JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Ikatan Alumni Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Uhamka (IKABSI) resmi dikukuhkan pada Jumat (6/3/2025). Prosesi pengukuhan pengurus IKABSI dipandu langsung oleh Dekan FKIP Uhamka, Purnama Syae Purrohman, PhD di Aula Lab Seni FKIP Uhamka, Pasar Rebo.
Dalam sambutannya, Purnama meneguhkan kembali peran alumni sebagai bagian penting pengembangan jejaring kampus yang menghubungkan mahasiswa, prodi, dan kampus dengan dunia luar.
"Jejaring alumni itu sangat penting. Kampus jangan sampai meninggalkan jejaring alumni. Harus berjejaring, beradaptasi, dan bersinergi," ujar Purnama.
Dia juga menekankan pentingnya mahasiswa menyiapkan diri di ranah global. Misalnya saja, kata dia, Muhammadiyah Australian College (MAC) sedang membutuhkan guru-guru BIPA (bahasa Indonesia untuk penutur asing) yang siap mengajar di sana.
“Tahun depan akan ada kesempatan lagi untuk berpartisipasi, saya rasa satu tahun cukup untuk menyiapkan diri,” pesannya kepada mahasiswa PBSI yang hadir dalam acara tersebut.
Tak lupa, Purnama juga menyapa alumni yang hadir untuk kembali bernostalgia di kampus FKIP Uhamka. “Selamat datang kembali di kampus tercinta, selamat bernostalgia,” ujarnya.
Sementara itu, dalam sambutannya, Kaprodi PSBI FKIP Uhamka, Dr Abdul Rahman Jupri, M.Pd, mengungkapkan bahwa IKABSI menjadi wadah strategis dalam kegiatan-kegiatan prodi dan mahasiswa.
“Nantinya, IKABSI juga akan mewadahi alumni-alumni yang kompeten untuk berbagi dengan mahasiswa PBSI,” ujar pembina IKABSI tersebut. Dia juga menekankan, tidak semua alumni masuk dalam struktur pengurus IKABSI, tetapi semua alumni merupakan bagian dari keluarga IKABSI.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua IKABSI, Ahmad Soleh, mengungkapkan bahwa keberadaan IKABSI ini merupakan kelanjutan dari organisasi alumni sebelumnya yang bernama HABSI (Himpunan Alumni PBSI).
“Adanya IKABSI ini untuk menjadi wadah untuk saling terhubung antar alumni,” katanya, Jumat (6/3).
Menurut dia, hal ini menjadi peluang bagi pengembangan kompetensi dan jejaring mahasiswa PBSI ke depan. “Dengan adanya IKABSI, kita berharap ini menjadi ruang untuk sama-sama berkembang dan maju. Maju secara individu dan juga kelembagaan,” ungkapnya.
Selain pengukuhan, kegiatan ini juga diisi dengan Gelar Wicara “Daya Saing Alumni PBSI di Ranah Publik” yang menghadirkan dua narasumber, yakni Sarah Ashofiyah sebagai pewara profesional dan Lilif Alifudin Al Imroni sebagai pendidik profesional di SMP Muhammadiyah 4 Jakarta.
Gelar Wicara dipandu oleh moderator Rollin Sugiarto yang juga merupakan alumni PSBI FKIP Uhamka sekaligus wakil ketua IKABSI 2026-2030. Kemudian ditutup dengan tausiyah oleh Ust Rezki Romadhan dan berbuka bersama. (Soleh/Hen)

