Prof. Zulfahmi Alwi Kupas Keterbatasan Akal dan Peran Iman

Suara Muhammadiyah

9 August 2025

1807
Istimewa

Istimewa

GOWA, Suara Muhammadiyah - Masjid An Nas Kompleks Perumahan Danau Alam Pendidikan, Kelurahan Romang Polong, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, menjadi pusat perhatian pada Sabtu (9/8/2025). Sekitar seratus warga Muhammadiyah dan jamaah setempat mengikuti Pengajian dan Silaturrahim Subuh yang digelar PRM Samata, Cabang Sungguminasa, dengan Pengurus Masjid An Nas sebagai tuan rumah.

Dipandu oleh Haidir Fitra Siagian, Dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar, acara menghadirkan Prof. H. Zulfahmi Alwi, M.Ag., Ph.D., Dosen Fakultas Syariah dan Hukum UIN Alauddin Makassar sekaligus Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PWM Sulsel. Dalam ceramahnya, profesor hadits lulusan Universitas Kebangsaan Malaysia ini membedah secara rinci hubungan antara iman, akal, dan wahyu.

“Kalau hanya mengandalkan otak, bisa saja kita tidak percaya agama. Pancaindra manusia terbatas, sehingga kita memerlukan wahyu sebagai penuntun,” tegasnya. Ia mengingatkan bahwa iman adalah pembeda mendasar antara orang beragama dan tidak beragama. Keraguan, kata dia, memang wajar, namun harus diimbangi iman agar tidak menjerumuskan.

Prof. Zulfahmi juga mengangkat konsep eko-teologi—keterkaitan iman dan pelestarian lingkungan. “Menanam bunga atau pohon bukan sekadar hobi, tapi bagian dari ibadah. Bisa jadi tanaman itu bertasbih dan mendoakan kita, meski akal tak mampu memahaminya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dalam tradisi Islam, tiga pilar keilmuan—agama, filsafat, dan tasawuf—harus berjalan bersama dengan iman. Tanpa itu, seseorang bisa terperosok pada pemikiran yang menafikan Tuhan. Ia menekankan pentingnya memahami agama secara utuh dan mempraktikkan nilai-nilainya dalam kehidupan sosial, budaya, dan lingkungan.

Ketua PRM Samata, Prof. Mustari Bosra, dalam sambutannya mengapresiasi antusiasme jamaah. “Empat kali kegiatan ini berjalan, selalu menjadi ajang mempererat silaturrahim warga Muhammadiyah di Samata,” katanya.

Sejumlah tokoh Muhammadiyah hadir, di antaranya Wahriyadi Kamaruddin (Sekretaris Majelis Ekonomi), Dr. Sulaeman Masnan (Sekretaris Majelis Tabligh), dan Ustaz Arifin Idris (Ketua PCM Sungguminasa). Dosen senior UIN Alauddin Makassar seperti H. Muh. Wayong, Ph.D., Dr. Muh. Yahdi, dan Dr. Ilham Hamid juga turut meramaikan.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

TEGAL, Suara Muhammadiyah - Kampus 4 Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) Pondok Pesantren Mode....

Suara Muhammadiyah

29 January 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Wardhana senantiasa terus aktif dalam mendukung pendidikan turut ....

Suara Muhammadiyah

6 June 2024

Berita

Jihad Lingkungan Mudzakir dengan Pertanian Organik  CILACAP, Suara Muhammadiyah - Kerutan di w....

Suara Muhammadiyah

28 October 2024

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah - Silaturahmi menjadi fundamental dalam membangun keharmonian kehidupan. ....

Suara Muhammadiyah

31 March 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr H Haedar Nashi....

Suara Muhammadiyah

17 May 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah