Respon Gempa Maroko, MDMC Kirim Dosen UMY Jadi Tim Asistensi

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
1398
Respon Gempa Maroko, MDMC Kirim Dosen UMY Jadi Tim Asistensi

Respon Gempa Maroko, MDMC Kirim Dosen UMY Jadi Tim Asistensi

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah- Gempa bumi dengan kekuatan 6,8 skala Richter yang melanda Maroko pada Jumat (9/9) lalu telah menelan ribuan korban jiwa. Data terbaru mencatat bahwa sebanyak 2.862 orang telah tewas, sementara 2.562 orang mengalami luka berat akibat bencana tersebut.

Sebagaimana dilansir dari media Morocco World News, gempa ini telah diakui sebagai salah satu yang paling mematikan dalam beberapa dekade terakhir yang menghancurkan pemukiman penduduk dan infrastruktur penting di wilayah tersebut. Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) di Kerajaan Maroko segera merespons dengan cepat atas kejadian tragis ini dan menggandeng Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) yang berpusat di Yogyakarta.

Dalam upaya untuk memberikan bantuan kemanusiaan yang cepat dan efektif, MDMC menugaskan AI Afik., S.Kep., Ns., M.Kep., Dosen Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), untuk menjadi bagian dari tim asistensi dalam respon penanganan dampak gempa di Maroko.

Saat dihubungi pada Senin (18/9) Afik menjelaskan bahwa dia akan bertugas di Maroko selama 14 hari. “Saya berangkat tanggal 13 September kemarin dan akan berada di Maroko sampai tanggal 26 September. Saya ke Maroko berdua dengan pak Wahyu Pristiawan Buntoro, yang juga merupakan utusan dari MDMC PP Muhammadiyah,” ungkapnya.

Dalam tugasnya, Afik melakukan koordinasi dengan PCIM Maroko, menyusun Rencana Operasi (Renops) untuk menentukan Pos Pelayanan (Posyan), bentuk layanan, waktu layanan, dan sumber daya manusia (SDM). Afik juga ditugaskan untuk melakukan asistensi Manajemen Pos Koordinasi dan melakukan assessment di lokasi-lokasi tedampak gempa. “Saya juga ditugaskan untuk berkoodinasi dengan para pihak, khususnya pemangku kepentingan dan NGO atau Lembaga Swadaya Masyarakat lokal dalam menyiapkan SDM-SDM untuk membantu penanganan pasca gempa,” jelas Afik lagi.

Afik juga menyebut bahwa jumlah korban terus bertambah, termasuk korban luka dan lainnya. MDMC telah berkoordinasi dengan PCIM Maroko sejak awal terjadinya gempa, dan mereka juga telah mengumpulkan dana bantuan yang akan disalurkan oleh PCIM Maroko. “Persiapan secara organisasi sudah dilakukan lewat Zoom meeting untuk mematangkan rencana-rencana yang akan kami lakukan di sini,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Afik sebagai relawan yang ditugaskan untuk memberikan bantuan secara langsung di lokasi gempa tersebut menyatakan bahwa ia melihat tugas ini sebagai sebuah kebutuhan, bukan lagi sekadar kewajiban. Ia juga berharap pengalamannya sebagai relawan akan menambah keimanan dan kekuatannya.

“Semoga penanganan gempa yang terjadi di Maroko dapat terkelola dengan baik, karena kami di sini bertugas untuk membantu penanganan dan pengelolaan daerah-daerah yang terdampak bencana. Tentu kami berharap segalanya bisa tertangani dengan baik,” pungkas Afik. (Mut)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SMP-SMA Saintek Uhamka Boarding School sukses menyelenggarakan Haflah Takharruj dan pentas seni angk....

Suara Muhammadiyah

1 July 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Dalam Al-Qur’an, tepatnya di Qs Maryam [19] ayat 15 dan....

Suara Muhammadiyah

24 December 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah — Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Muhammadiyah (UM)....

Suara Muhammadiyah

11 August 2025

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) yang baru Fadjry Juf....

Suara Muhammadiyah

15 January 2025

Berita

BENGKULU, Suara Muhammadiyah - Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah hadir untuk membantu masyarakat....

Suara Muhammadiyah

11 August 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah