PWM Jabar Mobilisasi Wakaf Uang dan Sensus Aset Persyarikatan

Suara Muhammadiyah

13 February 2025

1237
Foto Istimewa

Foto Istimewa

BANDUNG, Suara Muhammadiyah - Majelis Pendayagunaan Wakaf Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Jawa Barat mengadakan Workshop “Mobilisasi Wakaf Uang dan Sensus Aset Persyarikatan Muhammadiyah Jawa Barat. Kegiatan dilaksanakan pada Rabu (12/02/2025) di Universitas Muhammadiyah Bandung.

Ketua Majelis Pendayagunaan Wakaf PW Muhammadiyah Jabar, Mohammad Ramdan Widi Irfan menjelaskan adanya workshop bertujuan mensosialisasikan praktik wakaf dalam bentuk tunai dan  tentang pentingnya pendataan aset-aset yang di miliki persyarikatan Muhammadiyah di Jawa Barat.

“Ini merupakan amanah dari Pimpinan Pusat bahwa seluruh aset-aset itu harus atas nama persyarikatan. Masih banyak tanah-tanah aset yang memang belum atas nama persyarikatan,” ujarnya. Ia pun menerangkan kegiatan workshop akan dilakukan di kota-kota lainnya. “Acara ini akan dilakukan di 5 kota.  Setelah di Kota Bandung, kita akan ke Kota lainnya, yaitu Cirebon, Sukabumi, Tasikmalaya, dan Bekasi.”

Wakil Ketua PW Muhammadiyah Jabar yang membawahi bidang majelis pendayagunaan wakaf, Dikdik Dahlan, menilai warga Muhammadiyah harus mulai tahu tentang konsep wakaf tunai. Menurutnya  penggunaan wakaf berbentuk tunai akan lebih efektif penggunaannya.

Fakta di lapangan memperlihatkan bahwa masih ada wakaf-wakaf berupa lahan tanah yang sudah bertahun-tahun belum tergarap hingga kini, sehingga terbengkalai begitu saja. “Selama ini masyarakat itu fokus berwakaf tanah kekayaan tidak bergerak, sementara kekayaan tidak bergerak itu ujung-ujungnya banyak yang tidak produktif. Untuk menanggulangi wakaf yang belum produktif itu kita akan melakukan filantropi lewat wakaf tunai ini,” katanya.

“Ini penting karena objek yang diberikan berupa uang, dan setiap orang pastilah punya uang dan uang pun fleksibel penggunaannya. Tidak perlu menunggu kaya,” tambahnya

Hal kedua bagi Dikdik yang penting adalah database aset persyarikatan, sebab sampai sekarang belum terkumpul data komprehensif tentang aset-aset yang ada di Muhammadiyah Jawa Barat. “Acara ini juga untuk database aset persyarikatan. Kita ingin aset persyarikatan terdata dengan baik, karena yang namanya data itu menjadi modal untuk segala aktivitas apa pun,” tegasnya

Ketua PW Muhammadiyah Jawa Barat, Ahmad Dahlan, menyambut baik adanya workshop ini. Beliau berharap kegiatan ini dapat memaksimalkan potensi warga Muhammadiyah Jawa Barat. “Di beberapa daerah ada amanat wakaf yang sampai 30 tahun lebih belum bisa dibangun, kita manfaatkan potensi seluruh warga Muhammadiyah untuk hadir berwakaf tunai. Jadinya mereka tidak hanya berzakat, berinfaq dan bersedekah, tapi juga bisa berwakaf,” kata Ahmad Dahlan.

“Adanya acara ini harapannya pola pelaksanaan wakaf tunai bisa disepakati oleh seluruh peserta workshop, yaitu diantaranya teknis pelaksanaan, cara menghimpun dana, dan lainnya,” pungkasnya. (reksa/n)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

KARANGANYAR, Suara Muhammadiyah - Jambore Nasional Relawan Muhammadiyah-'Aisyiyah ke-3 memilih wilay....

Suara Muhammadiyah

29 June 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Populasi anggrek endemik Gunung Merapi, Vanda tricolor, kian teranc....

Suara Muhammadiyah

24 June 2025

Berita

Khatib Ketua PDM Jakarta Timur JAKARTA,  Suara Muhammadiyah - Lantunan takbir berkumandang men....

Suara Muhammadiyah

11 April 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Rektor Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Dr Abd Rakhi....

Suara Muhammadiyah

25 September 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Ahmad Dahlan kembali menggelar program "Ramadhan di Kam....

Suara Muhammadiyah

9 March 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah