Pengajian AMM Kalteng: Wujudkan Risalah Islam Berkemajuan

Publish

30 September 2024

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
899
Foto Istimewa

Foto Istimewa

PALANGKA RAYA, Suara Muhammadiyah - Angkatan Muda Muhammadiyah Kalimantan Tengah (AMM Kalteng), mengadakan pengajian rutin dilakukan 2 (dua) bulan sekali, yang bertempat di masjid Darul Arqom (Pusat Dakwah Muhammadiyah Kalimantan Tengah), Jl. RTA. Milono KM. 1,5 Palangka Raya, pada Sabtu, 29 September 2024, Pada kajian ini mengangkat tema “ Membumikan Risalah Rasullullah SAW sebagai Rahmatan Lil ‘Alamin”. 

Kajian ini dibuka dengan tadarrus quran, Adapun yang menjadi narasumber pada pengajian kali ini adalah ustadz Prof. Dr. H. Normuslim, M. Ag. yang merupakan Mubaligh Muhammadiyah Kalimantan Tengah, Pada pengajian kali ini di hadiri juga oleh pengurus PWPM kalteng, Pengurus NA kalteng, Pengurus IMM Kalteng, IPM Kalteng, Tapak Suci Kalteng, mahasiswa Pendidikan kader ulama Muhammadiyah (PKUM), serta para Jamaah.

“Pengajian AMM di selenggarakan sebagai ajang silaturahim antara kader persyarikatan Muhammadiyah, sebagai generasi muda Muhammadiyah dan kita semua, banyak sekali Inspirasi (risalah) serta semangat dalam kehidupan atau berdakwah yang di ajarkan oleh Rasullullah SAW,  khususnya untuk mengajak kepada kebaikan menghindari diri dari akhlak tercela,” ungkap  Aris Pratama Gunawan pada saat memberikan pengantar pada kegiatan Pengajian.  

Aris Pratama Gunawan mengungkapkan bahwa keberadaan Rasullullah SAW dalam membawa pesan (risalah) dalam kehiduapan sesuai dengan keadaaan umat Islam pada saat itu yang amat jahilliyah (buruk) sehingga dengan adanya pesan (risalah) yang diajarkan kepada manusia menuju peradapan yang berkemajuan. 

 “Alhamdulillah, narasumber hari ini merupakan seseorang yang memang memiliki kompetensi dan kapasitas di bidang tersebut, yaitu ustadz Prof. Dr. H. Normuslim, M. Ag. Selain sebagai Mubaligh,  beliau merupakan salah satu guru besar di Kalteng. Sehingga, sangat tepat untuk menyajikan informasi terkait risalah Rasullullah SAW, termasuk implementasi dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

Apa yang disampaikan oleh, Aris Pratama Gunawan langsung mendapatkan respons dari  Prof. Dr. H. Normuslim, M. Ag. dalam pemaparannya, bahwa keberadaan Rasul melalui pesan (Risalah)  sangatlah besar pagi masyarakat Mekah pada masa itu, terjebak dalam "jahiliyyah", zaman kebodohan spiritual, Mereka menolak ajaran tauhid yang dibawa Nabi Muhammad SAW, mempertahankan tradisi penyembahan berhala dan praktik-praktik sosial yang tidak adil.

Meskipun demikian, Nabi Muhammad SAW tidak pernah menyerah. Dengan kesabaran dan keteguhan hati, beliau terus menyampaikan pesan Islam, perlahan tapi pasti menanamkan benih-benih perubahan dalam masyarakat yang keras kepala itu. Pesan Nabi Muhammad SAW tentang keesaan Tuhan (tauhid) dan penolakan terhadap penyembahan berhala menimbulkan kekhawatiran besar di kalangan masyarakat Makkah. Mereka terbiasa dengan sistem kepercayaan yang melibatkan ratusan berhala, yang bahkan menjadi daya tarik wisata religi bagi suku-suku di sekitarnya.

“Islam itu diibaratkan sebatang pohon, akar yang kokoh, berdaun yang lebat serta berbuah yang baik dan bagus. Bagaimana bisa berbuah baik dan bagus kalau akarnya tidak kokoh dan batang tidak kuat, seperti itulah Islam yang di ajarkan paling utama adalah masalah tauhid (aqidah), semua yang dilakukan ibadah (ibadah Ma mahdhah),  artinya murni karena iman dan tidak tercampur dengan apa pun selain dengan niat karena Allah SWT,” ujarnya. 


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SOLO, Suara Muhammadiyah - Sebanyak 134 murid SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat So....

Suara Muhammadiyah

3 February 2025

Berita

LAMTENG, Suara Muhammadiyah – LAZISMU Lampung merespon kebutuhan air bersih di TPA Al Falah Mu....

Suara Muhammadiyah

12 May 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - FKIP UHAMKA mengadakan Jakarta AI Robotic Festival, salah satu tujuan ....

Suara Muhammadiyah

10 February 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Kehadiran fasilitas umum yang memadai menjadi angin segar bagi k....

Suara Muhammadiyah

15 January 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Jaringan Saudagar Muhammadiyah (JSM) DIY mengumpulkan saudagar....

Suara Muhammadiyah

26 November 2023