SM Latih Karyawan Bangun Teamwork dan Etos Kerja Islami

Suara Muhammadiyah

12 May 2025

1580
Muhammad Hamdi dan Muhsin Hariyanto sebagai narasumber di Pelatihan kerjasama tim unit bisnis PT Syarikat Cahaya Media / Suara Muhammadiyah. Foto: Cris

Muhammad Hamdi dan Muhsin Hariyanto sebagai narasumber di Pelatihan kerjasama tim unit bisnis PT Syarikat Cahaya Media / Suara Muhammadiyah. Foto: Cris

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Sebagai upaya untuk menciptakan ritme bekerja yang baik, Suara Muhammadiyah (SM) memberikan pelatihan kepada karyawan pada Senin (12/5) di Lantai 4 Ruang Aula Grha SM. Tajuk dari pelatihan yang berkolaborasi dengan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) ini ialah “Membangun Tim Berkinerja Tinggi Melalui Teamwork dan Kolaborasi.”

Pelatihan ini mengundang Muhammad Hamdi, Dosen Manajemen Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dan Muhsin Hariyanto, Dosen Program Studi Ekonomi Syariah UMY.

Direktur HRD dan Legal SM Wahyu Chusnul Muna menyampaikan terima kasih setinggi-tingginya kepada karyawan yang telah meluangkan waktu untuk mengikuti pelatihan ini.

“Meskipun hari ini hari libur, saya sangat senang dan berterima kasih kepada bapak ibu semua telah hadir di pelatihan ini,” ucapnya.

Menurut Muna, pelatihan tersebut sangat vital, lebih-lebih bagi kelangsungan dan keberlanjutan perusahaan PT Syarikat Cahaya Media (SCM) / SM ke depan.

“Kita semua ingin bahwa semua karyawan ada kerja tim yang baik dan solid,” terangnya.

Selain itu, juga bisa menyerap nilai-nilai Islami sebagai basis utama dalam bekerja di lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah. “Ada nilai-nilai Islami yang nantinya berguna bagi bapak ibu semua,” sebutnya.

Pada saat bersamaan, Muna memotivasi agar karyawan mengikuti pelatihan ini dengan penuh semangat. Sehingga pasca-pelatihan bisa membawa pengalaman-pengalaman baru yang sangat berharga.

“Silakan bisa dengan penuh semangat untuk mengikuti pelatihan ini. Karena akan memberikan ilmu yang sangat bermanfaat tentunya buat bapak ibu semuanya,” ajaknya.

Melalui pelatihan ini, Muna mengharapkan ada impak positif yang didapatkan. Lebih-lebih bisa membawa warna baru dan perubahan besar dalam bekerja secara tim (kolektif).

“(Pelatihan ini) mungkin bisa menjadi impak buat kehidupan bapak ibu dan juga impak bagi perusahaan,” ucapnya.

Hamdi menggarisbawahi pentingnya temwork di dunia kerja. Hal ini karena bisa menciptakan ekosistem bagi perusahaan lebih baik. “Karena terbukti meningkatkan produktivitas dan kepuasan kerja,” tegasnya.

Jika tidak bisa berkolaborasi, tambah Hamdi, seorang pekerja akan gagal dalam bekerja. “Individu dengan kemampuan teknis hebat bisa gagal jika tidak mampu berkolaborasi dengan baik,” sebutnya.

Di samping itu, sambung Muhsin, perlu adanya trust (kepercayaan). Muhsin memandang, trust ini mesti diletakkan pada posisi utama dalam bekerja. “Menjadi fondasi utama dari kerja sama,” ulasnya. 

Muhsin juga menegaskan, perlu membuang distrust (ketidakpercayaan). “Menjadi racun yang merusak relasi, komunikasi, dan produktivitas,” urainya.

Oleh karena itu, distrust mesti dihilangkan, kata Muhsin dengan, menumbuhkan kejujuran, menjaga amanah, musyawarah dalam keputusan tim, membangun empati dan ukhuwah, menolah ghibah dan fitnah, serta melatih sabar dan husnuzhan. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah – Momentum Idul Adha selalui diwarnai dengan kegiatan sosial, yang ....

Suara Muhammadiyah

7 June 2025

Berita

Dari Sebuah Ikhtiar, Menjadi Sebuah Kebanggaan Tidak ada perjalanan besar yang lahir dalam sekejap.....

Suara Muhammadiyah

10 June 2026

Berita

CIREBON, Suara Muhammadiyah - Lembaga Pembinaan Haji dan Umrah (LPHU) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (....

Suara Muhammadiyah

30 November 2024

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Unit Layanan Pemeriksaan Psikologi (ULPP) UM Bandung menggelar p....

Suara Muhammadiyah

7 October 2023

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Bidang Kajian Dakwah Islam (KDI) Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhamm....

Suara Muhammadiyah

3 December 2023

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah