Perkuat Perlindungan Pelajar, PP IPM Siapkan Pedoman Advokasi "Harmoni Perubahan"

Publish

9 January 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
429
Foto Istimewa

Foto Istimewa

JAKARTA, Suara Muhammadiyah — Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM) menyelenggarakan Lokakarya Buku Panduan Harmoni Perubahan: Pedoman Advokasi untuk Bullying dan Kekerasan Seksual bagi Pelajar pada Jumat–Sabtu, 9–10 Januari 2026, bertempat di Gedung Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Jakarta.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen PP IPM dalam memperkuat perlindungan pelajar serta mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, ramah, dan bebas dari kekerasan. Lokakarya ini diikuti oleh perwakilan pelajar, pendidik, dan aktivis pendidikan dari berbagai daerah.

Salah satu narasumber utama dalam kegiatan ini adalah Dr. Rita Pranawita, S.S., M.A., Staf Khusus Menteri Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. Dalam paparannya, Dr. Rita menekankan pentingnya sinergi antara kebijakan pendidikan nasional dan gerakan advokasi di tingkat pelajar untuk mencegah bullying dan kekerasan seksual sejak dini.

“Upaya pencegahan bullying dan kekerasan seksual tidak bisa hanya dibebankan pada sekolah, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif peserta didik sebagai subjek perubahan. Panduan advokasi ini menjadi langkah strategis untuk membekali pelajar dengan pemahaman, keberanian, dan mekanisme perlindungan yang jelas,” ujar Dr. Rita.

Selain Dr. Rita Pranawita, lokakarya ini juga menghadirkan sejumlah tokoh nasional, di antaranya M. Izzul Muslimin, S.IP. (Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah), Riandy Prawita (Ketua Umum PP IPM), Fajri Syahidnillah (Ketua PP IPM Bidang Advokasi dan Kebijakan Publik), serta Sakinah Fitrah Rahmah selaku Ketua Pelaksana Lokakarya.

Ketua Umum PP IPM, Riandy Prawita, menyampaikan bahwa buku pedoman advokasi ini diharapkan menjadi acuan praktis bagi pelajar IPM dan sekolah-sekolah dalam menangani serta mencegah kasus bullying dan kekerasan seksual secara sistematis dan berperspektif korban.

Melalui lokakarya ini, PP IPM berharap lahirnya kader pelajar yang tidak hanya sadar akan bahaya kekerasan, tetapi juga mampu melakukan advokasi, pendampingan, dan pencegahan secara berkelanjutan di lingkungan pendidikan.


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

GROGOL, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Grogol sukses menggelar Musy....

Suara Muhammadiyah

24 June 2024

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah – Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Se....

Suara Muhammadiyah

11 November 2025

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali memperkuat posisinya seba....

Suara Muhammadiyah

18 September 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) meraih 'Bronze Winner' pengharg....

Suara Muhammadiyah

27 February 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Muhammadiyah Multimedia (MM) Ki....

Suara Muhammadiyah

10 November 2023

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah