Sensitivitas Terhadap Alam Semesta, Ekspresi Keimanan kepada Allah

Suara Muhammadiyah

Penulis

1
330
Prof Dr Abdul Mu'ti, MEd

Prof Dr Abdul Mu'ti, MEd

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Islam mengajarkan kepada umatnya agar senantiasa berlaku ihsan dalam kehidupan. Juga melarang untuk berbuat kerusakan. Di sinilah letak distingtif antara hamba Allah yang beriman, yakni menonjolkan atensi khusus kepada alam semesta.

Demikian Abdul Mu’ti menegaskan. Dllanjutkan lagi, orang yang berbuat kerusakan, merupakan tipikal orang munafik. “Mereka itu ketika diingatkan untuk jangan berbuat kerusakan, mereka menjawab, kami tidak membuat kerusakan di muka bumi, tapi kami justru membuat perbaikian di muka bumi,” katanya, menukil Qs al-Baqarah ayat 11.

Itulah jawaban pongah orang munafik. Namun, tegas Qur’an di Qs al-Baqarah ayat 12, seketika meluruhkan jawaban tersebut. “Sesungguhnya merekalah yang berbuat kerusakan, tetapi mereka tidak menyadari.”

Demikian juga ayat 27, yang mengemukakan orang fasik itu sebagai orang yang berbuat kerusakan di muka bumi, selain memutus perjanjian dengan Allah.

“Ekspresi keimanan kita kepada Allah adalah sikap kita melestarikan alam semesta, menjaga ekosistem dalam kehidupan di dunia, dan kepedulian kita terhadap masa depan generasi umat manusia,” jelas Mu’ti dalam ceramah Tarawih di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat (20/2).

Tampak jelas, sensitivitas kepada alam semesta, menjadi ciri khas orang beriman. “Itu sebagai wujud kepatuhan kepada Allah, bukan menyembah alam semesta,” tegas Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah tersebut.

Persoalan paling elementer, di tengah ciptaan Allah yang begitu rupanya itu; langit, bumi, matahari, bulan. Namun, “Manusia dilarang untuk menyembang langit dan bumi, dan dilarang untuk menyembah matahari dan bulan,” tegas Mu’ti sekali lagi.

Dalam kaitannya sikap kepada pelestarian lingkungan, niscaya dilandasi nilai-nilai dasar yang substansial. Pertama, semua yang mewujud adalah ciptaan Allah. Karena itu fondasi utamanya diletakkan di sini yaitu terkait tauhid.

“Kita meyakini Allah adalah Tuhan Yang Maha Kuasa, menciptakan semua yang maujud di alam semesta ini,” ujarnya.

Kedua, alam semesta memiliki hukum-hukumnya sendiri. Para ahli menyebutnya sebagai hukum alam (natural law), tetapi dalam Islam disebut dengan Sunnatullah.

“Alam semesta itu merupakan makhluk hidup yang dia bukan menjadi objek, tetapi sebagai subjek,” terang Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah itu.

Di sinilah pentingnya umat Islam berperilaku baik kepada alam. Yang hal demikian itu, akan berimplikasi kepada denyut nadi kehidupan umat manusia di muka bumi.

“Ada hukum kausalitas (sebab-akibat) yang melekat pada prinsip ekosistem, di mana semua yang ada di alam semesta ini saling bergantung satu dengan yang lainnya,” bebernya.

Bersamaan dengan itu, pemahaman hal ihwal Sunnatullah menjadi amat fundamental. Prinsip dasarnya melekat satu paket dengan konteks keseimbangan (tawazun).

“Jika ekosistem tidak seimbang, maka mesti ada masalah ekologis di alam semesta ini,” urainya, mencontohkan berupa berbagai bencana atau musibah. Yang pangkal ini bersumber dari perilaku destruktif manusia.

“Allah menunjukkan akibat perbuatan manusia itu, sebagian berupa musibah, sebagian berupa bencana,” ulasnya, menandaskan pentingnya memandang alam bukan sebagai objek, tetapi sebagai subjek. “Kita berusaha untuk melestarikan alam,” tukasnya. (Cris)


Komentar

Layanan Publik

Berikut Cara Hapus Akun (Easycash) Kamu bisa menghubungi layanan Via WA/0895-42944-5311, ikuti Arahan customer service Layanan real-time 24/7.

Layanan Publik

Berikut Cara Hapus Akun (Bantusaku) Kamu bisa menghubungi layanan Via WA/0895-42944-5311, ikuti Arahan customer service Layanan real-time 24/7.

Layanan Publik

Berikut Cara Hapus Akun (Bantusaku) Kamu bisa menghubungi layanan Via WA/0895-42944-5311, ikuti Arahan customer service Layanan real-time 24/7.

Layanan Publik

Berikut Cara Hapus Akun (Bantusaku) Kamu bisa menghubungi layanan Via WA/0895-42944-5311, ikuti Arahan customer service Layanan real-time 24/7.

Layanan Publik

Berikut Cara Hapus Akun (Adapundi) Kamu bisa menghubungi layanan Via WA/0895-42944-5311, ikuti Arahan customer service Layanan real-time 24/7.

Layanan Publik

Berikut Cara Hapus Akun (uangindo) Kamu bisa menghubungi layanan Via WA/0895-42944-5311, ikuti Arahan customer service Layanan real-time 24/7.

Layanan Publik

Berikut Cara Hapus Akun (Pinjam yuk) Kamu bisa menghubungi layanan Via WA/0895-42944-5311, ikuti Arahan customer service Layanan real-time 24/7.

Layanan Publik

Berikut Cara Hapus Akun (Danaku) Kamu bisa menghubungi layanan Via WA/0895-42944-5311, ikuti Arahan customer service Layanan real-time 24/7.

Layanan Publik

Berikut Cara Hapus Akun (Adapundi) Kamu bisa menghubungi layanan Via WA/0895-42944-5311, ikuti Arahan customer service Layanan real-time 24/7.

Layanan Publik

Berikut Cara Hapus Akun (Pinjam pasti) Kamu bisa menghubungi layanan Via WA/0895-42944-5311, ikuti Arahan customer service Layanan real-time 24/7.

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

TANGERANG, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Solear, kabupaten Tangerang....

Suara Muhammadiyah

5 May 2025

Berita

PASAMAN BARAT, Suara Muhammadiyah — Dalam semangat mempererat ukhuwah Islamiyah dan memperkuat....

Suara Muhammadiyah

2 May 2025

Berita

SOLO, Suara Muhammadiyah – Kabar membanggakan datang dari SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) ....

Suara Muhammadiyah

4 March 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Lanjutan gelaran Liga 3 Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tingg....

Suara Muhammadiyah

20 December 2023

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - SD Muhammadiyah Sapen kembali digdaya. Salah satu siswa terbaiknya.....

Suara Muhammadiyah

25 November 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah