Semangat Perjalanan Darat dan Laut Hadiri Muktamar XXIV IPM

Suara Muhammadiyah

6 February 2026

556
Foto Istimewa

Foto Istimewa

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Para kader Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Kalimantan Tengah (PW IPM Kalteng), menempuh 34 (Tiga puluh empat) jam perjalanan darat dan laut dalam rangka membuat sejarah untuk bisa berhadir di acara yang sakral yaitu Muktamar XXIV IPM di Makassar.

Jarak bukanlah suatu alasan untuk bisa membawa sebuah tekad, membawa perubahan, serta memastikan suara pelajar Kalteng tetap di perhitungkan dalam acara Muktamar XXIV tersebut. 

Enam delegasi berasal dari PW dan dua dari PD IPM Katingan. Mereka adalah Ipmawan Suhendra (Ketua Umum), Ipmawati Desti (Bendahara Umum), Ipmawati Aulia (Sekbid Organisasi), Ipmawan Anggi (Kabid TI), Ipmawan Fahri (Kabid ASBO), Ipmawati Mufidah (Kabid PIP), Ipmawan Algi (Ketua Umum PD Katingan), serta Ipmawati Alya (Sekretaris Umum PD Katingan).

Perjalanan dimulai Senin, 2 Februari 2026. Rombongan menempuh 10 jam perjalanan darat menuju Batulicin, lalu melanjutkan 24 jam pelayaran menuju Makassar. Di tengah laut, sinyal menghilang, gawai tak lagi berarti. Waktu diisi dengan berbincang, berbagi cerita, berdiskusi, hingga bermain kartu. Sebagian baru pertama kali merasakan lamanya perjalanan laut. Lelah terasa, tetapi kebersamaan justru menguatkan.

Bagi IPM Kalimantan Tengah, perjalanan ini bukan sekadar mobilitas, melainkan misi. Wilayah dengan persebaran PD IPM yang luas dan jarak antardaerah yang jauh menuntut strategi gerakan yang berbeda. Karena itu, kehadiran di muktamar menjadi ruang untuk membawa gagasan kolaborasi, penguatan kaderisasi, serta pengembangan potensi pelajar daerah.

Suhendra, Ketua Umum PW IPM Kalteng sekaligus calon formatur PP IPM menyampaikan, muktamar adalah momentum memperjuangkan kesinambungan gerakan melalui ekosistem dai pelajar, ekonomi kreatif pelajar, serta pendidikan kaderisasi yang disesuaikan dengan jenjang awal bergabung di IPM—baik SMP, SMA, bahkan SD.

“Perjalanan ini mengingatkan kami bahwa perjuangan pelajar Kalimantan memang tidak selalu mudah. Tapi justru dari jarak yang jauh itulah lahir ketangguhan. Kami datang bukan hanya sebagai peserta, tapi sebagai pembawa harapan pelajar daerah dari Bumi Tambun Bungai menuju Makassar,” ungkapnya. (mf)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

Menggugah, Kelulusan TK ABA 30 Jepitu Diwarnai Parade Cita-Cita Siswa, Panewu dan Lurah Beri Apresia....

Suara Muhammadiyah

25 June 2026

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah - Kabar baik kembali hadir dari Univesitas Muhammadiyah Malang (UMM). Kal....

Suara Muhammadiyah

26 September 2024

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Sebanyak 81 murid kelas VI SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo m....

Suara Muhammadiyah

27 January 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Sejak satu dekade yang lalu, Lembaga Seni, Budaya, dan Olahraga (LS....

Suara Muhammadiyah

14 December 2024

Berita

PEKALONGAN, Suara Muhammadiyah — Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP) kembali....

Suara Muhammadiyah

13 April 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah