Rektor UM Bandung: Seimbangkan Nalar Kritis dan Tanggung Jawab Moral

Suara Muhammadiyah

7 February 2026

525
Foto Istimewa

Foto Istimewa

BANDUNG, Suara Muhammadiyah — Rektor Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung Herry Suhardiyanto menegaskan bahwa kebebasan akademik mahasiswa harus berjalan seiring dengan tanggung jawab moral dan etika. Tidak bisa dilakukan sembarangan. Hal tersebut disampaikannya saat mengisi Expo dan Kuliah Umum di Auditorium KH Ahmad Dahlan pada Jumat (06/02/2026).

Dalam pemaparannya, Herry menjelaskan bahwa mahasiswa merupakan insan akademik yang memiliki peran strategis sebagai pencari ilmu, agen perubahan, dan calon pemimpin masa depan. Menurutnya, setiap sikap dan perilaku mahasiswa akan menjadi cerminan kualitas pribadi sekaligus nama baik institusi. “Mahasiswa bukan hanya belajar di kelas, tetapi membawa identitas kampus dan Muhammadiyah di mana pun berada,” ujarnya.

Rektor menekankan bahwa etika menjadi fondasi utama dalam kehidupan akademik. Etika, kata dia, berfungsi sebagai pedoman agar kebebasan berpikir dan berekspresi tidak keluar dari nilai-nilai kebaikan. “Kecerdasan intelektual tanpa etika akan kehilangan makna. Ilmu harus dibangun di atas akhlak,” tegasnya.

Herry menambahkan bahwa etika mahasiswa tercermin dalam perilaku sehari-hari, mulai dari kejujuran dalam ujian dan tugas, kedisiplinan mengikuti perkuliahan, hingga kesantunan dalam berkomunikasi dengan dosen dan tenaga kependidikan. Herry menilai hal-hal tersebut merupakan bagian penting dari pembentukan karakter akademik. “Hal sederhana seperti bersikap jujur dan menghargai dosen adalah praktik etika yang nyata,” katanya.

Lebih lanjut, dia mengingatkan bahwa kebebasan akademik bukanlah kebebasan tanpa batas. Mahasiswa memang memiliki hak untuk berdiskusi, bertanya, dan menyampaikan pendapat, tetapi semua itu harus berada dalam koridor hukum, norma, dan nilai agama. “Kebebasan akademik tidak boleh disalahartikan sebagai kebebasan untuk bersikap tidak sopan atau melanggar aturan,” ujarnya.

Rektor juga menyoroti fenomena penyalahgunaan media sosial yang kerap mengatasnamakan kebebasan akademik. Dia mengingatkan agar mahasiswa tetap menjaga etika dalam ruang digital. “Apa yang ditulis dan diunggah mahasiswa di media sosial tetap melekat pada identitas akademiknya,” kata Herry.

Sebagai mahasiswa Muhammadiyah, Herry menegaskan adanya tanggung jawab moral yang lebih luas. Nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, seperti kejujuran, kedisiplinan, dan akhlakul karimah, harus menjadi landasan perilaku mahasiswa. “Mahasiswa Muhammadiyah harus tampil sebagai teladan, bukan hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang secara moral,” ungkapnya.

Dia juga mengingatkan bahwa UM Bandung memiliki kode etik mahasiswa yang mengatur perilaku akademik dan nonakademik. Pelanggaran serius, seperti plagiarisme, kekerasan, dan pelecehan akan ditindak tegas sebagai bagian dari upaya menjaga marwah akademik kampus. “Aturan dibuat bukan untuk mengekang, tetapi untuk membentuk karakter,” jelasnya.

Menutup materinya, Rektor UM Bandung mengajak mahasiswa untuk menyeimbangkan kebebasan berpikir dengan tanggung jawab moral. Dia berharap mahasiswa UM Bandung mampu menjadi insan akademik yang kritis, santun, dan berintegritas. “Kebebasan akademik adalah hak, tetapi etika dan tanggung jawab adalah kewajiban yang tidak bisa ditinggalkan,” pungkasnya.

Kegiatan ini untuk pertama kalinya digelar dalam bentuk kuliah umum bertema “Etika Perilaku Mahasiswa: Antara Kebebasan Akademik dan Tanggung Jawab Moral”. Program tersebut diselenggarakan sebagai upaya edukatif dan reflektif guna menanamkan pemahaman yang komprehensif kepada mahasiswa tentang pentingnya menjaga keseimbangan antara kebebasan akademik dan tanggung jawab moral dalam kehidupan kampus.

Seribu lebih mahasiswa mengikuti kegiatan ini. Mereka memadati Auditorium KH Ahmad Dahlan yang berada di lantai tiga gedung UM Bandung sejak bakda ibadah salat Jumat. Mereka antusias mengikuti kegiatan ini dari sejak awal hingga selesai.***(FA/FK)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta melakukan penandatanganan....

Suara Muhammadiyah

19 October 2023

Berita

BULUKUMBA, Suara Muhammadiyah - Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Ahmad Dahlan Rais menekankan....

Suara Muhammadiyah

24 September 2023

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Bulan Ramadhan tahun 1445 telah tiba, niscaya semua orang ber....

Suara Muhammadiyah

12 March 2024

Berita

BEKASI, Suara Muhammadiyah – MPKS PP Muhammadiyah, berkolaborasi dengan Sentra Terpadu Pangudi....

Suara Muhammadiyah

12 December 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mewajibkan negara membiaya....

Suara Muhammadiyah

11 June 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah