YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah — Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di SD Muhammadiyah Purwosari pada Kamis (21/5/2026) saat TPA Kuntum Karangkajen Yogyakarta bekerja sama dengan PRM Purwosari melaksanakan penyerahan sedekah qurban. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai ibadah dan kepedulian sosial kepada anak-anak sejak usia dini, sekaligus menjadi rangkaian rasa syukur atas ulang tahun ke-8 TPA Kuntum Yogyakarta.
Penyerahan sedekah qurban dilakukan secara simbolis berupa satu ekor kambing dari pihak TPA Kuntum Yogyakarta kepada PRM Purwosari, kemudian diteruskan kepada Kepala SD Muhammadiyah Purwosari untuk dikelola dan dimanfaatkan sesuai tujuan kegiatan. Acara berlangsung sederhana namun bermakna, disaksikan oleh pimpinan TPA Kuntum Yogyakarta, Dian Ulfah Kartikasari, enam guru pembina, Ketua PRM Purwosari Ngadiran, Kepala SD Muhammadiyah Purwosari Tursidah, serta para guru dan karyawan sekolah.
Dalam sambutannya, Dian Ulfah Kartikasari menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya seremonial penyerahan hewan qurban, melainkan juga sarana pendidikan karakter bagi anak-anak agar sejak kecil memahami makna berbagi dan berqurban. “Kami ingin anak-anak di TPA Kuntum tumbuh dengan semangat beribadah dan peduli kepada sesama. Sedekah qurban ini adalah bentuk pembelajaran nyata bahwa rezeki yang kita miliki sebaiknya juga dibagikan kepada mereka yang membutuhkan,” ujarnya.
Ketua PRM Purwosari, Ngadiran, menyambut baik kepercayaan yang diberikan oleh TPA Kuntum Karangkajen Yogyakarta. Menurutnya, kerja sama ini menjadi bukti bahwa semangat dakwah dan kepedulian sosial dapat terus hidup melalui kolaborasi antarlembaga. “Kami sangat berterima kasih atas sinergi yang terjalin. Penyerahan sedekah qurban ini bukan hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga menjadi jalan untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, terutama di daerah yang membutuhkan,” katanya.
Sementara itu, Kepala SD Muhammadiyah Purwosari, Tursidah, mengapresiasi kegiatan tersebut karena sejalan dengan pendidikan yang menanamkan nilai keislaman dan kepedulian sosial kepada peserta didik. “Anak-anak perlu melihat contoh nyata bahwa ibadah qurban bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga bagian dari pendidikan akhlak. Kami berterima kasih karena SD Muhammadiyah Purwosari dipercaya menjadi bagian dari kegiatan yang sangat mulia ini,” tuturnya.
Selain mempererat hubungan antarlembaga, kegiatan ini juga diharapkan memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekitar. Hewan qurban yang diserahkan akan menjadi simbol kepedulian dan kebersamaan, sekaligus membuka peluang untuk berbagi kepada wilayah yang membutuhkan. Melalui kegiatan sederhana seperti ini, semangat saling menolong dan memperkuat ukhuwah Islamiyah dapat terus tumbuh di tengah masyarakat.
Kegiatan penyerahan sedekah qurban ini meninggalkan pesan penting bahwa pendidikan anak tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman sosial yang membangun kepedulian, keikhlasan, dan kebiasaan berbagi sejak dini. (EdwinDaruA)

