Tiga Corak Generasi Unggul Muhammadiyah Ala Pak AR Fakhruddin

Suara Muhammadiyah

18 October 2026

81
dr H Agus Taufiqurrahman, SpS., MKes. Foto: Cris

dr H Agus Taufiqurrahman, SpS., MKes. Foto: Cris

BANTUL, Suara Muhammadiyah – Kiai Dahlan mendirikan Persyarikatan Muhammadiyah tahun 1912 pada dasarnya ingin membawa umatnya maju. Salah satu jalan yang ditempuh sejak awal adalah membangun gerakan ilmu melalui sekolah dan pendidikan.

“Ilmu merupakan salah satu kunci kemajuan. Karena itu, Muhammadiyah terus mengembangkan pendidikan,” tegas Agus Taufiqurrahman, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Lewat pendirian ribuan sekolah tersebar di seluruh wilayah Indonesia, orientasi utamanya selain daripada merebut masa depan dengan hidup maju, bersamaan dengan itu hendak mencetak generasi yang unggul.

Menukil pandangan Allahuyarham AR Fakhruddin, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah periode 1968-1990, menyebut ada tiga model generasi unggul, pertama, unggul dalam moral dan spiritual. Kedua hal ini sangat berkelindan dalam membentuk karakter generasi yang berakhlak mulia.

“Kalau moral spiritualnya juga baik, hatinya juga baik, Insyaallah ilmu yang diterima tidak akan membawa kepada hal-hal yang buruk,” tegas Agus saat Tabligh Akbar Ahad Pon PCM/PCA Banguntapan Selatan-Utara di Lapangan Jambidan, Banguntapan, Bantul, Ahad (18/10).

Kedua, unggul dalam intelektual. Kata Agus, banyak murid dari sekolah Muhammadiyah yang berprestasi, baik di tingkat nasional bahkan sampai ke tingkat internasional.

“Anak-anak kita yang ahli matematika pulang dengan membawa berbagai medali. Mereka pintar-pintar. Ini menunjukkan bahwa anak-anak sekolah Muhammadiyah unggul secara intelektual,” terangnya.

Jika mereka sudah unggul secara moral-spiritual sekaligus unggul secara intelektual, maka ketika hidup di tengah masyarakat, sebut Agus, yang ketiga, akan unggul dalam menjalankan peran sosial. Menjadi pemimpin akan baik, menjalankan bisnis pun akan baik.

“Bisnisnya tidak menipu karena sudah dilandasi keunggulan moral-spiritual dan intelektual. Dengan demikian, dalam menjalankan peran sosial pun mereka akan baik. Inilah yang harus terus dikembangkan,” tekannya.

Karena itu, pendidikan Muhammadiyah harus menghasilkan anak-anak yang unggul secara intelektual, unggul secara moral-spiritual dan dalam menjalankan ritual keagamaan, serta unggul dalam peran sosial. “Moral harus dikedepankan terlebih dahulu,” ucap Agus, menggarisbawahi lebih lanjut. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Mental, Pimpinan Pusat Nasyia....

Suara Muhammadiyah

28 October 2023

Berita

MDMC dan Kemendikdasmen Mulai Pembangunan 33 Ruang Kelas Darurat untuk Sekolah Terdampak Bencana Ban....

Suara Muhammadiyah

17 June 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Kantor Layanan Lembaga Lazismu RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta....

Suara Muhammadiyah

28 March 2024

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Ajang olahraga Muhammadiyah Badminton Cup I resmi dibuka pada Ahad (2....

Suara Muhammadiyah

24 November 2025

Berita

KUDUS, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) menyelenggarakan Seminar Nasional ....

Suara Muhammadiyah

29 October 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah