SD Muhammadiyah 24 Surabaya Budayakan Siswa Cinta Lingkungan Sejak Dini

Suara Muhammadiyah

4 February 2026

658
Foto Istimewa

Foto Istimewa

PASURUAN, Suara Muhammadiyah - Tawa riang anak-anak berpadu dengan semilir angin persawahan di kawasan wisata Ranu Grati Sewu (Ranting Sewu), Pasuruan, Kamis (29/1).

Sekitar 100 siswa kelas 2 SD Muhammadiyah 24 Surabaya tampak berlarian kecil, menggenggam botol minum masing-masing, menyusuri alam terbuka yang hari itu berubah menjadi ruang belajar tanpa dinding.

Kegiatan outbound ramah lingkungan tersebut bukan sekadar agenda rekreasi. Di balik permainan dan eksplorasi alam, terselip pesan penting tentang kepedulian lingkungan, cinta alam, serta rasa syukur atas ciptaan Allah SwT.

Siswa telah dibiasakan membawa tumbler pribadi. Langkah sederhana ini menjadi simbol komitmen sekolah dalam meminimalisir penggunaan sampah plastik sekali pakai. Di tengah meningkatnya persoalan sampah plastik yang sulit terurai, kebiasaan kecil tersebut justru memiliki dampak edukatif yang besar.

Kepala SD Muhammadiyah 24 Surabaya, Norma menegaskan, penggunaan tumbler bukan kebijakan sesaat. Menurutnya, ini bagian dari pembiasaan karakter peduli lingkungan.

“Budaya membawa tumbler sudah lama kami terapkan di sekolah, tidak hanya saat kegiatan di luar kelas,” tuturnya.

Komitmen tersebut mendapat apresiasi dari pihak pengelola wisata. Rizka, perwakilan pengelola Ranting Sewu, mengaku terkesan dengan kedisiplinan siswa.

“Sepanjang kami menerima kunjungan, belum pernah ada sekolah yang menerapkan hal seperti ini secara konsisten,” ungkapnya.

Selain edukasi pengelolaan sampah, siswa juga diajak menyatu langsung dengan alam. Aktivitas ini mengajarkan mereka tentang keseimbangan ekosistem sekaligus menanamkan nilai syukur atas nikmat alam yang menjadi sumber kehidupan.

Rangkaian kegiatan outbound semakin lengkap dengan pengenalan fauna dan praktik hidroponik. Edukasi fauna menarik perhatian siswa karena beberapa jenis hewan jarang mereka temui di lingkungan sekitar.

Sementara itu, hidroponik dikenalkan sebagai metode bercocok tanam berkelanjutan yang menekankan efisiensi sumber daya dan pelestarian lingkungan. (Dini)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) menyelenggarakan keg....

Suara Muhammadiyah

26 February 2026

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah – Upaya penguatan kemandirian ekonomi masyarakat di Solo Selatan....

Suara Muhammadiyah

21 November 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Selasa pagi, (9/9/2025), Aula Utama PWM DIY mulai dipenuhi pe....

Suara Muhammadiyah

10 September 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Dalam empat tahun terakhir, Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di b....

Suara Muhammadiyah

22 April 2026

Berita

TEGAL, Suara Muhammadiyah - Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Dinas Lingkunga....

Suara Muhammadiyah

29 June 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah