Ponpes Qursains Selenggarakan Olimpiade Alqur’an dan Sains Nasional

Suara Muhammadiyah

15 April 2025

1423
Foto Istimewa

Foto Istimewa

WONOGIRI, Suara Muhammadiyah - Pondok Pesantren Muhammadiyah (PPM) Qur'an dan Sains (QURSAINS) SMA Muhammadiyah 1 Wonogiri menggelar olimpiade Qur'an-Sains Nasional pada Senin (14/04), diikuti oleh siswa/siswi tingkat SMP/Mts se-Indonesia secara daring menggunakan sistem CBT. 

Agama dan sains, seringkali dianggap sebagai air dan minyak yang tidak akan pernah menyatu. Shoaib Ahmad Malik, seorang saintis dan teolog kontemporer, dalam bukunya, Islam and Evolution : Al-Ghazali and The Modern Evolutionary Paradigm, menuliskan bahwa, antara agama dan sains, masih terdapat ruang untuk didiskusikan, sehingga sangat memungkinkan untuk bersatu. 

Melihat hal tersebut, Ponpes Muhammadiyah Qursains Wonogiri merasa penting untuk olimpiade ini dilaksanakan. Selain menjadi awal dialogis antara sains dan agama di tingkat SMP, juga untuk memberikan pemahaman bahwa dalam kehidupan, Al-Qur'an berkedudukan sebagai pondasi dan sains sebagai alat untuk membangun peradaban. Sehingga keduanya sangat penting untuk dipelajari di era perkembangan teknologi saat ini. 

Sebagimana Fazlurahman, seorang pemikir muslim neomodernis, yang mengatakan  Al-Qur’an ibarat puncak sebuah gunung es yang terapung. Di bawah puncak itu terdapat 90 persen bagian yang terpendam dalam air sejarah, dan hanya 15 persen saja yang tampak di permukaan. Untuk mengetahui 90 persen yang terpendam itu, diperlukan pendekatan keilmuan yang lain salah satunya dengan sains. 

Dalam laporannya, ustadz Ikang Aji Setyawan Wibowo, SSos, selaku ketua pelaksana menyampaikan bahwa olimpiade ini diikuti oleh 450 peserta dengan dua cabang lomba. "Masing-masing diikuti oleh 246 peserta cabang integratif  Al-Qur'an dan Sains, dilaksanakan di sesi pertama, dan 204 peserta di cabang Sains pada sesi kedua," ujarnya. 

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Prof Dr Agus Wahyu Triatmo, MAg, selaku Badan Pembina Harian (BPH) Ponpes Muhammadiyah Qursains SMA Muhammadiyah 1 Wonogiri. Dalam sambutannya, Agus memaparkan data posisi Indonesia di tingkat Asean dan dunia dari berbagai aspek, salah satunya adalah aspek literasi. "Generasi saat ini perlu belajar pada tokoh ulama ulama terdahulu seperti Al Khawarizmi yang dengan tekun belajar, tentu memadukan antara Al-Qur'an dan Sains," pesannya. (m)

 

Kontributor : Rahmat Balaroa


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Silaturahmi merupakan ekspresi dari sebuah kebaikan yang utama. Sebaga....

Suara Muhammadiyah

19 April 2025

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah — Institut Teknologi Kesehatan dan Sains Muhammadiyah (ITKes) Sid....

Suara Muhammadiyah

3 May 2025

Berita

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - Dengan tema "Menumbuhkan jiwa wirausaha, Membangun Kemandirian Fina....

Suara Muhammadiyah

7 December 2025

Berita

KLATEN, Suara Muhammadiyah - Pada tanggal 10 Desember 2023, Gedung PDA Klaten menjadi saksi pelantik....

Suara Muhammadiyah

13 December 2023

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah — Ratusan siswa SMK Al-Hasra Depok tampak antusias memasuki Audito....

Suara Muhammadiyah

13 February 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah