UMPP Kolaborasi Grow Apotek Gumingsir Membersamai Bidan Desa

Suara Muhammadiyah

17 September 2025

659
Foto Istimewa

Foto Istimewa

PEKALONGAN, Suara Muhammadiyah - Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP) berkolaborasi dengan Grow Apotek Gumingsir melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di Posyandu Donwangun yang ada di bawah koordinasi Puskesmas Talun Kecamatan Kabupaten Pekalongan Provinsi Jawa Tengah. 

Dalam rangka mendukung program pemerintah terkait Program Promosi Kesehatan (Promkes), Grow Apotek Gumingsir bermaksud untuk melaksanakan kegiatan penyuluhan kesehatan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pengobatan diare pada anak. Edukasi dilanjutkan dengan sesi diskusi terbuka yang diikuti oleh masyarakat setempat yang mengikuti kegiatan posyandu.

Sebanyak 4 desa telah dikunjungi menjadi Lokasi kegiatan, yaitu Desa Banjarsari, Desa Batursari, Desa Donowangun, dan Desa Sisawah. "Baru tahu kegiatan seperti ini bagus sekali", ujar Tuningsih Bidan Desa Donowangun, Selasa, 16 September 2025. 

"Kami memilih posyandu sebagai tempat kegiatan karena satu bulan sekali ibu-ibu muda yang sedang hamil atau memiliki balita dapat memperoleh pengetahuan tambahan. Semoga memberikan dampak yang baik. Tidak hanya mengenalkan UMPP sebagai institusi pendidikan, sekaligus memperkenalkan Grow Apotek sebagai tempat sarana pelayanan kefarmasian yang legal." ulas Ainun Muthoharoh Dosen UMPP dan sekaligus apoteker yang sedang berpraktik di Grow Apotek Gumingsir. 

Pada saat sesi diskusi, salah satu kader menanyakan tentang kondisi salah satu balita di daerahnya mengalami sembelit pada usia 1 tahun. Ainun menjelaskan faktor yang memengaruhi diantaranya adalah asupan cairan dan jenis makanan yang dikonsumsi. Ainun juga memberikan saran agar ibu menyiapkan botol yang memiliki lubang tutup kecil, sehingga air tidak sampai masuk ke hidung anak, serta memperhatikan asupan protein nabati yang diolah untuk membuat MP-ASI (Makanan Pendamping Air Susu Ibu). 

Rangkaian kegiatan berlangsung beberapa tahap. Pertama pengecekan tekanan darah ibu untuk membantu bidan desa dan cek hemoglobin untuk ibu hamil. Kedua sesi edukasi dan sharing antara pemateri, ibu-ibu muda, dan bidan desa. pada saat kegiatan di Desa Batursari, tampak ibu-ibu muda aktif dan antusias memperhatikan. Mungkin secara demografi letak Desa Batursari yang cukup ke atas (dataran tinggi), sehingga Masyarakat belum banyak mendapatkan informasi.

Berdasarkan hasil kunjungan ke posyandu tersebut, masih ada warga yang baru pertama kali melakukan pemeriksaan tekanan darah (usia 55 tahun). Artinya bahwa program ini dapat membantu pemerintah dalam cek Kesehatan gratis, sebagai upaya promosi kesehatan.

Ketua TU Puskesmas, Deden, menyampaikan apresiasi, “Kegiatan ini berkontribusi positif membantu Puskesmas Talun dalam memberikan layanan Kesehatan kepada Masyarakat.”

Selain ke posyandu, kolaborasi akan berlanjut untuk memberikan edukasi pada anak usia dini dan anak usia sekolah agar informasi tidak terbatas pada posyandu saja. 


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Anggota Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah Talqis Nu....

Suara Muhammadiyah

5 October 2024

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Dosen prodi PAI Universitas Muhammadiyah Bandung Dr Sitti Chadid....

Suara Muhammadiyah

11 February 2025

Berita

Syawalan Muhammadiyah Sulbar, Titik Temu Spirit Kebersamaan dan Islam Berkemajuan Oleh: Furqan Mawa....

Suara Muhammadiyah

20 April 2025

Berita

Pelatihan Pembuatan POC dan ZPT, Pengabdian Masyarakat untuk Petani  CILACAP, Suara Muhammadiy....

Suara Muhammadiyah

15 September 2025

Berita

PACITAN, Suara Muhammadiyah - Dalam suasana panas menyengat, tak mematahkan semangat peserta festiva....

Suara Muhammadiyah

18 October 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah