BANDAR LAMPUNG, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Provinsi Lampung menyelenggarakan Malam Tasyakuran Milad ke-93 Pemuda Muhammadiyah dengan tema "Pemuda Negarawan : Totalitas Indonesia Raya" (09/05/2025). Bertempat di Aula Gedung Dakwah Muhammadiyah Lampung.
Acara ini sekaligus menjadi momentum pembukaan resmi Pelatihan Da'i Pemuda Muhammadiyah se-Provinsi Lampung, yang digelar sebagai upaya penguatan dakwah dan kaderisasi da'i muda Muhammadiyah di berbagai daerah.
Pelatihan ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 9 hingga 11 Mei 2025, dengan agenda pembinaan intensif, pembekalan materi keislaman, serta praktik dakwah strategis.
Ketua pelaksana, Erfain Zain, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh tamu undangan dan peserta pelatihan.
“Semoga acara ini dapat berlangsung dengan khidmat dan pelatihan da'i ini mampu melahirkan da'i-da'i muda Muhammadiyah yang siap berdakwah di seluruh penjuru kabupaten yang ada di Provinsi Lampung,” ujarnya.
Ketua PWPM Provinsi Lampung, Muhtadli, dalam sambutannya menegaskan pentingnya membangun karakter Pemuda Negarawan sebagai orientasi gerakan Pemuda Muhammadiyah ke depan. Menurutnya, ada empat pilar utama yang harus menjadi landasan gerak organisasi dan kader.
Pertama, Pilar Risalah Islam Berkemajuan, di mana pemuda Muhammadiyah dituntut untuk mampu mengontekstualisasikan peran keislaman dalam kehidupan umat secara nyata.
Kedua, Pilar Keilmuan, dengan menjadikan proses menimba ilmu sebagai kewajiban strategis. Ketiga, Pilar Ekonomi, yang menekankan pentingnya kemandirian ekonomi melalui tumbuhnya saudagar-saudagar muda Muhammadiyah.
Dan keempat, Pilar Kebangsaan, yang mendorong keterlibatan aktif pemuda dalam politik sebagai bagian dari kontribusi kebangsaan yang terarah.
Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Lampung, Prof Sudarman menekankan pemuda harus memiliki totalitas dan kesungguhan dalam setiap langkah perjuangan.
“Pemuda tidak boleh setengah-setengah atau asal-asalan. Pemuda Muhammadiyah harus tampil sebagai sosok yang militan, berjiwa optimis, dan tidak tertinggal di belakang,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa komitmen yang sungguh-sungguh, jika disertai dengan kekuatan doa, akan mengundang izin dan pertolongan dari Allah SwT untuk terus memperjuangkan dan menegakkan ajaran Islam.
Acara berlangsung dalam suasana penuh semangat kebersamaan dan spirit kebangkitan dakwah pemuda. Diharapkan melalui momentum ini, kader-kader muda Muhammadiyah akan semakin siap menjadi agen perubahan di tengah masyarakat. (Jack/Cris)