KUDUS, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) mengadakan Baitul Arqam Purna Studi (BAPS) Universitas Muhammadiyah Kudus secara hybrid (luring dan daring) pada tanggal 11 – 12 Mei 2026 di Ruang Serbaguna UMKU, Jalan Ganesha 1, Purwosari, Kecamatan Kota, Kudus yang diikuti oleh 564 mahasiswa dari 20 (dua puluh) program studi.
Dr. H. Edy Soesanto, S.Kp., M.Kes., Rektor UMKU dalam sambutannya menyampaikan Proses kaderisasi yang dilakukan di UMKU untuk mahasiswa melalui Baitul Arqam merupakan suatu konsep pendekatan pembelajaran agama yang mencakup aspek kognitif, afektif dan psikomotor, sehingga dapat menghasilkan mahasiswa yang mampu mengembangkan pengetahuan, sikap serta akhlaq sesuai Al-Qur’an & As-Sunnah.
Edy Soesanto menjelaskan lagi dalam pelaksanaannya Baitul Arqam harus Built in dan dirancang secara by-design dan holistik dalam proses menjalankan pendidikan karakter di Perguruan Tinggi Muhammadiyah. Edy Soesanto menyebut, perkaderan menjadi bagian dari budaya organisasi dan menjadi bagian dari komitmen pimpinan, dosen/tenaga kependidikan untuk diterapkannya kebijakan yang sistemik tentang perkaderan di PTMA.
“Semoga melalui acara ini mampu menambah pemahaman dan ideologi Muhammadiyah bagi seluruh mahasiswa sehingga menyulut rasa khidmad dalam berproses di UMKU,” Edy Soesanto menegaskan kembali.
Sementara itu, Dr. H. Supardi, S.E, M. Kes., Kepala Biro Pengkajian Al Islam, Kemuhammadiyahan, dan Pengembangan Persyarikatan (BPAIK PP) Universitas Muhammadiyah Kudus menjelaskan tentang urgensi dari pelaksanaan Baitul Arqam Purna Studi (BAPS) ini adalah implementasi dari posisi PTMA sebagai sarana perkaderan untuk mengukuhkan ideologi dan komitmen berkhidmat di AUM dan persyarikatan
Pada Baitul Arqom kali ini kami mengambil tema Membangun Generasi Islami, Profesional , Berakhlak dan berkemajuan ” ujar Supardi. Supardi sebagai Master of Training (MOT) dalam kegiatan ini berpesan setelah mendapatkan ilmu maka ditindaklanjuti dengan Rencana Tindak Lanjut (RTL) di lingkungan persyarikatan Muhammadiyah dari tingkat ranting, Cabang, Daerah, Wilayah, Pusat dan Universitas Muhammadiyah Kudus sesuai dengan kompetensi, kerja dan wilayah persyarikatan Muhammadiyah dari masing-masing peserta.
Materi yang diterima oleh peserta Baitul Arqom Purna Studi (BAPS) diantaranya adalah Mahasiswa Go Better, Hakikat Islam: Makna Ibadah, Tuntunan Ibadah sesuai Himpunan Tarjih Muhammadiyah (HPT), Tuntunan Ibadah Mahdhah dan Nafilah, Gerakan Jama’ah Dakwah Jama’ah/Dakwah Komunitas, Kepemimpinan dan Organisasi (Manajemen Organisasi dan akhlak berMuhammadiyah), Refleksi dan Fathul Qulub, Paham Agama dalam Muhammadiyah, out bound dan materi lainnya.
Berikut nama-nama yang menjadi Pembicara : Ladun Hakin, MPd (Majelis Tarjih Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kab. Kudus), Dr. H. Rizka Himawan, S.Psi. (Wakil Rektor III UMKU), M. Abdul Wakhid, S.Pd.I., M. H., (Majelis Tabligh PDM Kab. Kudus), Siti Nurhayati, BSN., R.N., M. Sc., Sri Budiani, S.Kep.,Ns., M. Kes., Aulia Khoirin Nisa’, S.Pd. (Majelis Pembina Kader Sumber Daya Insani PDM Kab. Kudus, dan M. Aris P., M.Pd. sedangkan yang bertugas menjadi instruktur Baitul Arqom yang digelar UMKU adalah Dr. Supardi, S.E., M.Kes. (Master of Training) , Dr. M. Abdur Rozaq, S. Pd.I., M.Pd.I (Imam of Training), dan Toni Ardi Rafsanjani, M.Pd. (Monitoring dan Evaluator). (Supardi)

