Rahasia Menabung Konsisten, Pakar Ekonomi Syariah Sebut Tak Perlu Nominal Besar

Suara Muhammadiyah

3 July 2026

257
Foto Ilustrasi

Foto Ilustrasi

Dosen Ekonomi Syariah FSIP UMY (tengah), Satria Utama, S.E.I., M.E.I

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Membangun kebiasaan menabung tidak harus dimulai dengan nominal besar. Yang terpenting adalah konsisten menyisihkan sebagian pendapatan agar tujuan keuangan jangka panjang dapat tercapai. Seiring berkembangnya teknologi digital, masyarakat juga semakin dimudahkan melalui berbagai layanan keuangan yang membantu membangun kebiasaan tersebut.

Dosen Ekonomi Syariah Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Satria Utama, S.E.I., M.E.I., menegaskan bahwa salah satu prinsip utama dalam perencanaan keuangan adalah menempatkan tabungan sebagai prioritas, bukan sekadar menyisakan uang di akhir bulan.

“Salah satu prinsip penting dalam perencanaan keuangan adalah menjadikan tabungan sebagai prioritas sejak menerima pendapatan. Setelah itu baru digunakan untuk kebutuhan konsumsi. Selama ini yang sering terjadi justru pendapatan dihabiskan lebih dulu, lalu kalau masih ada sisa baru ditabung. Akibatnya, menabung hanya menjadi niat yang sulit diwujudkan,” jelasnya kepada Humas UMY, Rabu (1/7).

Menurut Satria, perkembangan layanan perbankan digital dapat membantu masyarakat membangun disiplin finansial. Berbagai fitur, seperti autodebet, tabungan rutin, hingga pengelompokan dana melalui aplikasi perbankan, memungkinkan seseorang menyisihkan uang secara otomatis setiap kali menerima penghasilan.

“Sekarang mobile banking bukan hanya untuk transaksi. Banyak layanan yang membantu mengelola keuangan, misalnya tabungan rutin melalui autodebet atau fitur pemisahan dana ke beberapa pos kebutuhan. Jadi, setiap menerima pendapatan, sebagian dana bisa langsung disisihkan untuk masa depan sebelum digunakan untuk kebutuhan lainnya,” ujarnya.

Selain memanfaatkan teknologi, ia menekankan bahwa konsistensi merupakan faktor terpenting dalam membangun kebiasaan menabung. Masyarakat tidak perlu menunggu memiliki pendapatan besar karena kebiasaan finansial justru terbentuk dari rutinitas menyisihkan uang secara berkala.

Satria juga mengingatkan pentingnya menetapkan tujuan keuangan yang jelas agar motivasi menabung tetap terjaga. Dengan target yang terukur, seseorang akan lebih mudah mempertahankan konsistensi dalam menyisihkan pendapatan untuk kebutuhan masa depan.

Menurutnya, manfaat lain dari menabung sejak dini adalah efek compounding, yakni pertumbuhan nilai dana yang berasal dari hasil pengembangan investasi atau tabungan yang terus bertambah seiring waktu. Ia mencontohkan, seseorang yang menabung atau berinvestasi sebesar Rp500 ribu setiap bulan dengan rata-rata imbal hasil delapan persen per tahun berpotensi mengumpulkan sekitar Rp91 juta dalam 10 tahun, meskipun total dana yang disetorkan hanya Rp60 juta.

“Yang membuat nilainya bertambah bukan hanya uang yang kita sisihkan, tetapi juga hasil pengembangannya yang terus menggulung. Karena itu, faktor yang paling menentukan bukan modal awal yang besar, melainkan konsistensi dan waktu. Semakin cepat seseorang memulai, semakin besar manfaat compounding yang bisa diperoleh,” kata Satria.

Saat ini masyarakat memiliki semakin banyak pilihan instrumen untuk menyimpan dan mengembangkan dana, mulai dari tabungan, deposito, tabungan emas digital, hingga investasi di pasar modal. Namun, ia mengingatkan agar semangat menabung dan berinvestasi dibarengi dengan peningkatan literasi keuangan agar tidak terjebak pada investasi ilegal.

“Jangan sampai sudah memiliki kebiasaan menyisihkan uang, tetapi justru salah memilih instrumen investasi. Karena itu, penting untuk terus belajar dan mencari informasi dari sumber yang tepercaya sebelum mengambil keputusan keuangan,” tutupnya. (NF)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANYUMAS, Suara Muhammadiyah – SMP Muhammadiyah Purwojati berkolaborasi dengan MI Muhammadiyah....

Suara Muhammadiyah

15 July 2026

Berita

METRO, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kota Metro mengadaka....

Suara Muhammadiyah

19 September 2023

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menggelar Rapat Kerja (Ra....

Suara Muhammadiyah

22 July 2024

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Sidang Promosi Doktor Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kemba....

Suara Muhammadiyah

12 February 2026

Berita

BREBES, Suara Muhammadiyah – Bulan suci Ramadan 1447 H menjadi momentum bermakna bagi CV Anak ....

Suara Muhammadiyah

9 March 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah