang pembukaan pameran, ketika seluruh panitia dan peserta berkumpul untuk menyiapkan ruang pamer dan karya secara bersama-sama. Momentum tersebut menjadi ruang pertemuan dan kolaborasi bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi UMY angkatan 2025.


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

LJAKARTA, Suara Muhammadiyah – Lazismu dan PT Bank Negara Indonesia (BNI) menggelar Workshop P....

Suara Muhammadiyah

11 December 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah- Lembaga Keuangan Mikro Syariah Bank Wakaf Mikro Usaha Mandiri Sakina....

Suara Muhammadiyah

10 February 2025

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah — Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah (UM) Bandu....

Suara Muhammadiyah

26 March 2025

Berita

BANJARBARU, Suara Muhammadiyah -- Di penghujung Ramadan 1445 Hijiriah, Lazismu Banjarbaru bekerjasam....

Suara Muhammadiyah

14 May 2024

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah - Dari data riset agen komunikasi di Asia Tenggara yang bekerjasama denga....

Suara Muhammadiyah

15 February 2024