Rakornas SMK Muhammadiyah Targetkan Sekolah Unggul dan Berkemajuan

Suara Muhammadiyah

4 September 2024

1376
Doc. Istimewa

Doc. Istimewa

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen-PNF) Pimpinan Pusat Muhammadiyah menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) SMK Muhammadiyah se-Indonesia. Rakornas ini berlangsung pada Selasa-Kamis (3-5/9) di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) DKI Jakarta.

Tema yang diusung yaitu “Mewujudkan SMK Muhammadiyah yang Unggul dan Berkemajuan.” Ketua Majelis Dikdasmen-PNF PP Muhammadiyah H Didik Suhardi, PhD mengatakan, sekolah unggul dan berkemajuan merupakan cita-cita besar Muhammadiyah. Maka, Ia mendorong kepada kepala SMK Muhammadiyah se-Indonesia agar berjuang untuk mewujudkan cita-cita Muhammadiyah tersebut.

“Diharapkan di setiap kabupaten/kota minimal ada satu per satuan pendidikan unggul. Oleh karena itu, mari kita berjuang bersama-sama untuk memperbanyak jumlah sekolah/madrasah unggul. Sehingga harapannya kita bisa mempersiapkan anak-anak kita lulusan pendidikan Muhammadiyah untuk menjadi orang-orang hebat di masa depan,” tuturnya.

Didik tidak menafikan, memang untuk mewujudkan cita-cita tersebut sangat berat. Perjuangannya begitu rupa, banyak rintangan dan ujiannya. Tapi, Didik terus mendorong kepada seluruh kepala sekolah di daerah-daerah agar tidak patah arang untuk menjadikan sekolahnya sebagai pusat keunggulan dan kemajuan.

“Tentu untuk melaksanakan sekolah seperti itu perlu perjuangan. Bapak-Ibu yang sudah dinobatkan sebagai sekolah program keunggulan dan juga sudah kita anggap sebagai sekolah yang berhasil, maka kita harapkan untuk bisa memberikan contoh kepada sekolah-sekolah yang lain,” katanya.

Didik menambahkan, sekolah dan madrasah Muhammadiyah harus bisa mendidik lulusan menjadi entrepreuner. Menurutnya, ini sangat penting untuk menciptakan lapangan kerja baru dan mengurangi angka pengangguran di masyarakat. “Kita harus mampu mendidik lulusan kita menjadi entrepreuner baru. Menambah jumlah kelas menengah baru agar indonesia emas bisa tercapai,” jelasnya.

Tidak hanya itu, Didik berpesan agar desain kurikulum diperkuat pada basis menciptakan enterpreunership. “Ini menjadi keharusan,” tegasnya. Maka, Didik mendorong kepada seluruh siswa agar lebih banyak belajar dengan memperbanyak aktivitas sekaligus sebagai laboratorum kehidupan. “Saya berharap sebagian lulusan smk menjadi job maker, dan memperkuat budaya kerja bagi job seeker,” paparnya.

Hal ini juga diamini oleh Ketua Panitia yaitu Dr H Arief Effendi. Beliau menegaskan bahwa para kepala sekolah adalah para pejuang yang ingin memajukan seluruh SMK yang ada di Indonesia. “Mereka ini adalah penjihad karena dengan segala pengorbannya, mereka bisa berhadir sini membersamai kita” ujarnya. 

Beliau juga menegaskan para kepala sekolah tidak bisa bertindak seenaknya selama kegiatan. “Keluar boleh, tapi jam kembali harus jelas dan tidak boleh berpasangan” tutupnya. (Cris/Lika/Kikiy)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PEKALONGAGN, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kota Semara....

Suara Muhammadiyah

3 December 2025

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) menggelar acara Soft Launching ....

Suara Muhammadiyah

1 November 2024

Berita

UM Bandung Lepas 66 Mahasiswa KKN MAS dan KKN Internasional 2026, Perkuat Pengabdian Nasional dan Je....

Suara Muhammadiyah

23 July 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta bersama Majelis Pelayanan K....

Suara Muhammadiyah

21 October 2024

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah -  Dalam rangka memperkuat kapasitas dan kontribusi tenaga pendidik ....

Suara Muhammadiyah

31 October 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah