BANYUMAS, Suara Muhammadiyah - Master of ceremony naik ke atas panggung. Menjadi penanda bahwa acara akan segera dimulai. Acara yang dimaksud tidak lain dan tidak bukan adalah Lokakarya dengan tema Efisiensi dan Transisi Energi Listrik di Lingkungan Pesantren.
Mudir Pondok Pesantren Modern Zam-Zam Muhammadiyah Arif Fauzi selaku tuan rumah menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta Lokakarya di pesantren yang secara geografis terletak di wilayah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Dengan bentang alam yang asri di kawasan kaki Gunung Slamet, posisi ini menghadirkan suasana yang sejuk, jauh dari hiruk-pikuk perkotaan, serta dikelilingi hamparan persawahan dan pepohonan hijau yang menenangkan.
Arif menegaskan bahwa pesantren yang ia pimpin kini akan membangun masjid empat lantai senilai 10 miliar yang peletakan batu pertamanya dilakukan oleh Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak. “Kami mohon doanya,” ujar saat memberikan sambutan selamat datang kepada seluruh peserta pada Sabtu, 28 Februari 2026.
“Selamat datang di Pesantren Zam-Zam. Semoga kita dapat mengambil ilmu yang sangat luar biasa ini dan dapat diimplementasikan di pondok masing-masing,” tambahnya.
Tak lupa ia menyampaikan permohonan maaf atas adanya kekurangan dalam penyambutan, salah satunya dikarenakan banyak ruangan yang full dengan aktivitas para santri.
Dalam perkembangannya, Arif melaporkan jumlah pendaftar di tingkat SMP mencapai 220 santri, tingkat SMA sebanyak 220 santri. “Kita perlu kerja keras lagi untuk mencapai target maksimal. Semoga melalui kegiatan Lokakarya ini dapat menambah keberkahan dan memberikan manfaat bagi kita semua,” paparnya. (diko)

