UMPP Jadi Pusat Unggulan, PWM Jateng Perkuat Pendampingan SatuMu

Suara Muhammadiyah

29 April 2026

338
Dok Istimewa

Dok Istimewa

​SALATIGA, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP) resmi memegang peran strategis sebagai Center of Excellence (CoE) dalam program transformasi digital Muhammadiyah Jawa Tengah. Penunjukan ini dilakukan dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Manajemen Maju, Profesional, dan Modern (MPM) serta SatuMu di Hotel Grand Wahid, Salatiga, 22–23 April 2026.

​Sebagai CoE untuk wilayah Karesidenan Pekalongan Raya, UMPP bertugas memberikan pendampingan teknis, pelatihan, hingga monitoring kepada Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) dalam mengaktivasi sistem SatuMu dan e-KTAM.

Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, Dodok Sartono, S.E., M.M., menjelaskan bahwa pelibatan kampus besar seperti UMPP adalah langkah konkret untuk memastikan akselerasi IPTEK berjalan efektif di akar rumput.

​"CoE ini diampu oleh kampus-kampus besar di masing-masing karesidenan dengan tujuan memberikan pendampingan, pelatihan, serta monitoring kepada PDM. Aktivasi Satu Data Muhammadiyah (SatuMu) menjadi poin krusial yang harus dikawal," jelas Dodok.

​UMPP bergabung dengan sembilan kampus besar lainnya di Jawa Tengah yang bergerak serempak untuk mempercepat modernisasi manajemen organisasi sesuai amanat Muktamar ke-48.

Dalam kegiatan tersebut, UMPP mengirimkan dua perwakilan utamanya, yakni Dr. Usamah, S.E., M.Si. dan Imam Setiobudi, S.I.Pust. sebagai motor penggerak CoE wilayah Pekalongan.

​Dr. Usamah menegaskan bahwa UMPP siap mengemban amanah tersebut dan berkomitmen penuh untuk bersinergi dengan PDM di wilayah Karesidenan Pekalongan Raya. "Kami siap memberikan dukungan penuh bagi PDM agar sistem satu data ini segera terwujud. Sinergi antara akademisi dan struktural organisasi adalah kunci manajemen MPM," ungkap Dr. Usamah.

Ketua PWM Jawa Tengah, Dr. K.H. Tafsir, M.Ag., menyambut baik peran aktif perguruan tinggi dalam tata kelola organisasi. Beliau mengingatkan bahwa di era kompetisi ini, penguasaan teknologi adalah kewajiban.

​"Organisasi kita tidak boleh hanya sekadar ada, tapi harus kompetitif. Perkuat manajemen melalui IPTEK, dan mulailah dari jajaran PDM dengan dukungan para pakar dari kampus kita sendiri," pesan Kyai Tafsir.

 


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANJARMASIN, Suara Muhammadiyah - Suara takbir menggema di Halaman Masjid Muhammadiyah Al-Muhajirin,....

Suara Muhammadiyah

8 April 2025

Berita

MEDAN, Suara Muhammadiyah – Majelis Pendidikan Dasar dan Menengan dan Pendidikan Non Formal (D....

Suara Muhammadiyah

7 September 2023

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir, menerima kunj....

Suara Muhammadiyah

8 November 2024

Berita

MOJOKERTO, Suara Muhammadiyah – Majelis Pelayanan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Wilayah....

Suara Muhammadiyah

30 May 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Dinas Kesehatan DIY, melalui program Kampus Bebas TBC, mencanangkan....

Suara Muhammadiyah

7 August 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah