Saeyag Sa Eka Praya

Suara Muhammadiyah

1 October 2024

1373
Foto Istimewa

Foto Istimewa

Saeyag Sa Eka Praya

Oleh: Rumini Zulfikar, Penasehat PRM Troketon

"Jika suatu umat memiliki nilai-nilai pondasi keimanan yang kokoh, maka akan sangat mudah untuk menggapai kemuliaan secara berjamaah."

Sebuah ungkapan dalam bahasa Jawa, judul di atas mengandung pesan dan makna penting: "Pentingnya saling bahu-membahu (gotong royong) dalam kehidupan di dunia."

Pada dasarnya, dalam hidup ini, kita dihadapkan pada kenyataan yang tak terbantahkan bahwa kita adalah satu kesatuan yang terikat dalam suatu sistem, baik secara agama, keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara. Bahkan dalam sebuah kelompok, gerakan, atau persyarikatan, baik itu dalam bentuk sosial, ekonomi, budaya, atau politik, semuanya bermuara pada satu kebersamaan dengan satu frekuensi.

Di kampung tempat tinggal penulis, ada sebuah pembangunan, baik itu jalan, masjid, maupun gedung serba guna. Selain ada bantuan dari aghniya, kekuatan terbesar di kampung adalah semangat kebersamaan yang masih terjaga.

Sebagai contoh, di kampung kami ada pembangunan gedung. Sebagai bentuk partisipasi, penulis bersama komunitas yang dibinanya (Komunitas Ngobar) ikut serta dalam kegiatan tersebut, dengan memberikan sumbangan. Meskipun nominalnya tidak seberapa, yang lebih utama adalah rasa kebersamaan itu, demi amar ma'ruf.

Jika kita berbicara tentang seruan untuk kebajikan dan memerangi kemungkaran di era modern ini, banyak cara yang bisa kita tempuh. Dengan kemajuan teknologi yang semakin canggih, kita dipermudah menggunakan media untuk berdakwah, baik melalui ceramah, tulisan, maupun cara lainnya. Hal ini juga bisa dilembagakan melalui organisasi, komunitas, atau paguyuban yang berbasis pada nilai-nilai atau kultur yang ada, demi kemajuan umat, masyarakat, bangsa, dan negara. Di tengah tantangan yang semakin kompleks, diperlukan penanganan yang sesuai dengan situasi dan kondisi saat ini.

Hal ini sejalan dengan perintah Allah dalam Surat Ali Imran ayat 104:

وَلْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى ٱلْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِٱلْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ ٱلْمُنكَرِ ۚ وَأُو۟لَٰٓئِكَ هُمُ ٱلْمُفْلِحُونَ

Arab-Latin: Waltakum minkum ummatuy yad'uuna ilal-khairi wa ya'muruuna bil-ma'ruufi wa yan-hauna 'anil-munkar, wa ulaa'ika humul-muflihuun

Artinya: "Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung."

Mengimplementasikan ajaran agama:

Jika kita menghayati ayat di atas, kita dapat mengambil beberapa hikmah.
Pertama, ada seruan atau perintah kepada kita semua yang mengaku sebagai umat Nabi Muhammad untuk bertanggung jawab menyampaikan kebajikan, entah itu kita berprofesi sebagai guru, petani, pedagang, pejabat, politisi, ustaz, ulama, ekonom, pelajar, atau mahasiswa.

Kedua, dengan bangunan ikatan yang ditautkan nilai keimanan, kita memiliki satu tautan yang sama dalam sebuah kelompok (golongan atau lingkaran) untuk mengajak dalam kebaikan yang bermaslahat dan penuh makna.
Ketiga, kita perlu mengantisipasi perbuatan kemungkaran dengan nilai-nilai bil hikmah (maw’izhah hasanah).
Keempat, jika dilakukan dengan sistem yang terstruktur dan masif, maka kemuliaan dapat terwujud.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Wawasan

Hari Lahir Pancasila, Terus Apa? Oleh: Aan Ardianto, Anggota MPM PP Muhammadiyah  Pancasila y....

Suara Muhammadiyah

29 May 2024

Wawasan

Oleh: Rusydi Umar, Anggota MPI Pimpinan Pusat Muhammadiyah 2015-2022, Dosen S3 Informatika UAD Dala....

Suara Muhammadiyah

11 June 2025

Wawasan

Teladani Jiwa Tangguh Sosok Rasullullah Berdayakan Umat Oleh: Hj. Deny Ana I’tikafia SP.MM., ....

Suara Muhammadiyah

5 September 2025

Wawasan

Merawat Sampai Akhir Hayat Oleh: Babay Parid Wazdi, Kader Muhammadiyah & Aktifis IPM 1988-1991....

Suara Muhammadiyah

22 December 2025

Wawasan

Semut atau Suku Manusia? Menyingkap Perdebatan Terjemahan Surat An-Naml Ayat 18 Oleh: Donny Syofyan....

Suara Muhammadiyah

1 May 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah