Rakornas SMK Muhammadiyah Targetkan Sekolah Unggul dan Berkemajuan

Publish

4 September 2024

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
1183
Doc. Istimewa

Doc. Istimewa

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen-PNF) Pimpinan Pusat Muhammadiyah menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) SMK Muhammadiyah se-Indonesia. Rakornas ini berlangsung pada Selasa-Kamis (3-5/9) di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) DKI Jakarta.

Tema yang diusung yaitu “Mewujudkan SMK Muhammadiyah yang Unggul dan Berkemajuan.” Ketua Majelis Dikdasmen-PNF PP Muhammadiyah H Didik Suhardi, PhD mengatakan, sekolah unggul dan berkemajuan merupakan cita-cita besar Muhammadiyah. Maka, Ia mendorong kepada kepala SMK Muhammadiyah se-Indonesia agar berjuang untuk mewujudkan cita-cita Muhammadiyah tersebut.

“Diharapkan di setiap kabupaten/kota minimal ada satu per satuan pendidikan unggul. Oleh karena itu, mari kita berjuang bersama-sama untuk memperbanyak jumlah sekolah/madrasah unggul. Sehingga harapannya kita bisa mempersiapkan anak-anak kita lulusan pendidikan Muhammadiyah untuk menjadi orang-orang hebat di masa depan,” tuturnya.

Didik tidak menafikan, memang untuk mewujudkan cita-cita tersebut sangat berat. Perjuangannya begitu rupa, banyak rintangan dan ujiannya. Tapi, Didik terus mendorong kepada seluruh kepala sekolah di daerah-daerah agar tidak patah arang untuk menjadikan sekolahnya sebagai pusat keunggulan dan kemajuan.

“Tentu untuk melaksanakan sekolah seperti itu perlu perjuangan. Bapak-Ibu yang sudah dinobatkan sebagai sekolah program keunggulan dan juga sudah kita anggap sebagai sekolah yang berhasil, maka kita harapkan untuk bisa memberikan contoh kepada sekolah-sekolah yang lain,” katanya.

Didik menambahkan, sekolah dan madrasah Muhammadiyah harus bisa mendidik lulusan menjadi entrepreuner. Menurutnya, ini sangat penting untuk menciptakan lapangan kerja baru dan mengurangi angka pengangguran di masyarakat. “Kita harus mampu mendidik lulusan kita menjadi entrepreuner baru. Menambah jumlah kelas menengah baru agar indonesia emas bisa tercapai,” jelasnya.

Tidak hanya itu, Didik berpesan agar desain kurikulum diperkuat pada basis menciptakan enterpreunership. “Ini menjadi keharusan,” tegasnya. Maka, Didik mendorong kepada seluruh siswa agar lebih banyak belajar dengan memperbanyak aktivitas sekaligus sebagai laboratorum kehidupan. “Saya berharap sebagian lulusan smk menjadi job maker, dan memperkuat budaya kerja bagi job seeker,” paparnya.

Hal ini juga diamini oleh Ketua Panitia yaitu Dr H Arief Effendi. Beliau menegaskan bahwa para kepala sekolah adalah para pejuang yang ingin memajukan seluruh SMK yang ada di Indonesia. “Mereka ini adalah penjihad karena dengan segala pengorbannya, mereka bisa berhadir sini membersamai kita” ujarnya. 

Beliau juga menegaskan para kepala sekolah tidak bisa bertindak seenaknya selama kegiatan. “Keluar boleh, tapi jam kembali harus jelas dan tidak boleh berpasangan” tutupnya. (Cris/Lika/Kikiy)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Suara Muhammadiyah merupakan majalah resmi milik Pimpinan Pus....

Suara Muhammadiyah

10 February 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Bertepatan Milad ke-74 SMA Muhi dilaksanakan acara sarasehan d....

Suara Muhammadiyah

6 September 2023

Berita

YOGYAKATA, Suara Muhammadiyah – Setelah PWM DIY menggelar Pengajian Ramadhan 1445 H, kini gili....

Suara Muhammadiyah

30 March 2024

Berita

Kompetisi Terbesar Pendidikan Muhammadiyah Resmi Diluncurkan JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Majelis ....

Suara Muhammadiyah

9 January 2024

Berita

Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP)....

Suara Muhammadiyah

14 February 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah