UMY Dukung Eduwisata Desa, Hibah Domba dan Mesin Pakan untuk Ngunut Kidul

Suara Muhammadiyah

25 February 2025

1146
Foto Istimewa

Foto Istimewa

GUNUNGKIDUL, Suara Muhammadiyah - Dusun Ngunut Kidul, Kalurahan Kelor, Kapanewon Karangmojo, semakin mengukuhkan potensinya dalam sektor peternakan dan pertanian. Dengan memanfaatkan sumur bor dan lahan luas, masyarakat telah mengembangkan usaha pertanian, termasuk pengolahan daun kelor menjadi produk makanan dan minuman unggulan.

Melanjutkan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melalui Tim Pengabdian PPM Internasional Reguler menyalurkan hibah berupa enam ekor kambing dan domba serta satu unit mesin cooper untuk pengolahan pakan. Program ini bertujuan memperkuat sektor peternakan sekaligus mendorong pengembangan Eduwisata berbasis pertanian dan peternakan di Ngunut Kidul.

Ketua Tim Pengabdian, Dyah Mutiarin, menegaskan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada sinergi antara masyarakat dan pemerintah setempat. “Kolaborasi dan keterbukaan dari pemerintah kalurahan menjadi faktor utama dalam mendukung pengembangan potensi ekonomi masyarakat,” ujarnya saat membuka acara seremonial pengabdian pada Minggu (23/02/2025).

Dukungan penuh juga disampaikan oleh Lurah Kalurahan Kelor, Suratman, yang mengapresiasi peran UMY dalam mengembangkan potensi lokal. “Kalurahan Kelor memang tidak memiliki wisata alam seperti gunung atau sungai besar, tetapi kami memiliki pertanian dan peternakan yang bisa dioptimalkan untuk Eduwisata,” ungkapnya. Ia juga berharap adanya pendampingan dari UMY dalam penyusunan masterplan pengelolaan wisata dan ekonomi desa.

Ketua Kelompok Peternak, Subarjono, menekankan pentingnya pengelolaan potensi ekonomi desa terkhusus di sektor peternakan dilakukan dengan berbasis kelompok agar hasil lebih optimal. “Saat ini kami masih mengelola secara tradisional dan mandiri. Dengan pendampingan yang tepat, target kami dalam dua tahun ke depan adalah setiap anggota memiliki 10 ekor domba atau kambing,” jelasnya dengan optimis.

Acara ini juga menghadirkan Satria Aji, pemilik Bumi Kayangan Farm, yang memberikan pelatihan mengenai strategi pengelolaan ternak, prospek bisnis berkelanjutan, serta pemasaran yang melampaui pasar lokal. Dengan adanya sinergi antara UMY, pemerintah desa, dan masyarakat, diharapkan Ngunut Kidul dapat berkembang menjadi desa berbasis Eduwisata yang mandiri dan berdaya saing.

Dengan langkah nyata ini, pengembangan ekonomi lokal berbasis pertanian dan peternakan semakin terbuka lebar, dengan menjadikan Ngunut Kidul sebagai contoh sukses revitalisasi potensi desa. (n)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SEMARANG, Suara Muhammadiyah - Di era digital terjadi pergeseran konseptual. Masyarakat tidak bisa l....

Suara Muhammadiyah

11 August 2025

Berita

SUKOHARJO, Suara Muhammadiyah - Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) Pimpinan....

Suara Muhammadiyah

11 May 2026

Berita

METRO, Suara Muhammadiyah - Direktur Penyediaan Tenaga Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik....

Suara Muhammadiyah

24 February 2024

Berita

BANJARNEGARA, Suara Muhammadiyah - Forum Ta’aruf dan Orientasi Siswa (FORTASI) MTs Muhammadiya....

Suara Muhammadiyah

19 July 2024

Berita

BANDAACEH, Suara Muhammadiyah - Rektor Universitas Muhammadiyah (Unmuha) Banda Aceh, Dr. Aslam Nur M....

Suara Muhammadiyah

7 April 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah