SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Yayasan Mercy Corps Indonesia bersama Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Surabaya secara resmi menandatangani kesepakatan bersama dalam rangka memperkuat pemberdayaan ekonomi perempuan. Penandatanganan ini dilaksanakan di Aula Gedung SMAMDA Tower, Surabaya, dan dihadiri oleh Direktur Eksekutif Yayasan Mercy Corps Indonesia, Ade Soekadis, serta Ketua PDA Kota Surabaya, Hj. Alifah Hikmawat beserta jajaran pengurus dan jejaring Aisyiyah Kota Surabaya.
Kesepakatan ini bertujuan untuk menjalin sinergi dan kolaborasi dalam meningkatkan kapasitas ekonomi perempuan, memperkuat literasi digital, serta memperluas akses inklusi keuangan bagi pelaku usaha perempuan, khususnya yang berada dalam jaringan dan komunitas binaan Aisyiyah. Kolaborasi ini akan diimplementasikan melalui program Financial Inclusion for Women Entrepreneurs.
Program Financial Inclusion for Women Entrepreneurs merupakan kolaborasi antara Mercy Corps Indonesia dan DBS Foundation yang menargetkan 40.000 perempuan pelaku dan pengelola usaha mikro dan kecil di tiga kota, yaitu Surabaya, Semarang, dan Medan. Program ini berfokus pada peningkatan literasi keuangan serta akses terhadap layanan dan produk keuangan guna mendorong ketahanan ekonomi perempuan secara berkelanjutan.
Direktur Eksekutif Mercy Corps Indonesia, Ade Soekadis, menyampaikan apresiasinya terhadap peran strategis Aisyiyah dalam pemberdayaan perempuan.
“Kami mengapresiasi peran strategis Aisyiyah dalam meningkatkan kapasitas perempuan melalui pendekatan nilai keagamaan dan kesehatan. Melalui program Financial Inclusion for Women Entrepreneurs yang saat ini aktif di Kota Surabaya, kami berharap dapat memperluas dampak pemberdayaan ekonomi perempuan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa program ini dijalankan melalui kolaborasi erat dengan DBS Foundation untuk meningkatkan literasi keuangan serta memperluas akses perbankan bagi pelaku usaha mikro perempuan.
Ketua PDA Kota Surabaya, Hj. Alifah Hikmawati, menyambut baik kerja sama ini dan berharap program dapat memberikan manfaat nyata bagi anggota Aisyiyah.
“Alhamdulillah, kerja sama dengan Mercy Corps Indonesia telah terjalin. Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat besar bagi UMKM Aisyiyah agar menjadi lebih tangguh dan berkembang,” ungkapnya.
Wakil Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Surabaya sekaligus Koordinator Bidang Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan, Joane Hendrawati, turut menyampaikan apresiasi serta menegaskan kesiapan Aisyiyah dalam mengimplementasikan program di tingkat komunitas.
“Kami siap mengoptimalkan pelaksanaan program ini melalui jaringan Aisyiyah hingga tingkat cabang. Selama ini, Aisyiyah telah menjalankan berbagai program pemberdayaan ekonomi perempuan yang berfokus pada ketahanan keluarga, seperti BUEKA, Sekolah Wirausaha Aisyiyah, serta penguatan koperasi. Program ini mencakup pelatihan, pendampingan usaha mikro, serta peningkatan keterampilan bagi perempuan, termasuk kelompok rentan, guna mewujudkan kemandirian ekonomi,” jelasnya.
Selain itu, program ini juga mencakup edukasi keamanan digital, peningkatan akses terhadap layanan keuangan formal, serta penguatan strategi pemasaran digital bagi pelaku usaha perempuan. Ke depan, kerja sama ini diharapkan mampu mendorong terciptanya ekosistem yang mendukung pertumbuhan usaha perempuan secara berkelanjutan.
