Menggugah, Kelulusan TK ABA 30 Jepitu Diwarnai Parade Cita-Cita Siswa, Panewu dan Lurah Beri Apresiasi
GUNUNGKIDUL, Suara Muhammadiyah – Ada yang unik dalam prosesi Akhirus Sanah (pelepasan siswa) TK ABA 30 Jepitu, Girisubo, yang digelar pada Rabu (24/6/2026). Berbeda dari biasanya, acara kelulusan kali ini dikemas dengan model unjuk minat dan bakat, di mana 30 siswa yang lulus menghadiri acara dengan mengenakan pakaian sesuai dengan minat dan cita-cita masa depan mereka, mulai dari seragam TNI hingga dokter.
Pada tahun ajaran ini, TK ABA 30 Jepitu resmi meluluskan 30 anak dari total 72 peserta didik. Kepala Sekolah TK ABA 30 Jepitu, Herna Hastuti, M.Pd., melaporkan bahwa sejak berdiri pada tahun 2007, sekolah ini telah mengukir banyak prestasi di tingkat kabupaten maupun provinsi. TK ABA 30 Jepitu juga merupakan Sekolah Penggerak sejak tahun 2021, di mana Herna sendiri bertindak sebagai Fasilitator Guru Penggerak kala itu, dan saat ini sedang mengikuti program TOT PM Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGP) DIY.
Inovasi dan rekam jejak prestasi sekolah ini mendapat pujian langsung dari jajaran pemerintah setempat. Panewu Girisubo, Haryanto, S.E., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas kinerja dan perjuangan seluruh keluarga besar TK ABA 30 Jepitu.
"Kami berharap para guru terus bersemangat dalam membina peserta didik usia dini. Dari usia emas inilah karakter anak akan dibentuk dengan baik sebagai fondasi masa depan mereka," ujar Haryanto.
Senada dengan Panewu, Lurah Jepitu, Sudarta, juga memuji keberhasilan sekolah dalam mendidik generasi muda. Menurutnya, dedikasi yang ditunjukkan oleh TK ABA 30 Jepitu merupakan bentuk kontribusi yang sangat nyata terhadap pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) di wilayah Kalurahan Jepitu.
Acara pelepasan yang berlangsung meriah sekaligus haru ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting yang memberikan dukungan moral bagi kemajuan sekolah, di antaranya: Wismanto, M.Pd. (Ketua PCM Girisubo), Siti Sobarinah, S.Pd. (Wakil Ketua PCA Girisubo), Wanter (Ketua Komite Sekolah) serta Sejumlah tokoh masyarakat setempat.

