Pascabencana, Muhammadiyah Inisiasi Sekolah Darurat di Aceh Tamiang

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
455
Foto Istimewa

Foto Istimewa

ACEH TAMIANG, Suara Muhammadiyah - Pascabencana banjir yang melanda di wilayah Sumatera, Muhammadiyah terus berupaya memastikan proses pembelajaran tetap berjalan sebagaimana mestinya, kendati dalam kondisi darurat.

Upaya itu mulai dilakukan seperti yang tampak di SMP Muhammadiyah Kuala Simpang, Aceh Tamiang. Menurut Agus Taufiqurrahman, tim relawan Muhammadiyah hadir membantu agar pembelajaran terus berjalan.

“Bagaimanapun, adik-adik harus mendapatkan pembelajaran yang baik,” kata Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu dalam tayangan video yang diterima Redaksi Suara Muhammadiyah, Selasa (6/1).

Agus menuturkan, tim relawan tersebut disokong oleh relawan dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Begitu pun dengan tempat-tempat lain, “Relawan sudah disiapkan oleh Muhammadiyah,” beber Agus.

Suatu hal yang niscaya, tim relawan tersebut dihadirkan bekerja sama sebagai tujuan simetris, yakni inisiasi kegiatan pembelajaran, “sekalipun dalam keadaan darurat,” sambung Agus.

Dalam rentang tempo 1,5 bulan ini, Muhammadiyah bekerja keras di wilayah terdampak bencana dengan mengutamakan prinsip One Muhammadiyah One Response (OMOR). Program ini dikoordinasikan oleh Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC).

“Yang dibantu oleh Lazismu dan segala Majelis Lembaga terkait, memulai respon tanggap darurat ini,” terangnya.

Bersamaan dengan itu, Muhammadiyah kini telah mempersiapkan respons untuk rekonstruksi dan rehabilitasi daerah terdampak. Seluruh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah yang tidak terdampak juga ikut terlibat penuh dalam kegiatan penanggulangan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

“Semua itu kita kelola dengan prinsip One Muhammadiyah One Response, terkoordinasi dengan baik. Jadi seluruhnya ikut terlibat dalam kegiatan tanggap bencana Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat ini,” ujar Agus.

Agus menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses penanggulangan pascabencana ini. “Yang telah bekerja dengan ketulusan yang tidak pernah merasa lelah untuk menolong saudara-saudara kita yang sedang tertimpa bencana,” tandasnya.

Inisiasi sekolah darurat ini menjadi bukti nyata komitmen Muhammadiyah, yang selalu hadir saat umat membutuhkan pertolongan, khususnya dalam menjamin hak pendidikan anak-anak di tengah situasi bencana. (Cris)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah - TK Unggulan Aisyiyah Mardi Putra merayakan puncak acara Milad ke-73, Sa....

Suara Muhammadiyah

7 March 2024

Berita

BANDAACEH, Suara Muhammadiyah - Rektor Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) menerima kunjunga....

Suara Muhammadiyah

20 February 2024

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Rombongan Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) yang terdiri dari Pemu....

Suara Muhammadiyah

29 June 2024

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah - Perkembangan teknologi informasi akhir-akhir ini semakin tak terhindark....

Suara Muhammadiyah

4 November 2023

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Suronatan, Cabang Ngampilan, Ko....

Suara Muhammadiyah

1 June 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah