Syafiq A Mughni: Dakwah Perlu Terintegrasi dengan Isu Lingkungan

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
1459
Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Syafiq A. Mughni saat menjadi keynote speaker di acara Annual Meeting, Monitoring, and Evaluation Eco Bhinneka Muhammadiyah di Surabaya (12/10).

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Syafiq A. Mughni saat menjadi keynote speaker di acara Annual Meeting, Monitoring, and Evaluation Eco Bhinneka Muhammadiyah di Surabaya (12/10).

SURABAYA, Suara Muhammadiyah – Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan dan toleransi antaragama, Muhammadiyah mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersinergi dalam membangun kehidupan yang berkelanjutan dan damai. Hal ini disampaikan oleh Ketua PP Muhammadiyah, Bidang Hubungan dan Kerjasama Internasional, Syafiq A. Mughni, saat menjadi keynote speaker dengan tema "Peran Tokoh dan Komunitas Keagamaan dalam Merawat Kerukunan dan Pelestarian Lingkungan" pada kegiatan Annual Meeting, Monitoring, and Evaluation Eco Bhinneka Muhammadiyah di Surabaya (12/10).

Syafiq menekankan bahwa isu lingkungan bukan hanya masalah teknis, tetapi juga bagian dari dakwah yang perlu diintegrasikan ke dalam semua aspek kehidupan. “Dakwah tidak hanya tentang penyampaian ajaran agama, tetapi juga tentang bagaimana kita hidup berdampingan dengan lingkungan dan sesama,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa memahami dan menghormati keyakinan agama satu sama lain adalah inti dari toleransi. “Namun, jika dengan menghormati keyakinan orang lain menjadikan kita tidak menghormati keyakinan agama kita sendiri, maka itu bukan toleransi. Setiap keyakinan harus dihormati,” tambahnya, mengutip prinsip 'lakum dinukum waliyadin'.

Ia juga menekankan bahwa Muhammadiyah berkomitmen untuk tidak memaksa, tetapi mendorong dan menghimbau dengan pendekatan yang humanis dan etis. “Kita ingin masyarakat menjadi lebih baik karena kesadaran, bukan karena paksaan,” ungkapnya.

Menurutnya, kesadaran harus digelembungkan dan disebarluaskan agar masyarakat, tokoh, dan pengambil keputusan memahami bahwa isu lingkungan sangat penting. Melalui inisiatif Eco Bhinneka ini, Syafiq berharap dapat membangun kesadaran di kalangan tokoh lintas agama dan masyarakat luas.

“Mari kita sampaikan isu lingkungan di tempat-tempat ibadah dan lihat seberapa banyak orang yang berbicara tentang lingkungan. Ini adalah langkah penting untuk membangun kesadaran kolektif dan kehidupan yang lebih berkelanjutan,” tutupnya.

Dengan komitmen dan kerja sama, Muhammadiyah yakin gerakan ini akan terus berlanjut, baik dalam wujud Eco Bhinneka maupun dalam bentuk lain, demi menjaga keberlanjutan lingkungan dan memperkuat toleransi antarumat beragama. (farah/diko)

 


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Surabaya menyelenggarakan Kopdar ya....

Suara Muhammadiyah

30 June 2025

Berita

MADIUN, Suara Muhammadiyah – Penandatanganan Kesepahaman Bersama (MoU) mengenai Catur Darma Pe....

Suara Muhammadiyah

14 May 2024

Berita

Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) menggelar kegiatan Pengajian Akhir Ramadan 1446 H ....

Suara Muhammadiyah

22 March 2025

Berita

MANGGARAI TIMUR, Suara Muhammadiyah - Dalam rangka memperkuat karakter Siswa-siswi SMK Muhammad....

Suara Muhammadiyah

13 November 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas ‘Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta menggelar Unisa Fest....

Suara Muhammadiyah

11 October 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah