RSUD Mas Amsyar Kasongan studi banding ke RS Islam PKU Muhammadiyah Palangka Raya
PALANGKARAYA, Suara Muhammadiyah - Kolaborasi yang kuat antara rumah sakit dan jejaring merupakan menjadi salah satu strategi penting bagi pelayanan kesehatan dalam menghadapi tantangan global, terutama dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan (mutu klinis), keuangan (efisiensi anggaran), yang semakin berkembang mengikuti perkembangan zaman, bukan layanan kesehatan semata-mata mencari keuntungan tapi menjaga pelayanan tetap prima, unggul serta efisien. Menjawab kebutuhan tersebut, Rombongan dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mas Amsyar Kasongan kegiatan kunjungan (studi banding) di RS Islam PKU Muhammadiyah Palangka Raya, pada Senin, 20 April 2026, di Aula Syafi’i Ma’arif Lantai III.
Dalam kunjungan tersebut, Rombongan langsung disambut oleh Direktur Keuangan dan Kemuhammadiyahan, Drs. Mulyono, M. Pd., manajer pelayanan medis, manajer mutu, kepala bagian SDI, kepala bagian keuangan, serta tim Teknologi Informasi (IT). Implementasi RME tidak hanya berfokus pada digitalisasi dokumen, tetapi juga mencakup peningkatan keselamatan pasien, efisiensi proses pelayanan, serta integrasi data yang lebih akurat dan mudah diakses oleh tenaga kesehatan.
Drs. Mulyono, M. Pd., dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa perkembangan RS Islam PKU Muhammadiyah yang dahulunya adalah sebuah klinik ibu dan anak, Alhamdulillah saat ini sudah berdiri rumah sakit dengan tipe C serta jumlah 100 tempat tidur. Melalui perjuangan yang tidak ringan, semua jajaran pengelola terus berupaya untuk terus memperbaiki layanan dan penunjang rumah sakit atau mengikuti perkembangan zaman, salah satu adalah dalam penggunaan rekam medik elektronik (RME).
“Suatu perjuangan yang tidak ringan ini, jika tidak diikuti dengan keunggulan, serta kolaborasi antara rumah sakit ini sangat diperlukan sehingga permasalah kesehatan menjadi prioritas utama dapat terpecahkan khususnya di kalimantan tengah diantaranya kesehatan ibu dan baik, stunting, TBC, HIV/AIDS, dan keluarga berencana” ujarnya secara tegas.
kegiatan kunjungan (studi banding) yang dilakukan selama dua hari dimulai dari hari Senin - Selasa, 20 - 21 April 2026 sebagai wadah untuk menambah wawasan, membandingkan sistem, serta mempelajari pengalaman keberhasilan rumah sakit dalam menyelesaikan masalah melalui cara inovatif, teruji, dan efektif, khususnya dalam peningkatan kualitas layanan kesehatan (mutu klinis) dan inovasi terutama sesuai dengan perkembangan zaman.
Kepala rekam Medik RSUD Mas Amsyar Kasongan, Erson Kalalembang, S.Tr. Kes., menyampaikan bahwa ini tersebut menjadi momentum penting untuk memperluas sinergi antara kedua rumah sakit, serta ijin kami selama dua hari kedepan untuk belajar, berdiskusi serta mencontoh bagaimana RS Islam PKU Muhammadiyah Palangka Raya tetap bertahan, berinovasi dengan adanya perubahan aturan-aturan dalam bidang kesehatan.
“kami ingin belajar mulai dari berdiskusi, bertukar ide terutama dalam penggunaan sistem digital terintegrasi untuk mencatat, menyimpan, dan mengelola data kesehatan pasien (riwayat medis, hasil lab, resep, tindakan) secara elektronik, menggantikan rekam medis kertas,” ucapnya.
Selama studi banding di RS Islam PKU Muhammadiyah Palangka Raya, rombongan dari RSUD Mas Amsyar Kasongan langsung di dampingi oleh Riza Qomariah, Amd.Kep., selaku ketua tim rekam medik elektronik (RME). (mf)
