Pengajian AMM Kalteng: Wujudkan Risalah Islam Berkemajuan

Suara Muhammadiyah

30 September 2024

1321
Foto Istimewa

Foto Istimewa

PALANGKA RAYA, Suara Muhammadiyah - Angkatan Muda Muhammadiyah Kalimantan Tengah (AMM Kalteng), mengadakan pengajian rutin dilakukan 2 (dua) bulan sekali, yang bertempat di masjid Darul Arqom (Pusat Dakwah Muhammadiyah Kalimantan Tengah), Jl. RTA. Milono KM. 1,5 Palangka Raya, pada Sabtu, 29 September 2024, Pada kajian ini mengangkat tema “ Membumikan Risalah Rasullullah SAW sebagai Rahmatan Lil ‘Alamin”. 

Kajian ini dibuka dengan tadarrus quran, Adapun yang menjadi narasumber pada pengajian kali ini adalah ustadz Prof. Dr. H. Normuslim, M. Ag. yang merupakan Mubaligh Muhammadiyah Kalimantan Tengah, Pada pengajian kali ini di hadiri juga oleh pengurus PWPM kalteng, Pengurus NA kalteng, Pengurus IMM Kalteng, IPM Kalteng, Tapak Suci Kalteng, mahasiswa Pendidikan kader ulama Muhammadiyah (PKUM), serta para Jamaah.

“Pengajian AMM di selenggarakan sebagai ajang silaturahim antara kader persyarikatan Muhammadiyah, sebagai generasi muda Muhammadiyah dan kita semua, banyak sekali Inspirasi (risalah) serta semangat dalam kehidupan atau berdakwah yang di ajarkan oleh Rasullullah SAW,  khususnya untuk mengajak kepada kebaikan menghindari diri dari akhlak tercela,” ungkap  Aris Pratama Gunawan pada saat memberikan pengantar pada kegiatan Pengajian.  

Aris Pratama Gunawan mengungkapkan bahwa keberadaan Rasullullah SAW dalam membawa pesan (risalah) dalam kehiduapan sesuai dengan keadaaan umat Islam pada saat itu yang amat jahilliyah (buruk) sehingga dengan adanya pesan (risalah) yang diajarkan kepada manusia menuju peradapan yang berkemajuan. 

 “Alhamdulillah, narasumber hari ini merupakan seseorang yang memang memiliki kompetensi dan kapasitas di bidang tersebut, yaitu ustadz Prof. Dr. H. Normuslim, M. Ag. Selain sebagai Mubaligh,  beliau merupakan salah satu guru besar di Kalteng. Sehingga, sangat tepat untuk menyajikan informasi terkait risalah Rasullullah SAW, termasuk implementasi dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

Apa yang disampaikan oleh, Aris Pratama Gunawan langsung mendapatkan respons dari  Prof. Dr. H. Normuslim, M. Ag. dalam pemaparannya, bahwa keberadaan Rasul melalui pesan (Risalah)  sangatlah besar pagi masyarakat Mekah pada masa itu, terjebak dalam "jahiliyyah", zaman kebodohan spiritual, Mereka menolak ajaran tauhid yang dibawa Nabi Muhammad SAW, mempertahankan tradisi penyembahan berhala dan praktik-praktik sosial yang tidak adil.

Meskipun demikian, Nabi Muhammad SAW tidak pernah menyerah. Dengan kesabaran dan keteguhan hati, beliau terus menyampaikan pesan Islam, perlahan tapi pasti menanamkan benih-benih perubahan dalam masyarakat yang keras kepala itu. Pesan Nabi Muhammad SAW tentang keesaan Tuhan (tauhid) dan penolakan terhadap penyembahan berhala menimbulkan kekhawatiran besar di kalangan masyarakat Makkah. Mereka terbiasa dengan sistem kepercayaan yang melibatkan ratusan berhala, yang bahkan menjadi daya tarik wisata religi bagi suku-suku di sekitarnya.

“Islam itu diibaratkan sebatang pohon, akar yang kokoh, berdaun yang lebat serta berbuah yang baik dan bagus. Bagaimana bisa berbuah baik dan bagus kalau akarnya tidak kokoh dan batang tidak kuat, seperti itulah Islam yang di ajarkan paling utama adalah masalah tauhid (aqidah), semua yang dilakukan ibadah (ibadah Ma mahdhah),  artinya murni karena iman dan tidak tercampur dengan apa pun selain dengan niat karena Allah SWT,” ujarnya. 


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PDM Pulang Pisau Gelar Pengajian Milad ke-112 Muhammadiyah  BAHAUR, Suara Muhammadiyah –....

Suara Muhammadiyah

24 November 2024

Berita

KUDUS, Suara Muhammadiyah - Tim Dosen Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) yang tergabung dalam Pen....

Suara Muhammadiyah

31 August 2024

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Rektor Universitas Muhammadiyah Bandung (UM Bandung) Herry Suhar....

Suara Muhammadiyah

19 September 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah- Gempa bumi dengan kekuatan 6,8 skala Richter yang melanda Maroko pad....

Suara Muhammadiyah

18 September 2023

Berita

SEMARANG, Suara Muhammadiyah - Semangat untuk mengapresiasi dedikasi dan kontribusi tokoh-tokoh bang....

Suara Muhammadiyah

19 October 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah