Pengabdian UNISA Yogyakarta di SMP Muhammadiyah 1 Minggir
SLEMAN, Suara Muhammadiyah - SMP Muhammadiyah 1 Minggir menjadi lokasi pelaksanaan Program SURYA MUDA (Sosialisasi untuk Remaja yang Aktif Menuju Usia Dewasa Andal) pada 8 April 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Hibah RisetMu 2026 yang dilaksanakan oleh Tim PKM UNISA Yogyakarta, dengan fokus pada edukasi kesehatan, senam kebugaran, literasi kesehatan remaja, serta penguatan kader sebaya dari unsur IPM SMP Muhammadiyah 1 Minggir.
Program ini dirancang sebagai upaya promotif-preventif untuk membentuk kebiasaan hidup sehat pada remaja melalui pendekatan sekolah dan pendampingan teman sebaya.
Kegiatan SURYA MUDA disusun sebagai program multi-komponen yang menekankan pentingnya aktivitas fisik, manajemen tidur, pengelolaan waktu layar, dan penguatan peran kader sebaya. Dalam konsepnya, program ini tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga mendorong perubahan perilaku melalui praktik langsung dan pembiasaan di lingkungan sekolah. Remaja diarahkan untuk memahami bahwa kesehatan merupakan investasi jangka panjang yang perlu dibangun sejak dini melalui kebiasaan aktif bergerak dan pola hidup seimbang.
Pada sesi utama kegiatan, Zubaida Rohmawati, S.Kep., Ns., MPH, menjelaskan gambaran umum program SURYA MUDA, termasuk tujuan pembentukan kader sebaya, arah perubahan perilaku yang diharapkan, serta peran siswa sebagai agen perubahan di lingkungan sekolah. Ia menekankan bahwa keberhasilan program sangat bergantung pada keterlibatan aktif siswa dalam mengajak teman sebaya untuk menerapkan gaya hidup sehat. “SURYA MUDA bukan sekadar program sosialisasi, tetapi gerakan bersama untuk membentuk remaja yang aktif, berdaya, dan siap menuju usia dewasa yang andal,” ungkapnya.
Sementara itu, Dr. Siti Khotimah, S.ST.Ft., M.Fis., menyampaikan materi Modul 1–4 sesuai bidang keilmuannya dalam fisioterapi, dengan fokus pada aktivitas fisik, kebugaran, postur tubuh, serta prinsip keselamatan dalam berolahraga. Materi yang diberikan menekankan pentingnya aktivitas fisik teratur dengan intensitas yang sesuai serta teknik gerakan yang benar untuk mencegah cedera. Ia menyampaikan, “Remaja perlu memahami bahwa tubuh yang aktif akan lebih bugar, lebih kuat, dan lebih siap menghadapi tuntutan belajar maupun aktivitas sehari-hari.”
Menariknya, kegiatan ini juga diperkaya dengan praktik langsung yang didampingi oleh mahasiswa Program Studi Keperawatan dan Fisioterapi Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Dalam sesi ini, peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga dilatih melakukan skrining kesehatan sederhana. Kader sebaya dibimbing untuk melakukan pengukuran antropometri seperti tinggi badan dan berat badan, serta pemeriksaan tekanan darah menggunakan alat yang tersedia. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan praktis siswa dalam memantau kondisi kesehatan diri sendiri dan teman sebaya sebagai bagian dari upaya promotif di lingkungan sekolah.
Pendampingan oleh mahasiswa memberikan pengalaman belajar yang lebih aplikatif dan interaktif. Peserta tampak antusias saat mencoba langsung alat ukur dan memahami interpretasi hasil sederhana, sehingga meningkatkan literasi kesehatan mereka secara nyata. Selain itu, keterlibatan mahasiswa juga menjadi bentuk kolaborasi antara dunia pendidikan tinggi dan sekolah dalam mendukung program kesehatan berbasis komunitas.
Kegiatan ini turut didukung oleh Bapak Ryo Septiyandi, S.Or., guru olahraga yang berperan sebagai pendamping kader sebaya dan pengurus IPM SMP Muhammadiyah 1 Minggir. Ia menyampaikan bahwa program ini sangat relevan dengan kebutuhan siswa saat ini. “Anak-anak sangat antusias mengikuti kegiatan. Mereka tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik langsung yang membuat mereka lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan sejak dini,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan SURYA MUDA mencakup pengenalan program, pelatihan kader sebaya, edukasi literasi kesehatan, simulasi kepemimpinan kelas, hingga praktik sirkuit latihan fisik tanpa alat yang aman dan efektif. Peserta juga dilatih untuk menjadi role model, mengajak teman tanpa menghakimi, serta membantu sesama dalam menerapkan gaya hidup sehat.
Melalui pelaksanaan kegiatan ini, Tim PKM UNISA Yogyakarta berharap SURYA MUDA dapat menjadi program unggulan yang berkelanjutan di lingkungan sekolah Muhammadiyah. Dengan integrasi edukasi, praktik, dan pemberdayaan kader sebaya, program ini diharapkan mampu menciptakan generasi remaja yang aktif, sehat, dan siap menghadapi masa depan. SURYA MUDA tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi diharapkan tumbuh sebagai budaya hidup sehat di sekolah. (Edwin Daru Anggara)
