Transformasi TK ABA, PCA Kraton Dorong Growth Mindset dan Rebranding

Suara Muhammadiyah

26 August 2026

216
Istimewa

Istimewa

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Cabang 'Aisyiyah (PCA) Kraton menyelenggarakan Workshop Pengelolaan TK dan PAUD 'Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) se-Kemantren Kraton pada Selasa (25/8/2026). Bertempat di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Kampus 2 Unit B, Jl. Pramuka, Pandean, Yogyakarta, agenda strategis ini mengusung tema "Manajemen Profesional & Pembelajaran Kreatif untuk TK ABA Unggul Berkemajuan".

Kegiatan ini diikuti secara intensif oleh seluruh Kepala Sekolah, dewan guru, serta jajaran pimpinan Majelis PAUDDASMEN Pimpinan Ranting 'Aisyiyah (PRA) se-Kemantren Kraton sebagai langkah nyata meningkatkan daya saing lembaga.

Pentingnya Inovasi, Rebranding, dan Penguatan SDM

Acara dibuka secara resmi dengan pengarahan dari Ketua Majelis PAUDDASMEN PCA Kraton, Ir. Siswanti Dwi T. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa dinamika dunia pendidikan saat ini menuntut seluruh pengelola TK ABA untuk berani bertransformasi dan keluar dari zona nyaman.

"TK ABA tidak boleh berjalan stagnan. Kita harus terus melahirkan inovasi dan kreativitas—baik dari pembenahan penampilan fisik sekolah, tata kelola fisik yang menarik, hingga peningkatan kapasitas SDM guru. TK ABA wajib memiliki branding yang kuat dan keunggulan kompetitif di masyarakat. Target utama lulusan kita adalah mencetak generasi unggul yang seimbang antara ilmu pengetahuan dan kedalaman akhlakul karimah," tegas Ir. Siswanti Dwi T.

PCA Kraton yang diwakili Niken Pamularsih,S.TP selaku Wakil Ketua dalam sambutannya menyampaikan bahwa Workshop ini bukan sekadar kegiatan untuk menambah pengetahuan, tetapi menjadi bagian dari ikhtiar kita bersama untuk meningkatkan kualitas pengelolaan lembaga TK agar semakin tertib, profesional, efektif, dan mampu memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi anak-anak kita.  mengelola lembaga TK bukanlah pekerjaan yang sederhana. Di dalamnya terdapat berbagai hal yang harus diperhatikan, mulai dari pengelolaan administrasi, sumber daya manusia, program pembelajaran, sarana dan prasarana, hubungan dengan orang tua, hingga bagaimana membangun budaya lembaga yang positif dan menyenangkan bagi anak.

Oleh karena itu, melalui workshop ini kami berharap kita tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga mendapatkan wawasan baru, solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi, serta inspirasi yang dapat diterapkan di lembaga masing-masing

- workshop ini diadakan melihat kenyataan di lapangan,  TK kita dlm bbrp tahun ini mengalami  penurunan jumlah penerimaan  siswa baru. Ada yg  berpendapat krn jumlah  usia dini berkurang, ada kecenderungan  keluarga kecil tdk mau punya anak banyak dan lain sebagainya. Hal ini tentu menjadi keprihatinan dan mjd bahan evaluasi. Krn di luar sana makin banyak lembaga pendidikan  usia dini dengan label2 yg "wah" dan menjadi pilihan orang tua.

Pimpinan Ranting dengan  Majelis Pendidikan  Anak Usia Dini semestinya menjadi pihak yg bisa diajak berpikir dan bergerak bersama untuk menyelesaikan  berbagai persoalan, baik terkait jumlah siswa, bangunan fisik, kualitas pendidik, manajemen sekolah. Kami melihat selama ini, ada sumbatan komunikasi antara Sekolah,  MPD PRA dan PRA. Padahal komunikasi mjd salah satu kunci keberhasilan  suatu lembaga pendidikan.  

Tiga Pilar Materi Utama

Untuk memperkuat kapasitas manajerial dan akademik peserta, workshop menghadirkan tiga narasumber ahli di bidangnya:

Visi, Misi, dan Tujuan TK ABA dengan Growth Mindset (Nuwuningsih, S.Pd., M.Pd.) membedah pentingnya pola pikir berkembang bagi pendidik dalam merumuskan target sekolah yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Manajemen Pengelolaan & Marketing TK ABA (Heriyanti, S.Pd., M.M.) memberikan panduan praktis terkait tata kelola administrasi yang transparan, akuntabel, serta strategi pemasaran digital untuk meningkatkan minat calon wali murid.

Budaya Mutu & Personal Branding TK ABA (Dr. Failasufah, M.Pd.) – Menekankan pentingnya standar kualitas pelayanan pendidikan serta pembentukan citra diri pendidik yang profesional sebagai representasi unggul sekolah 'Aisyiyah.

Sesi dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) secara terintegrasi dipimpin Zeni Hernawati,S,Pd., M.Pd. Peserta dikelompokkan berdasarkan unit sekolah dan didampingi Pimpinan Majelis PAUDDASMEN Ranting (PRA) di wilayah masing-masing untuk mendiagnosis kondisi objektif lembaga menggunakan analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats).

Sebagai penutup, setiap kelompok merumuskan Rencana Tindak Lanjut (RTL) konkret untuk satu semester ke depan. RTL ini berfungsi sebagai peta jalan (roadmap) operasional sekolah dalam mewujudkan TK ABA yang profesional, kreatif, unggul, dan berkemajuan di wilayah Kemantren Kraton. (Zeni)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

KL, Suara Muhammadiyah - SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta melakukan lawatan kunjungan internasional ke ....

Suara Muhammadiyah

21 May 2024

Berita

Dosen UAD Kenalkan Software Hadis dan Inovasi AI di Sekolah Islam Songkhla Thailand YOGYAKARTA, Sua....

Suara Muhammadiyah

24 April 2025

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah - Memasuki tahun ketiga kepengurusan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiy....

Suara Muhammadiyah

16 February 2025

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah — Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Selatan menyiapkan....

Suara Muhammadiyah

12 June 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr H Haedar Nashi....

Suara Muhammadiyah

10 April 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah