BARITO UTARA, Suara Muhammadiyah - Ikatan Pelajar Muhammadiyah Daerah Barito Utara resmi melaksanakan Pelantikan Pimpinan Daerah Periode 2025–2027 yang dirangkaikan dengan pembukaan Pelatihan Kader Taruna Melati I (PKTM I), Sabtu – Ahad (14–15 Februari 2026). Momentum ini menjadi tonggak sejarah baru bagi gerakan pelajar Muhammadiyah di Barito Utara yang mulai tumbuh sejak 2021 dari basis PR IPM SMP IT Muhammadiyah Muara Teweh.
Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris PDM Barito Utara, Dadang Ma’mun, S.S.T., Ketua PD Aisyiyah Barito Utara sekaligus Kepala SMP IT Muhammadiyah Muara Teweh, Hj. Siti Nurulyakin, M.Pd., KNPI Barito Utara, Hurul Aini Putri dan Nur Aisyah, perwakilan Pimpinan Wilayah IPM Kalimantan Tengah.
kepengurusan PD IPM Barito Utara resmi dilantik dan akan menjadi fasilitator dalam PKTM I sebagai bentuk penguatan sistem kaderisasi di akar rumput terus tumbuh.
Dalam arahannya, Dadang Ma’mun, S.S.T., menyampaikan harapan besar terhadap kader IPM hari ini yang baru saja dilantik, bisa menjalankan amanah (program) dengan sebaik baiknya. “Kami berharap yang menggantikan struktural PDM nantinya adalah kader-kader yang saat ini sedang ditempa. Kader IPM hari ini adalah calon pemimpin Muhammadiyah esok hari,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya implementasi ilmu dalam gerakan. “Jangan hanya menghafal saja, tetapi tidak mengimplementasikan. Yang lebih bermanfaat adalah yang menyebarluaskan dan mengamalkan ilmunya.” tegasnya.
Selain itu, ia menambahkan serta memotivasi para pelajar agar percaya diri dalam berproses. “Jangan malu karena masih menjadi pelajar. Justru di usia inilah kalian sedang membangun pondasi kepemimpinan,” tambahkan.
Dadang Ma’mun, S.S.T., juga berpesan agar pengurus yang baru dilantik mampu menghidupkan budaya literasi di kalangan pelajar, bahwa keberhasilan organisasi bukan karena nama besar semata. Sekaligus menutup sambutannya.
"IPM harus menjadi motor penggerak literasi—membaca, menulis, dan berpikir kritis, serta kerja keras, kekompakan dan kesungguhan dalam berjuang harus terus dijaga," tutupnya.
Sementara Hurul Aini Putri, PW IPM Kalimantan Tengah menyampaikan apresiasi atas perjuangan panjang kader Barito Utara, ini bukan lahir secara instan. Ia lahir dari proses sejak 2021, banyak kader yang bertahan dalam sebuah tekad bersama dan terus bergerak, hari ini kita menyaksikan buah dari kesabaran yaitu dilantiknya kepengurusan IPM Barito Utara.
“PD IPM Barito Utara bukan lahir secara instan. Tapi perlu perjuangan sekitar empat tahun lamanya tidak ada yang tidak mungkin kalau kita terus bergerak dalam perjuangan," ungkapnya.
Hurul Aini Putri, menegaskan bahwa pelantikan bukanlah akhir, melainkan awal perjuangan. Kader IPM Barito Utara tidak minder meskipun masih tergolong daerah yang sedang bertumbuh dalam struktur Muhammadiyah, dari daerah inilah akan lahir pemimpin-pemimpin tangguh. Tetap Berdiri tegaklah, tampil di muka, dan ikrarkan bersama—IPM Berjaya.
“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi titik awal perjuangan. IPM Barito Utara harus menjadi pelopor, pelangsung, dan penyempurna amanah gerakan.” tegasnya.
Ketua Umum PD IPM Barito Utara, Ihsannor Azmi, dalam pidato pertama lnya menegaskan bahwa kader berkemajuan adalah kader yang berilmu, berakhlak mulia, serta mampu memberikan solusi yang solutif bagi persoalan umat dan pelajar. Kepengurusan periode pertama ini harus menjadi fondasi kuat bagi masa depan IPM di Barito Utara kedepannya.
“Kita harus terus berkembang, siap menghadapi perkembangan dan perubahan zaman, namun tetap berpegang pada Al-Qur’an dan As-Sunnah serta nilai-nilai bermuhammadiyah,” tegasnya.
Dengan dilantiknya PD IPM Barito Utara Periode 2025–2027, diharapkan gerakan pelajar Muhammadiyah semakin kokoh, berdaya saing, serta mampu melahirkan kader-kader unggul yang siap melanjutkan estafet perjuangan Muhammadiyah di masa mendatang. (mf)

