Rekruitmen Kader Muhammadiyah Berkemajuan Berbasis Jama'ah Masjid

Suara Muhammadiyah

10 July 2024

1440
Foto Istimewa

Foto Istimewa

SOLO, Suara Muhammadiyah – Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pembinaan Masjid Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surakarta akan menggelar rapat kerja pimpinan mulai dari Pimpinan Ranting Muhammadiyah, Pimpinan Cabang Muhammadiyah, dan Takmir Masjid Wakaf Muhammadiyah Kota Surakarta besok pada hari Minggu (14/7/2024) di Auditorium Djazman Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Jawa Tengah.

Anggota Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surakarta Dwi Jatmiko, akan hadir menjadi salah satu narasumber rapat kerja itu. 

“Terima kasih Ketua Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surakarta Dr Suyanto yang telah memberi Amanah untuk menjadi narasumber pada kegiatan Raker Pimpinan PRM, PCM, dan Takmir Masjid Wakaf Muhammadiyah Kota Surakarta,” kata Jatmiko saat ditemui Jurnalis, Selasa (9/7/2024).

Masjid merupakan tempat ibadah orang-orang islam. Selain sebagai tempat ibadah, masjid juga berfungsi sebagai media pembinaan kader secara holistik. Rasulullah SAW membangun masjid pertama di kota Madinah dengan tujuan mencerahkan umat dan mengenalkan risalah ilahiah. 

Masjid bukan hanya digunakan untuk melaksanakan kegiatan ibadah ritual saja seperti shalat berjamaah, dzikir, membaca al-Quran, dan berdoa tetapi dapat juga digunakan untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan sosial keagamaan dalam upaya mengembangkan kader berfaham berkemajuan.

Maka sudah seharusnya masjid-masjid Muhammadiyah harus berupaya dan memikirkan, bagaimana caranya mencetak kader-kader ulama yang berkompetensi yang bisa melanjutkan misi kenabian, membuat program pembinaan masyarakat Muslim untuk cinta Islam.

“Dengan menyiapkan kader atau pemimpin berbasis masjid yang tidak hanya mampu melantunkan bacaan Al Qur’an dengan baik dan benar, namun mengenal umat dan masyarakat berfaham Muhammadiyah,” ujarnya.

Kaderisasi melalui masjid mampu membuat sistem, misal bagaimana pengelolaan kotak amal masjid, optimalisasi Halaman masjid untuk lahan Parkir, optimalisasi Gedung dilantai dasar untuk disewakan menjadi Gedung serbaguna, dimana hampir setiap Sabtu dan Minggu selelau terpakai untuk acara pernikahan.

Dalam konteks Gerakan Jamaah Dakawah Jamaah (GJDJ), kata Jatmiko, menggambarkan hakikat tentang jamaah. Karena jamaah tidak hanya sebatas teman shalat di masjid, melainkan jamaah merupakan satu kesatuan utuh masyarakat yang dirasakan bersama-sama. Seperti memanfaatkan sebagian lokasinya untuk anjungan tunai mandiri (ATM), Menara masjid untuk provider telepon seluler, himpunan kumpulan khutbah jumat setahun bisa dibukukan lalu dijual. Masjid Makmur, kader berkemajuan.

“Tentunya ini menjadi berkah tersendiri bagi masyarakat sekitar masjid yang menjadi Kader Muhammadiyah dan menjadi peluang usaha dibidang WO (wedding Organizer), mulai dari Rias Pengantin, MC,Gambus, Chattering dan lain sebagainya,” pungkasnya. (Jatmiko)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah — Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung sukses melakukan penandata....

Suara Muhammadiyah

8 November 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Tradisi mudik Lebaran selalu menjadi momen yang dinantikan oleh mas....

Suara Muhammadiyah

17 March 2025

Berita

BATAM, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Batam melalui Majelis Pend....

Suara Muhammadiyah

9 February 2026

Berita

Hadirkan Ustadz Kasif  Heer untuk Khotib  BARITO UTARA, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Dae....

Suara Muhammadiyah

20 May 2026

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Lazismu Surabaya menggelar Grand Opening Gedung Kemanusiaan Lazi....

Suara Muhammadiyah

29 January 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah