Semangat Perjalanan Darat dan Laut Hadiri Muktamar XXIV IPM

Publish

6 February 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
325
Foto Istimewa

Foto Istimewa

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Para kader Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Kalimantan Tengah (PW IPM Kalteng), menempuh 34 (Tiga puluh empat) jam perjalanan darat dan laut dalam rangka membuat sejarah untuk bisa berhadir di acara yang sakral yaitu Muktamar XXIV IPM di Makassar.

Jarak bukanlah suatu alasan untuk bisa membawa sebuah tekad, membawa perubahan, serta memastikan suara pelajar Kalteng tetap di perhitungkan dalam acara Muktamar XXIV tersebut. 

Enam delegasi berasal dari PW dan dua dari PD IPM Katingan. Mereka adalah Ipmawan Suhendra (Ketua Umum), Ipmawati Desti (Bendahara Umum), Ipmawati Aulia (Sekbid Organisasi), Ipmawan Anggi (Kabid TI), Ipmawan Fahri (Kabid ASBO), Ipmawati Mufidah (Kabid PIP), Ipmawan Algi (Ketua Umum PD Katingan), serta Ipmawati Alya (Sekretaris Umum PD Katingan).

Perjalanan dimulai Senin, 2 Februari 2026. Rombongan menempuh 10 jam perjalanan darat menuju Batulicin, lalu melanjutkan 24 jam pelayaran menuju Makassar. Di tengah laut, sinyal menghilang, gawai tak lagi berarti. Waktu diisi dengan berbincang, berbagi cerita, berdiskusi, hingga bermain kartu. Sebagian baru pertama kali merasakan lamanya perjalanan laut. Lelah terasa, tetapi kebersamaan justru menguatkan.

Bagi IPM Kalimantan Tengah, perjalanan ini bukan sekadar mobilitas, melainkan misi. Wilayah dengan persebaran PD IPM yang luas dan jarak antardaerah yang jauh menuntut strategi gerakan yang berbeda. Karena itu, kehadiran di muktamar menjadi ruang untuk membawa gagasan kolaborasi, penguatan kaderisasi, serta pengembangan potensi pelajar daerah.

Suhendra, Ketua Umum PW IPM Kalteng sekaligus calon formatur PP IPM menyampaikan, muktamar adalah momentum memperjuangkan kesinambungan gerakan melalui ekosistem dai pelajar, ekonomi kreatif pelajar, serta pendidikan kaderisasi yang disesuaikan dengan jenjang awal bergabung di IPM—baik SMP, SMA, bahkan SD.

“Perjalanan ini mengingatkan kami bahwa perjuangan pelajar Kalimantan memang tidak selalu mudah. Tapi justru dari jarak yang jauh itulah lahir ketangguhan. Kami datang bukan hanya sebagai peserta, tapi sebagai pembawa harapan pelajar daerah dari Bumi Tambun Bungai menuju Makassar,” ungkapnya. (mf)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANDA ACEH, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) bekerja sama dengan Muhammad....

Suara Muhammadiyah

10 October 2024

Berita

Penuh Haru Daurah Tahfidz Ramadhan Ponpes Ummul Mukminin, Kembali Cetak Penghafal Al-Qur'an MAKASSA....

Suara Muhammadiyah

9 March 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah — Forum Akademisi dan Dosen Peneliti (FAST) kembali mengukuhkan....

Suara Muhammadiyah

15 June 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Himpunan Mahasiswa Pendidikan Agama Islam telah sukses menyelesaika....

Suara Muhammadiyah

29 December 2023

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Prinsip kemudahan (taisir) dalam menjalani ibadah menjadi pok....

Suara Muhammadiyah

14 July 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah