PULANG PISAU, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pulang Pisau melakukan kunjungan silaturahmi ke Desa Tangkahen, Kecamatan Banama Tingang, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Rabu (21/1). Kunjungan ini menjadi langkah awal dalam rangka persiapan pembentukan Cabang Muhammadiyah Banama Tingang.
Kecamatan Banama Tingang merupakan wilayah Kabupaten Pulang Pisau , sedang Desa Tangkahen sendiri berjarak sekitar 223 kilometer dari Kota Pulang Pisau dan dapat ditempuh dengan waktu perjalanan hampir lima jam melalui jalur darat, setelah sebelumnya melewati Kota Palangka Raya terlebih dahulu.
Rombongan PDM Pulang Pisau dipimpin langsung oleh Ketua PDM Pulang Pisau, Najmuddin, didampingi Sekretaris PDM, Wakil Ketua PDM Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah, Wakil Ketua PDM Bidang PKU dan Kesejahteraan Sosial serta unsur Majelis Pemberdayaan Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial dan Majelis Pendayagunaan Wakaf, Pustaka, dan Informasi.
Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari hibah pengelolaan SMP Al Falah Terpadu Tangkahen yang sebelumnya telah diterima oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Tengah. Pada 25 November 2025, Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Islam Al Falah Mukminin, Dr. H. M. Riban Satia, bersama Ketua Pengurus Yayasan Kardoliansyah, secara resmi telah menyerahkan hibah pengelolaan sekolah tersebut kepada Ketua PWM Kalimantan Tengah, Prof. Dr. H. Ahmad Syar’i.
Seiring dengan penyerahan hibah tersebut, serta karena secara administratif Desa Tangkahen berada dalam wilayah Kabupaten Pulang Pisau, PWM Kalimantan Tengah menginstruksikan PDM Pulang Pisau untuk menindaklanjuti dengan penguatan struktur Persyarikatan, termasuk pembentukan Cabang Muhammadiyah di Kecamatan Banama Tingang.
Pertemuan yang dilaksanakan di ruang SMP Al Falah tersebut dihadiri oleh perwakilan Yayasan Pendidikan Islam Al Falah Mukminin, H. Rusliansyah, Ketua Pengurus Yayasan Kardoliansyah, Ketua Takmir Masjid, para tenaga pengajar , serta tokoh masyarakat setempat.
H. Rusliansyah menyampaikan bahwa pihak yayasan menyerahkan pengelolaan amal usaha pendidikan kepada Muhammadiyah dengan harapan dapat dikelola secara lebih profesional dan berkelanjutan.
“Kami menilai pengelolaan sekolah akan lebih kuat jika berada dalam Persyarikatan Muhammadiyah. Karena itu, kami berharap ke depan juga terbentuk Cabang Muhammadiyah agar kegiatan dakwah dan pendidikan dapat berjalan lebih terarah dan terkoordinasi,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PDM Pulang Pisau, Najmuddin, menegaskan kesiapan PDM untuk menjalankan amanah PWM Kalimantan Tengah dalam membangun struktur Muhammadiyah di Banama Tingang secara bertahap dan sesuai ketentuan Persyarikatan.
“Instruksi PWM jelas. Karena wilayah ini masuk Kabupaten Pulang Pisau, maka PDM berkewajiban menindaklanjuti dengan pembentukan Cabang Muhammadiyah. Langkah awalnya adalah konsolidasi dan penyiapan struktur,” tegasnya.
Najmuddin menambahkan, kehadiran Muhammadiyah di Banama Tingang diharapkan tidak hanya memperkuat organisasi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pengembangan pendidikan, dakwah, dan pelayanan sosial.
Dari delapan kecamatan yang ada di Kabupaten Pulang Pisau, hingga saat ini PDM Pulang Pisau baru memiliki empat Cabang Muhammadiyah, yaitu Kahayan Kuala, Pandih Batu, Maliku, dan Kahayan Hilir. Dengan direncanakannya pembentukan Cabang Muhammadiyah Banama Tingang, diharapkan jangkauan dakwah dan gerakan Muhammadiyah di Pulang Pisau semakin meluas, sekaligus memperkuat peran Persyarikatan dalam bidang pendidikan, keagamaan, dan pelayanan sosial di wilayah pelosok Kalimantan Tengah.
(Bon)

