Strategi Menjaga Konsistensi Ibadah

Suara Muhammadiyah

28 March 2026

422
Foto Istimewa

Foto Istimewa

Halalbihalal PCM Bekonang Hadirkan Rektor UMUKA Solo 

SUKOHARJO, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Bekonang menggelar Pengajian Umum dalam rangka Halalbihalal pada Jumat (27/3/2026). Bertempat di Kantor Dakwah PCM Bekonang, acara ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan ideologi bagi jajaran Majelis PCM, PCA, Ketua PRM, Organisasi Otonom (Ortom), hingga pimpinan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) se-Cabang Bekonang.

Hadir sebagai pemateri utama, Rektor Universitas Muhammadiyah Karanganyar (UMUKA) Solo, Dr. H. Muhammad Syamsuri, M.Si. Dalam tausiyahnya, beliau menekankan pentingnya menjaga konsistensi ibadah pasca-Ramadhan dengan mengutip pesan sahabat Ali bin Abi Thalib radhiyallahu 'anhu.

“Jadilah orang yang lebih fokus memikirkan diterimanya amalan dibanding fokus pada amalan itu sendiri. Sebagaimana firman Allah dalam QS. Al-Ma'idah ayat 27, bahwa Allah hanya menerima amalan dari orang-orang yang bertakwa,” ujar Syamsuri di hadapan ratusan jamaah.

Beliau menceritakan bagaimana para sahabat Nabi sangat memuliakan Ramadhan, bahkan sudah berdoa memohon dipertemukan dengan bulan suci tersebut sejak enam bulan sebelumnya. Harapan besar tersebut muncul karena mereka memahami betapa istimewanya Ramadhan dan tidak ingin menjadikannya kesempatan yang sia-sia.

Namun, Syamsuri memberikan peringatan keras agar jamaah tidak terjebak dalam perilaku "Rithah", seorang wanita di Makkah yang dikisahkan dalam Al-Qur'an Surat An-Nahl ayat 92. Rithah dikenal karena kebiasaan anehnya memintal benang dengan kuat dari pagi hingga siang, namun kemudian mengurainya kembali menjadi serat-serat yang cerai-berai.

“Jangan sampai kita seperti perempuan yang mengurai pintalannya sendiri. Para ulama menafsirkan kisah ini sebagai teguran bagi manusia yang sudah bersusah payah membangun amal kebaikan dan iman selama Ramadhan, namun kemudian merusaknya kembali dengan maksiat dan keburukan setelah bulan itu berlalu,” tegasnya.

Menutup materinya, Rektor UMUKA Solo ini mengajak jamaah untuk mengimplementasikan esensi takwa melalui Surat Ali Imran ayat 134, yaitu menjadi pribadi yang mampu menahan amarah (Al-Kazhiminal Ghaizh) dan memaafkan kesalahan orang lain (Al-'Afina 'anin-Nas).

“Puncak dari ketaatan adalah menjadi Muhsinin, yakni orang yang dicintai Allah karena mampu berbuat baik bahkan kepada mereka yang pernah menzalimi,” pungkasnya.

Kegiatan Halalbihalal ini ditutup dengan ramah tamah dan komitmen bersama untuk meningkatkan sinergi dakwah Muhammadiyah di wilayah Bekonang. (Choerul Anam)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Ranting Muhammadiyah Pattunuang Cabang Manggala Kota Makassa....

Suara Muhammadiyah

30 May 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Dosen Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uha....

Suara Muhammadiyah

24 July 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah — Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh) menjadi salah satu d....

Suara Muhammadiyah

17 November 2025

Berita

KLATEN, Suara Muhammadiyah - Bertempat di Gedung SIERAD PDM Klaten, Lembaga Hikmah Kebijakan Publik ....

Suara Muhammadiyah

25 December 2023

Berita

YOGYAKARTA, SUARA Muhammadiyah - Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah Sudan (PCIM Sudan) menyelengg....

Suara Muhammadiyah

9 March 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah