Rakornas SMK Muhammadiyah Targetkan Sekolah Unggul dan Berkemajuan

Publish

4 September 2024

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
1077
Doc. Istimewa

Doc. Istimewa

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen-PNF) Pimpinan Pusat Muhammadiyah menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) SMK Muhammadiyah se-Indonesia. Rakornas ini berlangsung pada Selasa-Kamis (3-5/9) di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) DKI Jakarta.

Tema yang diusung yaitu “Mewujudkan SMK Muhammadiyah yang Unggul dan Berkemajuan.” Ketua Majelis Dikdasmen-PNF PP Muhammadiyah H Didik Suhardi, PhD mengatakan, sekolah unggul dan berkemajuan merupakan cita-cita besar Muhammadiyah. Maka, Ia mendorong kepada kepala SMK Muhammadiyah se-Indonesia agar berjuang untuk mewujudkan cita-cita Muhammadiyah tersebut.

“Diharapkan di setiap kabupaten/kota minimal ada satu per satuan pendidikan unggul. Oleh karena itu, mari kita berjuang bersama-sama untuk memperbanyak jumlah sekolah/madrasah unggul. Sehingga harapannya kita bisa mempersiapkan anak-anak kita lulusan pendidikan Muhammadiyah untuk menjadi orang-orang hebat di masa depan,” tuturnya.

Didik tidak menafikan, memang untuk mewujudkan cita-cita tersebut sangat berat. Perjuangannya begitu rupa, banyak rintangan dan ujiannya. Tapi, Didik terus mendorong kepada seluruh kepala sekolah di daerah-daerah agar tidak patah arang untuk menjadikan sekolahnya sebagai pusat keunggulan dan kemajuan.

“Tentu untuk melaksanakan sekolah seperti itu perlu perjuangan. Bapak-Ibu yang sudah dinobatkan sebagai sekolah program keunggulan dan juga sudah kita anggap sebagai sekolah yang berhasil, maka kita harapkan untuk bisa memberikan contoh kepada sekolah-sekolah yang lain,” katanya.

Didik menambahkan, sekolah dan madrasah Muhammadiyah harus bisa mendidik lulusan menjadi entrepreuner. Menurutnya, ini sangat penting untuk menciptakan lapangan kerja baru dan mengurangi angka pengangguran di masyarakat. “Kita harus mampu mendidik lulusan kita menjadi entrepreuner baru. Menambah jumlah kelas menengah baru agar indonesia emas bisa tercapai,” jelasnya.

Tidak hanya itu, Didik berpesan agar desain kurikulum diperkuat pada basis menciptakan enterpreunership. “Ini menjadi keharusan,” tegasnya. Maka, Didik mendorong kepada seluruh siswa agar lebih banyak belajar dengan memperbanyak aktivitas sekaligus sebagai laboratorum kehidupan. “Saya berharap sebagian lulusan smk menjadi job maker, dan memperkuat budaya kerja bagi job seeker,” paparnya.

Hal ini juga diamini oleh Ketua Panitia yaitu Dr H Arief Effendi. Beliau menegaskan bahwa para kepala sekolah adalah para pejuang yang ingin memajukan seluruh SMK yang ada di Indonesia. “Mereka ini adalah penjihad karena dengan segala pengorbannya, mereka bisa berhadir sini membersamai kita” ujarnya. 

Beliau juga menegaskan para kepala sekolah tidak bisa bertindak seenaknya selama kegiatan. “Keluar boleh, tapi jam kembali harus jelas dan tidak boleh berpasangan” tutupnya. (Cris/Lika/Kikiy)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SOLO, Suara Muhammadiyah - Menjelang pertandingan Piala Dunia U-17 di Solo, Universitas Muhammadiyah....

Suara Muhammadiyah

8 November 2023

Berita

GUNUNG MAS, Suara Muhammadiyah - Ramadhan 1447 Hijriah membawa kabar gembira bagi kaum lanjut usia (....

Suara Muhammadiyah

28 February 2026

Berita

KUDUS, Suara Muhammadiyah –  Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU)  mengadakan  ....

Suara Muhammadiyah

21 December 2024

Berita

BANYUMAS, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) terus menunjukkan komitmenn....

Suara Muhammadiyah

16 September 2025

Berita

PASURUAN, Suara Muhammadiyah — Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fa....

Suara Muhammadiyah

12 January 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah