MAGELANG, Suara Muhammadiyah - Sebanyak 14 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) resmi diberangkatkan untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah dan 'Aisyiyah (KKN MAs) Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan 'Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia Tahun 2026. Pelepasan dilaksanakan pada Senin (27/7) di Aula Rektorat Kampus 2 UNIMMA.
KKN MAs merupakan program pengabdian kolaboratif yang mempertemukan mahasiswa dan dosen pembimbing lapangan (DPL) dari PTMA di seluruh Indonesia. Tahun ini, KKN MAs mengusung tema "Penguatan Masyarakat Desa yang Berkelanjutan melalui Pemberdayaan SDM dan Potensi Lokal" dengan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sebagai tuan rumah penyelenggara. Mahasiswa akan melaksanakan pengabdian selama satu bulan hingga 31 Agustus 2026 di wilayah Malang bersama peserta dari berbagai PTMA.
Dalam sambutannya, Prof. Yun Arifatul Fatimah, M.T., Ph.D., Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Digitalisasi UNIMMA, menyampaikan mahasiswa yang mengikuti KKN MAs merupakan mahasiswa terpilih yang memiliki kesempatan sekaligus tanggung jawab besar sebagai representasi UNIMMA di tingkat nasional. "Kalian adalah mahasiswa pilihan. Jadilah pribadi yang mudah beradaptasi dengan lingkungan baru, berani mengambil peran, dan jangan ragu untuk menjadi yang pertama ketika ada kesempatan berkontribusi. Tunjukkan bahwa mahasiswa UNIMMA dikenal ramah, cerdas, dan trengginas. Bangun jejaring selama di sana, jaga diri dengan baik, dan yang tidak kalah penting, jagalah nama baik institusi," ujarnya.
Prof. Yun juga mengingatkan agar mahasiswa senantiasa berkomunikasi dengan dosen pembimbing apabila menemui kendala, baik akademik maupun nonakademik, selama menjalankan pengabdian di lokasi KKN.
Sementara itu, Haya Aulia Sidik, salah satu peserta KKN MAs dari UNIMMA, mengaku bersyukur dapat mewujudkan keinginannya untuk mengikuti program tersebut setelah merencanakannya sejak beberapa tahun lalu. "Rasanya senang sekali karena mengikuti KKN MAs ini memang sudah menjadi rencana dari tahun sebelumnya. Saya berharap KKN ini menjadi pengalaman yang berkesan selama menjadi mahasiswa dan bisa memberi dampak di desa,” tuturnya.
Lebih lanjut, Haya mengatakan akan melakukan program kerja digitalisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan pembinaan Kelompok Wanita Tani (KWT). “Karena lokasi KKN kami di daerah Batu, kami akan mendampingi desa yang memiliki potensi hortikultura dan wisata, serta mengadakan pengabdian di sektor pendidikan. Semoga seluruh program yang kami lakukan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat," ungkapnya.

